Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra

Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra
kehilangan 2


__ADS_3

tapi tanpa di duga, Raina pendarahan lagi dan kaki ini cukup banyak.


dokter juga kaget melihat hal itu, dan kali ini semua orang terus berdoa, tapi saat dokter keluar dia membawa kabar buruk kali ini.


Bu Rahayu dan pak Sunjoyo nensngis berpelukan, "maaf saya sudah berusaha menyelamatkan janinnya tapi tuhan berkehendak lain," jawab dokter itu.


Rino berlari ke luar rumah sakit untuk mencari Raj, saat melihat pria itu dan keluarganya Rino marah besar.


"dasar pria brengsek, karena dirimu sekarang kakak ku kehilangan anaknya, kenapa kamu harus hadir di hidupnya yang tenang!!" teriak Rino mencengkram jas Raj.


mereka semu terkejut mendengar kabar itu, bagaimana tidak, bayi yang sebelumnya bisa bertahan tapi ternyata kini benar-benar mati.


"apa maksud mu?"


"iya sesuai keinginan mu tuan Malhotra kamu sudah membunuh bayi yang bahkan baru hidup beberapa bulan di perut kakak ku, dan setelah ini aku pastikan akan mudah dirimu menceraikannya, karena dia harus hidup dengan pria yang mencintai dirinya,bukan pria egois seperti mu," kata Rino yang tertawa meninggalkan keluarga itu.


Oma Lela syok, dia bahkan langsung jatuh pingsan, otomatis semua orang panik dan segera membawanya ke UGD.


kondisi Oma Lela cukup kritis karena berita itu sangat mengundang dirinya.


karena cucu buyut itu sangat di tunggunya, tapi semua sudah tak berbeda sekarang


hari berganti dan tanpa terasa sudah dua hari terlewati, tapi tak ada kemajuan untuk kondisi Raina.


sedang ona lele sudah melewati masa kritis dan juga sudah sadar, bahkan wanita itu sudah bisa berbincang.


tanpa di duga, Bu Rahayu datang untuk memberikan surat cerai pada Raj, "tolong ceraikan putriku, dia seperti ini karena ketamakan dirimu, dan kamu sudah mendapatkan semua keinginan mu bukan, sekarang jangan menganggunya lagi," kata Bu Rahayu yang kemudian pergi.


Raj memegang surat itu seperti tak percaya dengan yang dia hadapi, bukan niatnya seperti ini.


tapi semua malah berbalik meninggalkan dirinya, bahkan saat dia ingin melihat kondisi Raina.


istrinya itu sudah di pindahkan entah kemana, dan dalam hitungan jam Semuanya sudah tak terlacak.


Raj merasa seperti orang bodoh sekarang, dia yang memilih jalan itu tapi kini dia kehilangan harta yang begitu berharga.


yaitu wanita yang selalu tersenyum dan membuat dunianya yang selama ini sepi terlihat sangat berwarna.

__ADS_1


tapi hanya karena ketakutannya yang tak mendasar,dia mendorong pergi wanita itu hingga pergi jauh darinya.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀


tanpa terasa beberapa tahun terlewati begitu saja, Raj kini berubah menjadi pria yang dingin dan kejam.


bahkan dia tak pernah bisa akan tidur di ranjang, meskipun kini mereka sudah pindah kembali ke Mumbai karena Visa tinggal mereka bermasalah.


tiga tahun ini Raj benar-benar tak bisa hidup dengan benar, bahkan dia tak bisa melupakan sosok gadis yang suka memakai gaun merah itu.


setiap ornamen di kamar itu tetap sama, bahkan tak ada yang boleh menyentuh benda itu atau memindahkan benda itu.


hal itu membuat Oma Lela dan yang lain merasa khawatir, karena Raj benar-benar tak bisa mengendalikan obsesinya.


"Raj, bisa Oma bicara... ini sudah tiga tahun, kenapa tak mencoba untuk berubah, dan memulai hidup mu, cukup bersikap seperti ini," kata Oma Lela.


"jika Oma ingin meminta ku menikah lupakan saja, Oma sudah punya cucu buyut dari Raman dan Tania itu cukup, jangan mengusikku, dan berhenti menyentuh barang Raina," jawab Raj dingin.


jawaban dari Raj membuatnya begitu sedih, karena kesalahpahaman yang terjadi waktu laku, mereka semua jadi bermusuhan seperti ini.


bahkan Raj memajang foto hasil USG yang dulu di lakukan Raina saat kandungannya berusia empat bulan.


"seharusnya sekarang kamu sudah berlarian dan memanggil ku papa, dan mama mu akan tetap di sisi ku, maafkan papa sayang," lirih Raj menyentuh hasil USG itu.


semua penyesalan itu membuatnya terpuruk setiap malamnya, bahkan minuman saja tak bisa membuatnya lupa.


Rohan sudah berusaha sebisa mungkin untuk membantu menemukan sosok yang begitu di cintai oleh kakaknya itu.


tapi begitu sulit, sedang Raj sudah berhasil memenangkan semua proyek yang begitu membuat namanya semakin tersohor.


tapi pria itu kalah dalam permainan cinta, karena cintanya entah hilang bak di telan bumi.


seorang gadis berlari karena dia telat masuk tempat les menari, "maaf miss aku telat,"


seorang wanita duduk di ayunan sambil menatap gadis itu, "itu sebuah keajaiban jika nona Laila tak telat bukan,"


"maaf miss Raina," jawab Laila tersenyum.

__ADS_1


"baiklah sekarang kita mulai tarian khatak dance, dan pastikan pasang gelang kaki mu dengan benar," kata Raina yang turun dari ayunan miliknya itu.


dan mulai berjalan dan setiap langkahnya membuat setiap gelang miliknya itu berbunyi.


dia pun mulai menunjukkan cara berputar dengan seimbang. melihat hal itu Laila terpukau.


pasalnya itu adalah gerakan yang dia ingin kuasai,agar setiap tarian yang ingin dia lakukan sempurna.


pasalnya ada satu lagi yang belum dia kuasai tariannya yaitu lagi Maar dala dari film devdas.


karena tarian itu ingin dia pertunjukkan ulang tahun pernikahan orang tuanya.


pasalnya dia ingin tarian itu spesial karena itu adalah tarian yang di sukai ibunya.


"Miss bisa membuat ku bisa menguasai tarian dengan lagu Maar dala, ku mohon waktuku cuma tiga bulan lagi," mohon gadis itu.


"tentu saja bisa kalau kamu mempelajari keseimbangan,dan temukan titik mu untuk fokus agar bisa melakukan putaran dari tarian itu, mengerti Laila terlebih kamu harus punya stamina yang prima," kata Raina sambil menunjukkan beberapa gerakan.


dan Laila mulai mengikuti guru tarinya itu dengan sangat cepat, tapi sayang saat di part dia harus berputar Laila masih belum bisa.


sedang di saat itu Raina mengingat semua ucapan yang dia terima dari pria yang memberikan luka dalam di jiwanya.


Laila pun terpukau dengan tarian dari Raina, jadi mereka berlatih lagi lain dulu agar Laila bisa terbiasa.


sedang di siang itu, Raj mendapatkan kunjungan dari sebuah keluarga yang terkenal di negara itu selain Malhotra dan Pandey.


yaitu keluarga Sharma, "salam... selamat datang nyonya Sharma dan tuan Sharma, kami begitu beruntung mendapatkan kunjungan dari kalian berdua,"


"salam nyonya sepuh Malhotra, kami datang untuk mengundang anda dan keluarga di acara ulang tahun pernikahan kami yang kedua puluh lima tahun, meski acaranya masih cukup jauh, saya harap semua keluarga bisa datang terutama Raj,karena dia adalah orang yang sangat sibuk." kata tuan Sharma.


"pasti saya akan memintanya datang sesuai keinginan anda tuan, karena tak mungkin kami bisa menolak undangan dari anda sekeluarga," jawab Oma Lela.


kebetulan Rohan turun dari lantai atas, "Rohan kemarilah,dan tolong buat jadwal untuk Raj tiga bulan lagi harus ikut datang ke pesta yang di adakan oleh keluarga Sharma, mengerti jamu juga," kata Oma Lela.


"tapi Oma, tiga bulan lagi, itu bertepatan dengan hari buruk tahunan yang akan di kenang oleh kakak, karena itu hari dia kehilangan istri dan anaknya," kata Rohan yang membuat keluarga Sharma kaget.


"kalian bisa datang setelah melakukan doa, sedikit telat tak masalah," kata tuan Sharma yang ingin menunjukkan jika mereka dekat dengan keluar Malhotra.

__ADS_1


__ADS_2