Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra

Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra
bantuan Raj


__ADS_3

setelah perayaan, Raina dan Kinjal dan semua saudara sedang tertawa karena mereka sedang bermain permainan yang saat kecil di mainkan Raina.


mereka pun tertawa saja karena mereka tak menyangka jika taman bisa begitu hebat meski terlihat panik karena kakinya takut terjepit kayu.


Raj memperhatikan keluarganya saat melihat ponsel istrinya berdering dan tertulis nama papa mertuanya.


dia pun memilih mengangkat telpon itu menjauhi keluarganya karena tak ingin mereka mendengar apa yang akan di bicarakan oleh Raj.


"halo Raina, papa mohon nak bantu Rena, ksmintak bisa pulang sampai wanita itu mencabut gugatannya pada kakak mu, kamu tau kan jika Rena itu pasti di jebak," kata pak Sunjoyo.


"sayangnya putri anda itu terjebak jebakannya sendiri," jawab Raj dingin.


pak Sunjoyo melihat ponselnya, dan itu benar nomor putri keduanya tapi kenapa suara Raj yang terdengar.


"tak usah syok begitu papa mertua, asal anda tau yang ingin di jebak oleh Rena itu adalah istriku, aku hanya mengembalikannya saja, jadi sekarang itu urusan Reba bukan urusan Raina, dan aku ingatkan padamu, segeralah pulang karena bisa kalian bukan untuk menetap di sana," kata Raj mengingatkan.


"apa...."


Bu Rahayu yang mrligat suaminya kaget pun tau, karena pasti bukan Raina yang menjawab telpon itu.


pasalnya sebelum pergi Raj menemui dirinya dan mengatakan semuanya.


"mama mertua, sebenarnya kejadian yang menimpa Rena itu untuk Raina, aku menempatkan orang-orang ku di dalam pesta, dan di saat itulah aku tau Rena menginginkan Raina di lecehkan untuk bisa merebut ku, jadi maaf aku mengembalikan jebakan itu, hingga akan membuat kalian repot."


"itu adalah gak mu melindungi istrimu, biarkan saja toh Rena butuh hukuman untuk semua yang dia lakukan," jawab Bu Rahayu.


jadi sekarang dia tak terkejut sedikitpun sekarang, karena dia sudah tau.


"bagaimana papa, apa dia bisa membantumu, atau seperti yang aku katakan, kalau begitu lebih baik kita pulang, karena hukuman Rena setidaknya butuh tiga tahun untuk kembali ke rumah," jawab Bu Rahayu.


pak Sunjoyo tak bisa bicara lagi, dia langsung mengikuti perkataan istrinya itu untuk pulang.


dan meminta bantuan pengacara kepercayaan untuk membela Rena agar tuntutan terhadapnya tidak terlalu berat.


sedang di rumah mewah keluarga Sunjoyo, Rino sedang melatih semua gerakan karate dan muaithai.

__ADS_1


Rika datang menemui kekasihnya itu, karena malam itu mereka punya pesta ulang tahun yang harus di hadiri.


bahkan Rika yang tak pernah memakai gaun harus memakainya karena pesta itu resmi.


"kamu belum siap, sudah jam berapa?" tanya Rika yang datang.


"maaf sayang, aku akan ganti baju dulu,tunggu di ruang tamu," kata Rino yang bergegas masuk kedalam kamarnya.


setelah masuk Rino mulai mandi dan memilih jas yang akan di kenakan.


dia pun cukup singkat berdandan karena pria tak harus repot, tapi dari dandanan saja sudah terlihat betapa kaya pemyda itu.


"kita berangkat sayang?"


"baiklah sayang, tapi kado mu ada di mana?" tanya Rika.


"ada di mobil, ayo kita berangkat," jawab rino.


mereka pun bergegas pergi menuju ke tempat pesta di adakan,yaitu sebuah hotel bintang lima yang terbesar di kota itu.


saat masuk saja mereka harus menunjukkan undangan pesta itu agar bisa masuk.


saat keduanya masuk, ternyata pesta ini bukan hanya sebagai pesta ulang tahun biasa, melainkan pesta untuk orang-orang bisnis semua.


Rino melihat kakaknya Raina yang juga datang menemani suaminya, "selamat malam kakak ipar dan mbak Raina, kapan kalian pulang?"


"hai Rino, hai Rika,kami pulang kemarin, sayang aku mau berbincang dulu ya dengan Rino," pamit Raina.


"baiklah,jangan jauh-jauh nanti kembali lagi ya," kata Raj.


"baiklah sayang," jawab Raina.


"ini pesta teman kuliah kalian ya?"


"iya kak, kakak kan tau tempat kuliah kami ini termasuk jajaran kampus elit di kota ini,ya hampir tujuh puluh lima persen yang kuliah ini anak orang kaya," jawab Rika.

__ADS_1


"wow... pasti persaingannya ketat ya," jawab Raina.


"ya begitulah kak, tapi untungnya para dosen dan dekan itu tak bisa di suap karena gaji mereka sudah banyak," jawab Rika.


"syukurlah kalau begitu," jawab Raina.


setelah berbincang dan mencicipi beberapa kue kering yang tersedia, Raina kembali menemani suaminya.


acara pesta pun di mulai, Raina tetap di samping Raj, sedang Rohan bersama Kinjal yang entah kemana.


sedang Rika dan Rino juga menunggu bersama dengan teman-temannya.


terlihat gadis yang berulang tahun terlihat sangat cantik, dan saat tiup lilin gadis itu di apit oleh kedua orang tuanya.


setelah acara tiup lilin dan potong kue, tiba-tiba ayah dari gadis itu mengumumkan sesuatu.


"selamat malam semuanya, malam ini saya memiliki impian yang kemungkinan bisa terwujud, malam ini saya ingin meminta kesediaan tuan Malhotra untuk naik ke atas panggung dan bertunangan dengan putri saya," kata pria itu.


tanpa di duga Rohan berlari dan langsung menendang pria itu hingga terjatuh dan mengacungkan pistol ke kepala pria itu.


"kamu mau mati meminta ku bertunangan dengan putrimu yang bahkan tak sebanding dengan istriku, asal kau tau Mahesa,aku datang hanya ingin bilang, selamat jika perusahaan mu sudah jadi milikku, dan sayangnya aku tak tertarik dengan putrimu yang murah itu," kata Raj yang membuat semua orang kaget


Rika memutar sebuah rekaman video yang dia kumpulkan selama ini, itu adalah rekaman video dari gadis yang berulang tahun.


entah bagaimana caranya, tapi yang sesungguhnya Rika itu juga bukan gadis biasa.


dan buruknya video itu adalah mereka sedang pesta s** bebas dengan lima pria mengerumuni satu gadis.


"wah ternyata putri dari Mahesa layaknya pelacur, tapi dia lebih rendah," saut seorang tamu.


"dia itu lebih buruk karena memberikan tubuhnya secara gratis, dan lumayan sebentar lagi dia bisa menjajakan tubuhnya karena keluarganya sudah bangkrut," kata tamu yang lain


"tapi kamu tak bisa melakukan itu tuan Malhotra, karena aku masih punya empat puluh satu saham di perusahaan ku," kata pria itu yang tak mau menyerah begitu saja.


"benarkah, tapi sayangnya aku berhasil membelinya dari istrimu yang berhasil mengakuisisi semua saham milik mu itu, jadi aku sudah sah menjadi pemilik perusahaan Fajar Mahesa group," jawab Raj.

__ADS_1


sebelum pergi Rohan memberikan sebuah tembakan ke arah kaki pria itu yang langsung membuatnya kesakitan.


"pesta yang menggelikan," kata para tamu yang kemudian pergi.


__ADS_2