
Kinjal pun menangis dan berlari memeluk Raj, "jangan sedih ini adalah Hadi bahagia mu," kata Raj.
"kakak..." lirih Kinjal.
tanpa di duga, tiba-tiba suara musik terdengar dan Raj kaget melihat istrinya itu.
pasalnya yang di putar itu adalah lagi chikni chameli, dan lagu itu cukup energik.
itu membuat Raj melotot, pasalnya Raina begitu menggoda saat, ini bahkan suara teriakan begitu keras terdengar.
Kinjal terkejut karena kakak iparnya itu menari dengan lagu kesukaannya itu.
Raj di buat bengong pasalnya istrinya itu begitu tak terduga, sedang Kinjal merasa jika Raina begitu berani karena Raj benar-benar di buat terdiam.
akhirnya di tarian tarian itu Raj memeluk istrinya itu, dan menggendongnya seperti karung beras.
"ya Tuhan nyonya, kamu benar-benar membuatku gila," kata Raj yang membawa lari istrinya.
"kamu menggodaku sayang..." lirih Raj.
"maaf ya suamiku, itu hanyalah pemikiran mu," lirih Raina yang lari karena masih ada satu tarian lagi yang harus dia lakukan.
semua orang tertawa mendengarnya, dan sekarang seorang wanita datang dengan sebuah hadiah yang di tutup sebuah kain berwarna merah.
wanita itu datang dengan baju lengkap, Tania pun berjalan beriringan dengan wanita cantik itu.
dan Raina juga membawa sesuatu di tangannya, mereka pun menaruhnya di depan calon pengantin.
"siapa gadis cantik itu," bisik para tamu.
tiba-tiba lampu mati, tiga lampu menyorot ke arah tiga wanita itu, tiba-tiba lampu kembali menyala dan tiga pria datang dengan kaca mata hitam.
lagu pun mulai di putar dan ternyata itu adalah chammak callo, dan tiga pria itu adalah Raman, Raj dan Rohan.
ketiganya mulai menari dengan sangat luwes, dan di temani pasangan masing-masing.
Girl You're My Chammak Challo
Where You Go Girl I'm Gonna Follow
What You Want Girl Just Let Me Know
You Can Be My Chammak Challo
Shawty I'm Gonna Getcha
You Know I'm Gonna Getcha
You Know I'll Even Letcha
Letcha Be My Chammak Challo
Kaisa Sharmaana Aaja Nachke Dikha De
Aa Meri Hole Aaja Parda Gira De
Aa Meri Akhiyon Se Akhiyaan Mila Le
__ADS_1
Aa Tu Na Nakhre Dikha
Tu Meri Chamak Challo..
Teri Picture Ka Main Hero
Give It To Me Girl Mujko De Do
Ho Ho Hoo..
You Can Be My Chammak Challo
Shawty I'm Gonna Getcha
You Know I'm Gonna Getcha
Maybe I'll Even Letcha
Be My Chamak Chamak Chalo
Kaisa Sharmaana Aaja Nachke Dikha De
Aa Meri Hole Aaja Parda Gira De
Aa Meri Akhiyon Se Akhiyaan Mila Le
Aa Tu Na Nakhre Dikha
kedua calon pun di tarik dan mulai menari bersama, semuanya sangat senang dengan acara malam ini.
tapi saat lagi hampir selesai Raina sudah merasa jika kepalanya sangat pusing.
dia tak bisa menahannya lagi, semua orang di ruangan itu seperti berputar hebat.
tiba-tiba dia pun jatuh ke pelukan suaminya, "sayang... Raina!" panggil Raj yang langsung mengendong istrinya itu.
semua kaget melihat apa yang terjadi, jadi pesta berhenti karena kondisi Raina.
dia pun segera membawanya ke kamar Oma Lela yang ada di lantai bawah.
beruntung dokter keluarga itu ada di pesta hingga bisa mengecek kondisi Raina.
"jadi om, kenapa istriku bisa pingsan seperti ini, padahal kondisinya sangat baik tadi," tanya Raj khawatir.
"ini normal, dia sedang hamil muda jadi terlalu banyak bergerak berpengaruh pada kondisinya yang kelelahan," kata dokter itu.
"apa..." kaget semua orang.
Raj tak percaya jika akhirnya setelah harapan itu, akhirnya Tuhan mempercayainya dan Raina untuk memiliki anak lagi.
"puji Dewa, ini berita besar, bagikan manisan," kata Oma Lela.
"berapa usia kandungannya?"
"dari pemeriksaan sementara sepertinya masih beberapa Minggu, tapi lebih baik kita lakukan usg agar memastikan usia kandungannya," kata dokter pribadi itu.
Raj mengangguk dan langsung mencium tangan istrinya itu, dia tak menyangka jika pertama kali langsung jadi.
__ADS_1
tapi mereka memang ingin segera punya anak lagi, akhirnya semua tamu pulang.
sedang Rohan mengajak Salwa untuk berkenalan dengan keluarga Rohan.
dia mengucapkan salam dan menyentuh kaki dari Oma Lela, "salam nyonya besar,"
"semoga tuhan memberkati mu, siapa ini Rohan, kamu tak pernah mengajak seorang wanita selama ini," kata Oma Lela.
"dia adalah teman yang Ku kenal selama ini Oma, dan kami baru mencoba untuk dekat, dan karena permintaan kakak ipar aku mengajaknya kemari," jawab Rohan.
"oh jika bukan Raina yang memintanya, kamu tak akan mengajaknya kesini, dasar bocah bodoh, kemarilah nak, Oma ingin melihat mu, gadis yang cantik," kata Oma Lela.
"terima kasih nyonya,"
Kinjal pun merasa buruk, terlebih dia melihat senyum Rohan yang berbahagia.
karena senyum itu bukan untuknya, melainkan untuk wanita lain. "Oma boleh aku istirahat, karena acara besok masih panjang," pamit Kinjal.
"baiklah, ini juga sudah malam," kata Oma Lela.
pasalnya besok pukul dua siang acara pernikahan antara Kinjal dan Rahul di laksanakan.
Raina baru saja sadar dari pingsannya, tapi wanita itu tampak lemas, "sayang..."
"iya sayang, kamu butuh sesuatu?" tanya Raj khawatir.
"boleh aku minta air, dan setelah itu makan ya aku belum makan loh," kata Raina yang membuat Raj tertawa.
bagaimana tidak, istrinya itu benar-benar tanpa basa-basi,tapi dia juga sedikit lapar tiba-tiba.
dia mengambil telpon rumah, dan langsung menghubungi area dapur untuk mengirimkan makanan ke kamar atas.
karena Raj mengendong istrinya itu pindah ke kamar atas, malam pun di lewati dengan tenang.
keesokan harinya, semua sudah siap menanti rombongan pengantin pria yang datang dengan sangat ramai.
terlebih iring-iringan pengantin itu sangat banyak, tentu saja sebagai istri dari kakak tertua.
Raina dan Raj yang menyambut semua orang, dan Rahul duduk di pelaminan dan melakukan pemujaan terlebih dahulu.
"tolong panggilkan pengantin wanita," kata pendeta.
Raina dan Tania menemani Kinjal yang turun dari lantai dua, wanita itu terlihat begitu cantik dengan balutan gaun pernikahan berwarna merah muda.
Kinjal pun duduk di sebelah Rahul, dan pernikahan pun di mulai, Raj tak bisa menyembunyikan kesedihannya.
sedang Raina mencoba membuat suaminya itu tenang, bahkan yang menyerahkan Kinjal adalah Raj dan Raina.
akhirnya pernikahan Kinjal berjalan dengan baik, dan setelah acara itu, Raj pun melakukan ritual pelepasan adiknya itu.
dan kini Kinjal pun di ajak pergi oleh suaminya, dari tadi Rohan tak ingin mendekat karena takut membuat Kinjal sedih.
mobil Rahul dan Kinjal sudah pergi jauh meninggalkan rumah besar keluarga Malhotra.
akhirnya malam itu, Raina dan Tania membagikan beberapa buah dan susu untuk semua orang, karena tak ada yang makan tadi karena fokus pada acara.
begitupun dengan Rohan yang saat ini mengantar Salwa pulang, "kita makan dulu, karena tadi kamu tak sempat makan karena begitu sibuk," ajaknya.
__ADS_1