
keesokan harinya semua di rumah Laila begitu sibuk mempersiapkan acara yang akan di adakan nanti malam.
semua orang datang membantu, bahkan rumah itu di hias lebih dari yang seharusnya.
bahkan Laila merasa ini bukan ulang tahun pernikahan orang tuanya, melainkan pernikahan mereka,karena rumah di dekorasi sangat mewah.
"ada apa sayang, kenapa kamu bengong begitu? apa kaget dengan dekorasi yang terjadi," tanya nyonya Sharma.
"iya mama, kenapa hiasan seperti kita akan mengadakan pernikahan,"
"itu memang benar, kita akan mengadakan pernikahan,lebih tepatnya pertunangan mu dengan pria pilihan papa mu,kamu tau dia itu pengusaha sukses yang tersohor di negri ini," kata nyonya Sharma.
"apa pria itu sudah setuju ma, karena aku takut semua tak sesuai dengan keinginan papa," kata Laila
"tenang saja, nanti itu urusan papa kamu fokus ke pertunjukan mu saja, oh ya bajunya sudah nyaman," tanya nyonya Sharma.
"sudah ma, sudah nyaman," jawabnya.
sedang di rumah keluarga Malhotra mereka ini sedang santai saja karena sambil menunggu acara nanti sore.
Tania sedang bermain dengan putranya Krisna bersama Kinjal dan Raina.
"apa kita perlu memakai baju samaan?" tanya Kinjal.
"sepertinya tidak bisa aku harus menyesuaikan dengan pakaian kakak mu, lagi pula dia memilih warna biru gelap yang mungkin kamu tak akan suka," kata Raina.
"aku juga, aku mengunakan baju berwarna biru muda," jawab Tania.
"tak masalah aku akan mengunakan baju biru juga, kakak ipar boleh minta keripik mu yang baru datang itu sepertinya enak sekali," kata Kinjal.
"ambil saja ada di dapur karena kakak ku beli dua dus dari Indonesia," jawab Raina.
sore itu keluarga mereka sudah bersiap, dan Raina terlihat sangat cantik dengan pakaian yang di kenakan nya.
dia juga menata rambutnya sedemikian rupa, "aduh cantiknya istriku, tapi ada yang kurang tunggu sayang," kata Raj yang memakai Sindur.
setelah itu keduanya turun dan menghampiri keluarga yang lain,dan mereka juga sudah siap.
mereka pisah mobil, Rohan menyupiri Kinjal dan Oma Lela serta Samar.
sedang Raman mengemudikan mobil untuk Raj dan Rania, dan istrinya duduk di sebelahnya.
sesampainya di rumah keluarga Sharma, keluarga mereka langsung masuk kedalam rumah
__ADS_1
ternyata hiasan didalam rumah sangat mewah, bahkan Oma merasa jika keluarga itu sedikit berlebihan.
"sayang aku mau mencari Laila dulu ya, aku permisi," kata Raina yang tau jika muridnya itu pasti akan sangat kesulitan.
jadi dia akan mencoba untuk memberikan sedikit semangat untuk gadis muda itu.
sedang Raj tak bisa menghentikan istrinya itu, dia hanya tersenyum.
tuan Sharma yang melihat rombongan keluarga Malhotra yang datang pun merasa sangat tersanjung.
terlebih Raj juga ikut dalam rombongan itu, dan yang membuat dia makin senang adalah berita yang dia dengar itu sebenarnya salah.
buktinya Raj datang dengan semua keluarganya tak ada seorang wanita pun di sekitar mereka.
jadi keinginannya itu jadi sah-sah saja, mereka langsung di sambut meriah oleh keluarga sharma.
Raina masuk Kedalam ruang ganti, "Miss Raina, Ki kura anda tak datang, oh aku gugup sekali," kata Laila.
"santai saja, aku di sana akan membantu mu jika memang di perlukan," kata Raina yang meyakinkan muridnya itu.
"baiklah, sepertinya sebentar lagi akan di mulai, dan semoga sukses," kata Raina yang kemudian pamit pergi.
dia mencari rombongan dari keluarganya, tapi Raina tak menemukannya tapi nyonya Sharma menariknya untuk di samping dirinya.
dan dia kini bisa melihat suaminya yang sedang duduk di kursi yang sudah di persiapkan.
Raj pikir dia khawatir karena salah satu muridnya itu akan menunjukkan kemampuannya dalam menari.
suasana tiba-tiba berubah menjadi begitu syahdu saat Laila sudah mulai menari.
Raj kaget karena pilihan lagu itu, dia juga tak bisa bangun saat ini, karena tatapan semua orang tertuju padanya dan penari itu.
terlihat Laila sangat energik salam menari, dan menunjuk ke arah Raj, Vans yang juga datang mengetahui rencana tuan Sharma.
"dia ingin membuat ikatan putrinya dengan keluarga Malhotra," bisiknya yang kini berada di samping Raina.
itu membuat Raina menoleh, Vans kaget melihat tatapan Raina yang telihat marah.
"kamu bisa diam, jika tidak aku akan lakukan apa yang tak pernah kamu bayangkan," ketus Raina.
kini Laila sudah hampir sampai di akhir lagi dan tarian, dan sekarang adalah bagian yang di takutkan oleh Laila yang tak bisa menguasai khatak dance.
benar saja saat berputar dia malah terjatuh dan tak bisa bangkit sampai akhir lagi, padahal masih ada satu lagu lagi.
__ADS_1
Raina bergegas menghampiri Laila, "kamu tak apa-apa?"
"aku sedih Miss, karena masih ada satu lagu lagi," kata Laila
"biar kami yang akan menari," kata Kinjal yang merasa kasihan.
"tapi ini lagi ghommar apa tak apa-apa," tanya Laila .
"tak masalah, biar aku yang akan berputar dengan membawa di tangan ku," jawab Raina yang bersiap dengan kinjal
Laila pun duduk di samping ibunya karena kakinya terkilir, sebenarnya tuan Sharma ingin langsung melakukan bertunangan.
tapi Raj nampak antusias dengan sambutan yang akan di bawakan oleh keluarganya, dan tuan Sharma akan sangat menantikan hal itu.
terlihat keduanya datang Dengan senyum mengembang,tak lupa Raina dan Kinjal memberikan dalam pada Raj sebagai suaminya.
media pun mulai menari bersama Kinjal, dan keduanya terlihat serasi bahkan setiap gerakan begitu indah.
semua tamu di buat terpana, Raina menari dengan segenap cintanya, dan gerakannya sangat dinamis dan indah.
bahkan Kinjal pun kini mundur karena dia tak bisa mengikuti gerakan Raina.
Vans yang tak pernah melihat tarian seperti itu pun ikut terpana di buatnya, terlebih Raina nampak begitu cantik.
Raj pun tersenyum selama Raina menunjukkan tariannya, dan Laila melihat reaksi dari pria yang akan di jodohkan dengannya itu tak sana saat melihatnya tadi menari
seorang wanita datang membawa piring tanah liat yang sudah di bakar bahkan apinya menyapa cukup besar.
Raj dan semua tamu terkejut melihat hal itu, karena jarang di tarian mereka menggunakan atribut asli.
dan Rania menerima piring itu dan mulai tarian puncak , dia pun mulai berputar sekarang.
Raj bangkit saat melihat istrinya melakukan tarian itu, dan dia berdiri tepat di depan Rania saat wanita itu menyelesaikan tariannya.
"aku mencintaimu..." kata Raj di depan semua orang.
mendengar itu Raina pun menjatuhkan tubuhnya di pelukan suaminya, "aku juga mencintaimu suamiku,"
semua orang kaget karena baru kali ini mereka mengetahui siapa istri dari pengusaha sukses itu.
dan tuan Sharma tak suka itu, karena keinginannya untuk memiliki nama besar gagal.
"lelucon apa ini? kenapa seorang penari itu berani kurang ajar dengan calon menantuku," kata pria itu marah
__ADS_1
"hei..." teriak Samar, Rohan dan Raman yang mengalungkan pedang yang mereka bawa ke leher pria itu.
dan pesta pun menjadi kejutan besar, "dia itu bukan penari biasa, tapi guru yang mengajar tari, tapi sebelum itu, dia adalah istriku nyonya Malhotra dan juga seorang pengusaha asal Indonesia," kata Raj.