Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra

Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra
sudah di percaya


__ADS_3

tanpa di duga seorang datang, dan memberikan beberapa buah langka ada Salwa.


dan sore hari tadi keluarga Malhotra sudah pulang karena besok mereka harus kerja.


Raj juga sudah mendapatkan pesan dari Kinjal jika mereka berdua mempercepat keberangkatan karena di rumah.


ibu mertuanya terus berulah, jadi Raj mengubah jadwal adiknya itu, dan beruntung dokter itu juga bisa.


Kinjal dan Rahul sudah di bandara siap untuk terbang ke Amerika, dan itu sangat membuat mereka tegang.


tapi Raj meyakinkan kedua adiknya itu. selama di perjalanan menuju ke Amerika mereka terus berpegangan tangan berdua.


Rohan dan Salwa sedang santai karena tidak ada kegiatan malam ini maupun pekerjaan yang harus di kerjakan.


"ada apa dengan mu? kenapa tampak sangat diam tumben?" tanya Salwa yang duduk di samping suaminya yang sedang duduk di teras.


"dasar aneh sekali sih, tapi jujur ya kenapa sekarang rasa tendangan dari bayi ini makin terasa ya," kata Salwa mengusap perutnya.


"ya mau bagaimana lagi, sekarang dia makin besar, dan aku harap kegiatan mu tak semakin banyak ya, karena kamu begitu keras pada dirimu, tolong pikirkan kesehatan mu dan anak-anak," kata Rohan memohon sambil menyentuh perut istrinya itu


dan dia juga merasakan apa yang di maksud oleh Salwa, karena bayi mereka memang benar-benar sangat aktif.


Salwa hanya tertawa saja, setelah itu mereka kini bangkit untuk istirahat.


sedang untuk Rahul dan Kinjal yang baru sampai di Amerika, langsung menuju ke apartemen yang di miliki oleh Raj.


tak hanya itu mereka juga langsung datang ke rumah sakit untuk mulai memeriksakan kondisi mereka.


beruntung semua hasil baik, bahkan benih yang di miliki oleh Rahul juga perlahan mulai banyak dan membaik.


dan dokter mengatakan jika sel telur sudah matang dan siap untuk pembuahan.


itu membuat Rahul senang, karena benihnya juga sudah membaik karena semua gaya hidup sehat dan juga obat karena kondisinya juga terjadi bukan karena bawaan.


jadi mereka akan dalam pengawasan dokter selama melakukan program hamil.


tak hanya itu mereka sangat berharap jika semuanya lancar dan bulan depan akan ada kabar baik.


sedang Raina sekarang juga mulai sibuk untuk mengurus kedua bayinya.


Wanita itu sengaja tak memakai jasa baby sitter karena ingin mengawasi tumbuh kembang bayinya sendiri.

__ADS_1


tak hanya itu sekarang dia juga sangat bahagia, bahkan rumah Malhotra juga terus terdengar suara tawa dari dia dan anak-anak.


dan rumah yang selama ini sangat dingin, sudah berubah jadi semakin hangat.


hari berganti bulan kini tak terasa anak-anak sudah bisa belajar berdiri, semua kebahagiaan menghampiri mereka.


dari Salwa yang melahirkan dua bayi yang sangat lucu dan sama-sama perempuan.


dan itu seperti menjadi berkah sendiri untuk Rohan dan Salwa, hari ini adalah hari pemberian nama dari kedua bayi itu yang di beri nama Radha dan Sinta.


sesuai keinginan dari Oma Lela yang akan punya dua Dewi di rumahnya, dan beruntung dia mendapatkan kebahagiaan itu.


keluarga Malhotra sangat senang mengikuti kegiatan itu, meski Raj harus menjaga kedua anaknya selama pesta karena takut kedua bocah itu hilang atau mungkin terluka karena begitu banyak orang.


tanpa di ketahui semua orang, ada tamu lain yang datang setelah mendapatkan persetujuan dari dokter.


dan melakukan pemeriksaan yang menyeluruh, mereka memang sengaja datang tanpa pemberitahuan.


karena pesta pemberian nama bayi itu di lakukan di rumah milik Oma mereka.


keduanya masuk kedalam rumah, dan itu mengejutkan semua orang, "Kinjal... Rahul," panggil Raj.


semua keluarga tak menyangka akan melihat Kinjal berhasil hamil, dan sekarang sudah empat bulan.


akhirnya mereka pun saling menyapa dan berpelukan. Kinjal juga sempat minta maaf tapi Salwa tak masalah.


kedua mertua dari Kinjal juga ikut datang, itu membuat mereka sangat senang hari ini.


acara pun selesai, kedua bayi di tidurkan di ranjang, dan Salwa juga sudah berganti baju agar lebih santai.


terlihat keluarga Rahul sangat menjaga Kinjal yang sedang hamil, "jadi dokter itu membuat keajaiban untuk kalian ya," kata Raj


"iya kak, dokter bilang kami datang tepat waktu, jika tidak maka kami harus menunggu agar bisa di program lagi," jawab Rahul.


"terima kasih kak, aku sekarang bisa merasakan menjadi seorang ibu," kata Kinjal senang


"iya tapi kamu itu harus hati-hati, karena selama ini kegiatan mu sangat banyak, tak usah lagi memasak atau apapun itu, karena biarkan para pelayan saja, tugas mu sekarang fokus pada kesehatan mu dan bayi mu ya," kata nyonya besar Rathore.


sekarang posisi dari Kinjal sudah semakin kuat di keluarga suaminya, itulah yang membuat Raj sebisa mungkin membantu adiknya itu.


untunglah semua berjalan baik untuk kedepannya, dan dia juga sekarang akan lebih fokus pada pekerja dan keluarga kecilnya.

__ADS_1


terlebih kedua Putranya juga mulai bisa belajar berjalan dengan perlahan.


dan keduanya tampak sangat lucu, di tambah ada dua bayi perempuan juga yang akan menambah ramai Keluarga ini.


Oma Lela sekarang juga nampak semakin sehat dengan semua cicit yang dia miliki.


terlebih Kinjal juga akan segera menambah cicit batu untuknya. seperti hari ini.


ada acara ulang tahun dari Deva putra Raman, jadi semua orang datang untuk menghadiri pesta itu.


semua tampak senang dan larut dalam setiap pesta yang diadakan.


Raka dan Rama hari ini di pegang bibi Anu dan bibi Ami, karena semua makanan catering jadi semua sudah ada yang jaga masing-masing.


Raj merasa bingung bagaimana dia tak bisa menemukan istrinya yang tiba-tiba hilang.


"kalian melihat nyonya?" tanya Raj.


"tadi sepertinya ke kamar tuan," jawab bibi Anu.


Raj pun naik ke atas untuk melihat istrinya itu, ternyata wanita itu sedang ada di kamar mandi.


dia keluar dengan wajah sedikit pucat, "ada apa sayang? kenapa wajah mu pucat begitu?" tanya Raj.


"aku tak apa-apa mas, tapi apa kamu akan marah jika aku hamil lagi?" tanya Raina dengan hati-hati.


"kenapa marah, itu adalah anakku dan lagi itu akan semakin menambah kebahagiaan," jawab pria itu.


"tapi aku yang belum siap," kata Raina mengulurkan tangannya dan menunjukkan hasil dari tes kehamilan.


Raj kaget melihatnya, "ada apa ini? kamu hamil lagi padahal kamu pasang iud bukan?" tanya Raj tak percaya.


"sepertinya itu jatuh terbawa darah saat menstruasi, jadi sekarang ada lagi deh.." kata Raina yang membuat Raj tersenyum memeluk istrinya itu.


meski dia merasa senang, tapi merek harus ke dokter untuk memastikan jika kandungan dari Raina ini baik-baik saja dan tak menganggu kesehatan istrinya terlebih kelahiran sebelumnya itu di lakukan dengan operasi sesar.


Raj tak menyangka jika semua yang menimpa mereka selama ini akhirnya di hadiahi kebahagiaan oleh Dewa.


bagaimana tidak semua keluarganya sudah berbahagialah bersama dengan keluarga masing-masing dan dia sudah memiliki keluarga yang sangat sempurna.


itu saja sudah membaurnya sangat senang, Raina keluar dan memeluk suaminya itu.

__ADS_1


"Aku Mencintaimu, Tuan Malhotra," kata Raina.


"aku juga mencintaimu, nyonya Malhotra," jawab Raj.


__ADS_2