Alima Dasar

Alima Dasar
Tolong Jangan Paksa!


__ADS_3

Di sebuah rumah kayu dua lantai di tengah hutan rimba.


Tempat Pria Batu Bata dan anak buahnya bersembunyi.


Pria Batu Bata tengah duduk di teras sambil menikmati alam yang segar di pagi hari.


Namun ketenangan dalam hidupnya itu hanya bisa dirasakan sesaat.


Salah satu anak buahnya datang dari kota untuk memberitahukan hal penting padanya.


"Pagi Bos, saya sudah mendapat informasi soal wanita itu,"ucapnya sambil tersenyum picik.


"Bagus, di mana dia sekarang?"


"Dia ada di kota Indramayu,"


Pria Batu Bata tertawa puas. "Kali ini nggak boleh gagal lagi,"ucap Pria Batu Bata, "Pesan tiket pesawat sekarang juga!"


Byul tengah sibuk mencuci motornya di  halaman rumah Alima.


"Kok malam diem di sini, buatin minum sana. Kasihan dia,"ucap Ibunya.


"Biar sekalian minum air keran aja Bu,"jawab Alima dengan ketus.


Byul menghampiri Alima. Ibunya masuk ke dalam rumah.


"Jahat banget sih, entar kalau aku sakit gimana? Gara-gara minum air keran!"cetus Byul.


"Bodo amat! Lagian siapa suruh lo ke sini, ha?"


Byul terdiam sesaat.


"Emang salah ya aku pengen liat rumah baru kamu,"ucap Byul.


Alima menghela napas berat. "Oke, gue nggak akan mempermasalahkannya lagi, tapi lo harus janji untuk nggak buat masalah di sini. Paham?" Alima pergi meninggalkannya di teras rumah,  Byul tertawa geli.


***


Samy dan Kiyara sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah Alima.


"Kamu siap, kita pergi hari ini?"tanya Samy.


Kiyara mengangguk cepat.


Langit mulai gelap, Alima hampir saja terlelap tidur di atas sofa.


Tiba-tiba Byul datang, dan mengajaknya jalan-jalan.


"Please, kali ini aja lo nggak ganggu gue, ngantuk banget nih!"keluh Alima membuat Byul terus mengganggunya.


"Ada apa sih Alima? Suara kamu tuh sampai kedengaran dari luar loh!"tanya Ibunya menghampirinya.


Alima beranjak dari sofa. "Ini loh Bu, dia yang buat ulah duluan sama Alima!"


Byul geleng-geleng kepala.


"Saya cuma mau mengajaknya jalan-jalan Bu. Karena saya baru pertama kali ke sini, jadi pengen tau tempat yang seru, makanan apa saja yang enak,"sahut Byul, "Benar kan, Bu?"


"Yang Byul katakan benar Alima, kenapa kamu nggak nunjukin tempat-tempat yang lagi hits di sini, atau kamu ajak dia kulineran!"

__ADS_1


Alima tidak bisa berkutik di depan Ibunya.


Dia menyetujui permintaan dari Byul.


"Si Bule mana? Kok lo nggak ajak dia?"tanya Alima.


Si Bule adalah sebutan untuk motor vespanya yang berwarna biru. Dinamakan bule karena mengambil kata blue.


"Motor ini peninggalan dari kakek aku, dulu kalau dia mau rolling selalu menunggangi motor ini,"


Mereka pun sampai di rumah makan


Empal Gentong H. Mang Muk yang berada di Jl. Jend. Sudirman No.147, Lemahmekar, Kec. Indramayu, Kab. Indramayu.


Alima dan Byul duduk di meja makan nomor 4.


"Makanan di sini tuh endeus banget!"cetus Alima.


Seorang Pria bertubuh mungil memesan makanan, dan memilih duduk di belakang Alima.


Setelah beberapa menit kemudian, pesanan makanan mereka tiba di depan muka.


"Oh iya, aku beli air mineral dulu ya!"ucap Byul.


Pria bertubuh mungil juga beranjak dari tempat duduknya.


Selesai menyantap makanan, mereka langsung pulang.


Di sisi lain, Kiyara dan Samy terjebak dalam kemacetan saat akan menuju ke kota Indramayu.


"Aku kabari Alima dulu ya, Sayang!"ucap Kiyara.


Kalau Alima tahu Kiyara bersamaku, dia tidak akan mengampuniku!


Di tengah perjalanan menuju rumahnya, tiba-tiba Byul menghentikan motornya karena sedikit rewel.


"Maaf ya, kayaknya kita bakal pulang malam nih!"ucap Byul.


"Nggak apa-apa kok, tapi di mana ya kita bisa menemukan bengkel motor di daerah sini?cetus Alima.


"Kalau gitu biar aku aja yang pergi mencarinya, kamu nggak masalah kan, aku tinggal sebentar?"


Alima mengangguk pelan.


Byul pun pergi sendirian menelusuri jalan, mencari bengkel motor. Sedangkan Alima berdiri sendirian di sisi motornya.


Terdengar nyaring suara gonggongan anjing yang semakin keras bunyinya, menuju ke arahnya.


Dari arah belakang, Alima dikejutkan dengan seekor anjing jenis German Shepherd Dogs menghampirinya dengan mengendus-endus tubuhnya bagian belakang.


"Hus! Pergi sana!"usir Alima.


Namun Anjing itu tidak bergerak sama sekali.


Alima terus berupaya untuk menjauhkan dirinya dari anjing tersebut.


Dengan langkah kaki yang pelan, Alima bergegas pergi dari sana.


Berlari sekencang badai angin.

__ADS_1


Meninggalkan motor milik Byul di tepi jalan.


Sayangnya walau sampai mati berlari, Anjing itu tetap bisa mengejarnya.


Petugas yang tengah berpatroli di daerah sana, mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak menyelamatkannya.


"Oke, stop! Gue mau tarik napas dulu!"ucap Alima memilih berhenti untuk mengatur napasnya yang terengah-engah.


Anjing itu kembali menggonggong.


Petugas kepolisian berhasil menemukannya.


Salah seorang petugas menghampirinya, mereka mengatakan bahwa anjing itu adalah salah satu jajaran unit K-9.


Unit K-9 adalah sebuah lambang kesatuan anjing pekerja di seluruh dunia di kalangan militer, kepolisian, dan kalangan sipil atau swasta.


Sudut matanya berkerut.


"Izinkan kami memeriksa tas Anda!"pinta salah satu petugas.


"Maaf Pak, apa hubungannya dengan tas yang saya bawa?"cetus Alima membuat Petugas ingin melepas paksa tas punggung kecilnya.


Alima melotot. "Bapak, jangan maksa dong!"tegas Alima menjauhkan diri dari mereka.


"Tolong jangan memberontak, kami hanya ingin memastikan bahwa tidak ada barang terlarang di dalam tas Anda!"


Alima menggenggam erat tali tas punggung kecilnya dan mulai mengangkat kakinya bersiap untuk pergi.


"Jangan coba-coba lari dari kami, atau Anda terpaksa akan kami tembak di tempat!"


Byul berhasil menemukan bengkel motor, lalu kembali menemui Alima.


Sampai di sana, hanya menemukan motornya saja, dia tidak melihat Alima.


"Ke mana Alima pergi? Apa mungkin dia diculik orang?"tanya Byul seketika wajahnya memucat.


"Alima ... Alima!"teriak Byul mencarinya.


Sekian lama menunggu kemacetan yang memanjang, Samy dan Kiyara hampir sampai di rumah Alima.


Namun Kiyara memintanya menghentikan mobilnya.


"Sayang, itu Byul bukan, sih?"ucap Kiyara menunjuk ke arah laki-laki di depan sana.


"Kamu benar, ngapain dia di sana?"cetus Samy menjalankan mobilnya, dan menghampiri Byul.


Kiyara turun dari mobilnya.


"Byul, kamu ngapain di sini?"tanya Kiyara pada Byul.


"Kiyara? Kamu sendiri ngapain di sini?"


Kiyara mendengus. "Nggak sopan tau! Jawab dulu pertanyaan aku!"


"Aku sedang mencari Alima!"


"Jadi kamu di sini sama Alima? Terus di mana dia sekarang?"


Byul menghela napas berat. "Itu dia, aku tadi bersamanya. Tapi mendadak motorku mogok. Aku tinggal sebentar dia di sini sedangkan aku pergi cari bengkel motor, setelah balik ke sini Alima sudah nggak ada!"jelas Byul membuat matanya melebar.

__ADS_1


"Maksud kamu, Alima hilang gitu?"


......


__ADS_2