
Angin yang bertiup kencang seiring melaju nya motor membuat rambut allura yang terurai ikut terangkat dan bergerak mengikuti arah angin. Allura mencoba mengangkat tangan nya untuk merasakan hembusan angin yang terasa sejuk di tangan nya, langit sore yang indah bersih tak berawan menambah kesan yang manis bagi mereka berdua.
Melihat pemandangan kota di sore hari itu berhasil membuat perasaan allura membaik, tanpa sadar bibir nya tersenyum menikmati semilir angin yang berhembus ramah menerpa wajah nya, Aidan ikut tersenyum saat melihat senyuman allura dari kaca spion.
***
Motor Aidan berhenti di suatu tempat di atas bukit
" waaaah, ini sangat luar biasa !" Ucap allura kagum dengan pemandangan yang ada di depan nya,
" Kamu baru kesini ?" Tanya Aidan
" Aku bahkan baru tau ada tempat seperti ini di kota kita !" jawab allura dengan polos nya membuat Aidan tertawa
" kau ini , ayo kita kesana !" Aidan mengajak allura ke sebuah tempat yang berada tepat di lereng bukit di pinggir kota itu, yang menampilkan keindahan kota yang semakin jelas terlihat.
"Kau tahu Inilah sisi baik dari dunia !" Ujar Aidan
" Maksudnya ?"
" Keindahan alam nya bisa membuat hati dan pikiran tenang, coba kamu rasakan !" Allura tertegun, dia baru menyadarinya sekarang, lalu dia menutup matanya untuk merasakan ketenangan yang di berikan alam untuk nya.
" Apa aku bisa pergi ke tempat yang hening yang terdengar hanya suara semilir angin dan gemericik air saja, pasti sangat menyenangkan !"
" Kamu mau pergi ?"
" Hemm, aku mau menikmati hidup ku mulai sekarang !" Aidan tersenyum mendengar allura mulai punya motivasi hidup nya lagi.
__ADS_1
Lampu lampu di kota mulai menyala, membuat suasana semakin indah, sementara Aidan malah terkesima dengan keindahan yang ada di sampingnya. Rambut allura yang tersingkap angin membuat nya terlihat semakin menawan membuat Aidan tidak bisa tidak memandanginya.
semakin akrab dengan allura, Aidan semakin merasa ingin melindungi nya dan juga timbul perasaan nyaman yang sulit di jelaskan dengan kata.
***
Malam ini, di rumah kakek nya allura sedang di adakan pertemuan keluarga untuk membahas sebuah perayaan ulang tahun untuk ayah mereka yang ke 80 tahun, walau pun ayah mereka masih belum siuman namun mereka tetap akan menyelenggarakan pesta karena hari itu penting dan wajib di laksanakan sebab bersamaan dengan hari jadi perusahaan.
Saat pak Kevin tiba, ternyata seluruh keluarga besarnya sudah berkumpul, adik Kaka nya datang, bahkan paman dan bibinya pun ada, di tambah keponakan keponakan dan sepupunya semua ada tapi pak Kevin datang sendiri hanya di antar oleh supir nya.
Saat semua orang sibuk menyapa satu sama lain, pak Kevin malah sibuk memperhatikan satu persatu wajah dan gerak gerik setiap orang di sana, berharap dia tidak mencurigai seseorang dari keluarga nya.
" kenapa kau diam saja ?" Tanya Richard mengagetkan nya
" Aku hanya sedikit tidak enak badan !" Dalih nya
" Ayo gabung kau orang penting di sini pak CEO !" Ajak Richard, pak Kevin mengikuti langkah nya, tapi pak Kevin melihat sesuatu yang berbeda dari diri Richard
" tapi gak mungkin dia, sebrengsek brengsek nya dia, dia tidak mungkin melakukan hal keji seperti itu, lagi pula selama ini dia tinggal di luar negeri " benak nya lagi mencoba menghilangkan prasangka aneh yang tiba tiba muncul terhadap Richard
Tidak mau mencurigainya tapi pak Kevin terus memperhatikan Richard yang lebih banyak diam dan malah mengasingkan diri dari yang lain, pak Kevin melihat Richard pergi ke belakang, jalan nya sempoyongan dan dia terus memegangi kepalanya
" Apa dia sakit !" Gumam nya, pak Kevin pun mengikutinya, saat itu terlihat Richard sedang duduk bersandar pada dinding
" Kau sakit ?" Tanya pak Alvin
" Tidak, hanya dia datang lagi !" Jawab nya tidak jelas, membuat pak kevin bingung lalu Richard beranjak pergi dari hadapan pak Kevin
__ADS_1
" Dia semakin aneh !" Gerutu pak Kevin sembari berbalik arah kembali ke tempat acara.
" Waaah ini dia CEO hebat kita..." Ucap pak Alvin di sambut tepuk tangan meriah oleh semua orang disana , pak Kevin hanya tersenyum dan sedikit membungkuk kan badannya. Semua orang bersikap baik kepada nya tapi apa mungkin ada salah satu dari mereka yang berpura pura baik, pikir pak Kevin.
Acara keluarga berlangsung meriah, namun setelah selasai membicarakan hal yang penting nya pak Kevin langsung pamit duluan karena semua prasangka yang dia buat sendiri membuat kepalanya sakit.
Terkadang orang yang paling berbahaya adalah orang terlihat baik, ada baik nya selalu waspada dengan siapapun kita berteman atau bersaudara.
Pak Kevin memberitahu istri dan anak nya tentang acara yang akan di gelas mewah itu, namun allura menolak ikut karena dia masih merasa belum siap jika harus menjadi pusat perhatian di keramaian, begitupun dengan Tante Sarah yang notabene nya Isti kedua dan adik dari almarhum istri pertama nya membuat nya tidak percaya diri dan takut menjadi bahan gunjingan orang.
" Emang kapan acaranya di gelar ?" Tanya Tante Sarah saat mereka sudah masuk ke kamar
" 2 Minggu lagi, kamu juga harus ikut !" jawab pak Kevin
" Apa gak apa apa ?"
" Memang kenapa ?"
" Aku takut jadi gunjingan orang, apalagi orang yang datang pasti semua nya orang penting, aku malu !" Tante Sarah merasa rendah diri
" Karena aku menikah dengan adik alm istriku maksud kamu begitu ? " Tante Sarah mengangguk
" Kita tidak berselingkuh kan ? Aku duda dan kamu janda dari pada kita berzinah menikah adalah jalan yang paling baik bagi kita, aku menikahi mu bukan karena nafsu atau apa tapi karena aku nyaman dan sayang sama kamu, Laras sudah tidak ada tapi aku masih membutuh kan sosok nya dan kamu hadir membawa semua yang aku butuhkan dari sosok Laras tapi dengan cara mu sendiri membuat aku jatuh cinta sama kamu Sarah, jangan dengarkan orang lain aku mencintai kamu tulus Sarah ?" Pak Kevin meyakinkan Tante Sarah agar dia bisa percaya diri,
Tante Sarah tersenyum sembari menahan air mata nya karena terharu mendengar perkataan tulus dari pak Kevin, itulah mengapa Tante Sarah mau dinikahi mantan kakak ipar nya itu karena dia sosok yang lembut dan selalu menghargai perasaan nya, Sarah merasa sangat berharga di perlakukan seperti ratu oleh pria hebat seperti pak Kevin.
" Terima kasih telah mencintaiku dengan tulus " Tante Sarah berjongkok untuk memeluk pak Kevin yang masih duduk di kursi roda nya
__ADS_1
" Aku yang harus berterima kasih, kau mau mengurus kami yang merepotkan ini, pasti sangat berat maaf kan aku yah ! " pak Kevin mengelus rambut Tante Sarah dan mengecup kening nya
tak ada keluarga yang sempurna, setiap keluarga pasti mempunyai kekurangan.