Allura Dan Luka

Allura Dan Luka
allura yang selalu terluka


__ADS_3

" apa kita aman sekarang ?" Tanya allura sambil celingukan ke sekitarnya.


" Sebaiknya kita minta perlindungan dari polisi, jaga jaga jika mereka kembali." Ujar Aidan.


" Tapi siapa mereka tadi ?" Tanya Aidan


" Kemungkinan mereka suruhan orang yang sama, orang itu sepertinya mencoba terus mengintimidasi Allura supaya dia tertekan supaya gangguan psikologis kembali lagi, kalian harus lebih hati hati !"


" Mungkinkah itu paman ku ?" Tanya allura ragu.


" Aku belum bisa memastikan, tapi kemungkinan besar nya iya,"


" Tapi kenapa si Richard yang jahat itu berambisi sekali untuk mencelakai keluarga allura ,?" Tanya Aidan.


" Entah lah, dia seperti mempunyai dendam, apa ayah mu dulu jahat padanya ?" Tanya Riko ke allura.


" Aku tidak tahu, aku hanya tahu kalau ayah ku yang paling menonjol dari semua saudaranya bahkan ayah ku anak yang paling banyak di puji kakek, apa mungkin kalau dia sirik atau merasa tersisihkan ?" Ujar allura, Riko berpikir sejenak.


" Mungkin itu bisa jadi penyebab nya, tapi pasti ada hal lain yang mendorong dia untuk melakukan pembunuhan keji seperti itu !" Pungkas Riko


Setelah kejadian tadi, terlihat allura lebih pendiam


" Tenanglah, kita akan membantu mu keluar dari masalah ini, sekarang istirahatlah !" Aidan menarik allura ke dalam pelukannya.


Setelah aksi kejar kejaran tadi allura merasa lelah tanpa sadar dia ketiduran sampai tiba di depan rumah nya, mendengar ada suara mobil berhenti di depan rumah nya Tante Sarah langsung keluar,


Tante Sarah yang sedari tadi menunggu dengan gelisah langsung marah saat Aidan dan allura keluar dari mobil, melihat sikon yang kurang tepat Riko lebih baik berdiam diri saja di mobil.


Aidan langsung minta maaf begitupun allura, allura langsung di suruh masuk sedang Aidan di ceramahi dulu sama Tante Sarah, sudah tidak di kawal bodyguard trus pulang malam tentu saja Tante Sarah berhak marah karena dia pasti sangat khawatir apalagi kalau dia tahu apa yang terjadi tadi, Tante Sarah akan semakin murka.


" Wah telingamu pasti sakit !" Ledek Riko


" Diem loh " Aidan menjitak kepala Riko,


" Tapi sejak kapan lo suka sama dia ?"


" Alah Lo gak usah tahu ." Tapi setelah beberapa saat tiba tiba Aidan bercerita sendiri.


" Sejak pertama gue ketemu dia, makin hari rasa gue mulai tumbuh suka sama dia, sampai akhirnya gue sadar kalau gue mencintai dia itu sejak dia masuk rumah sakit karena kejadian di acara ultah kakek nya itu " tutur Aidan sambil senyam senyum membayangkan lagi saat saat awal kenalan nya dengan allura


" Yang katanya gak mau cerita !" Celetuk Riko dengan nada datar membuat Aidan tertawa.


Sedangkan allura di rumah siap di interogasi oleh ibu nya, Tante Sarah terus mengomeli allura, allura tidak bisa membela diri karena memang dia yang salah, sehabis di omeli allura masuk kamar lalu menjatuhkan badan nya di atas kasur


" banyak hal terjadi hari ini." gumam nya, saat dia mengingat apa yang dia lakukan tadi dengan Aidan membuat dia salah tingkah sendiri


" tapi apa orang tadi masih menguntit ku ?" Allura kembali merasa takut, dia menarik selimut lalu menutup semua badan nya dengan selimut sampai pagi hari.


****


" Allura ayo siap siap kita harus pergi sekarang !" Ucap Tante Sarah


" Mau kemana ? Baru juga bangun !"


" Iya kamu bangun nya siang banget, udah jam 10 juga, udah cepet sana mandi jangan banyak alasan !" Allura hanya bisa nurut, mereka pun bersiap untuk pergi


" Kita mau ke mana Tante ?" Tanya allura tambah penasaran


" Udah nanti kamu juga tau ! " Jawab Tante Sarah sambil merapikan riasan nya, mobil mereka pun berangkat ke sebuah acara pembukaan toko parfum milik Richard yang di gelar hari ini

__ADS_1


" Toko siapa ini ?" Tanya Allura sambil melihat lihat kesekeliling nya


" Ini punya paman kamu, dia mau memulai bisnis parfum katanya " jawab Tante Sarah sambil berjalan pelan untuk berkeliling. " tapi dimana orang itu ?" Tante Sarah mencari keberadaan Richard, sedang allura mencoba mencium beberapa aroma parfum yang terpajang sebagai sampel.


" Ayo kesana !" Tante Sarah melihat ada Lenatan dan Zara lalu dia menarik allura untuk menemui mereka juga.


" Aduh Tante, pelan pelan.!" Protes allura yang hampir nyungsep karena di tarik tiba tiba.


" Hai kalian datang juga ?" Tanya Lenatan basa basi. " nampak nya allura semakin sehat yah !" Lanjut nya.


" Emang aku sakit ? Dari kemarin juga aku mah sehat !" Jawab allura ketus lalu di senggol Tante Sarah supaya dia bisa menjaga sikap.


" Kalian cuma datang berdua ? Kemana yang lain ?" Tanya Tante Sarah.


" Mereka pada sibuk lah, mereka kan bukan pengangguran banyak acara ke seseorang !" Tukas Zara.


" Emang siapa yang pengangguran banyak acara ?" Tanya allura mulai ngegas.


" Sepertinya mereka memang harus di pisah kan .! " Lenatan langsung menengahi allura dan Zara yang sudah mulai berdebat lagi,


acara pembukaan pun di mulai dengan hadir nya Richard di tengah para undangan yang hadir, Richard pun memberikan sambutan dan ucapan terimah kasih sebelum peresmian pemotongan pita di mulai, tapi allura melihat kalau dia adalah Richard yang jahat.


" dia terlihat berbeda !" Ucap Tante Sarah, ternyata bukan cuma allura yang menyadari nya.


" Tante, aku mau ke toilet dulu !" Allura mencoba menghindari Richard supaya dia tidak bertemu dengan nya.


Allura mau menghubungi Aidan tapi dia lupa membawa ponsel nya, allura pun pergi keluar saja di ikuti sama Zara.


" Hei kau mau kemana ?" Tanya nya.


" Apa peduli mu ?" Jawab nya ketus


" Kau mau kita saling serang di dalam mobil .?"


" Kau ini kenapa ? Aku hanya mau mencoba berdamai dengan mu ?"


" Kenapa tiba tiba ?" Apa kau mau menusuk ku dari belakang lagi ?"


" Ya ampun kau memang benar benar!" Zara mulai kesal dengan ucapan yang di lontar kan allura.


" sebenar nya aku juga tidak mau, tapi ayah ku yang menyuruh nya ! "


" Dasar penjilat ! " Sarkas allura lalu berlalu pergi


" Hei allura ! awas !! " Teriak Zara sambil berlari untuk menarik allura yang hampir di tabrak mobil dari lawan arah, zara yang tadinya mau marah malah jadi menyelamat kan allura.


" Goblok , kalau jalan liat kiri kanan !" Zara membentak allura, dia juga kaget dengan apa yang baru saja terjadi.


" Makasih !" Allura menepis tangan Zara yang masih memegang nya.


" Dasar gila tu orang, udah tahu jalan nya satu arah, dia malah ngelawan arah " gerutu Zara.


Tapi allura tahu kalau mobil tadi sengaja melawan arah untuk mengancam nya, allura dan Zara pun kembali ke acara namun allura diam di luar saja, dia celingukan mencari keberadaan Richard, ternyata dia masih ada di dalam.


Allura sudah mulai tertekan karena terus di teror dan kegelisahan dan ke khawatiran nya menjadi berlebihan, membuat nya stres.


****


Aidan sedang bekerja sekarang, tapi di sela sela jam kerjanya dia memeriksa lagi hasil medis Richard, saat sedang serius, ponsel nya berbunyi ada satu pesan masuk

__ADS_1


" Aku tidak akan membunuh nya tapi aku membuat nya terluka lagi dan lagi, dia akan terus merasakan sakit dari luka yang aku buat selama sisa hidup nya.!"


Isi pesan dari si penguntit, lalu dia mengirimkan foto dimana allura berada, itu berarti allura lagi lagi dalam bahaya, sontak membuat Aidan terperanjat dan bergegas menyusul allura.


Acara pun selesai, allura mengajak Tante Sarah untuk segera pergi sebelum Richard yang jahat melihat nya, saat sedang berjalan ke parkiran ada beberapa orang bersamaan pergi ke area parkir, tapi tanpa allura sadari dia masih menjadi sasaran empuk bagi para penjahat itu.


sebuah sepeda motor yang melaju cepat menyiramkan air aki ke arah allura dan mengenai sebagian punggung dan lengan kirinya, membuat Tante allura dan orang yang melihat nya langsung histeris melihat baju allura mulai seperti terbakar dan kulit allura mulai melepuh.


Allura yang kebal sakit tidak bereaksi apapun, tapi tidak dengan tubuhnya karena badan nya mulai kehilangan pijakan nya dan ambruk.


Orang orang yang ada di sana mencoba mengejar si pelaku namun motor nya melaju begitu cepat sehingga dia bisa lolos, allura segera di bawa ke rumah sakit dan mulai kehilangan kesadaran.


Kali ini Aidan kalah cepat, Aidan sudah mendapat kabar kalau allura sedang di bawa ke rumah sakit dan sedang di tangani di UGD. Saat sampai di sana Aidan Tidak sendiri ada Tante Sarah, Zara dan Lenatan ikut menemani allura, Lenatan sedang mencoba menenangkan Tante Sarah yang masih syok.


" Apa lagi sekarang, kenapa harus allura lagi " ucap nya lirih bercampur tangis


" Allura kenapa ?" Tanya Aidan panik


" Dia di siram air keras sama orang gak di kenal, luka nya cukup parah ." Jawab Zara nampak nya dia juga ikut khawatir ,


mendengar kabar itu Aidan nampak terpukul dan langsung menyalah kan diri nya sendiri karena gagal melindungi allura.


Setelah satu jam penanganan allura akhirnya di pindah kan ke ruang rawat inap, semua orang nampak iba melihat sebagian badan allura di balut perban.


Lagi dan lagi dia harus terbaring lemah di kamar rumasakit. allura mengalami 35 persen luka bakar akibat siraman air keras itu, sebagian besar mengenai punggung nya namun yang terparah di tangan nya karena langsung mengenai kulit hingga daging nya.


Setelah melihat kondisi allura sudah stabil Aidan segera pergi untuk mencari pelakunya, Aidan pergi ke lokasi parkiran toko Richard tempat kejadian terjadi, dan seperti dugaan Aidan disana tidak ada cctv,


Aidan pun menemui Richard yang sedang merapihkan sisa acara tadi, saat Richard melihat kedatangan Aidan dia seperti sudah tahu apa yang akan dia tanyakan.


" Hai, kau terlambat acara nya sudah selesai !" Ucap Richard santai sambil membelakangi Aidan


" Aku tak mau basa basi, tapi kenapa tidak ada cctv satu pun di toko mu ?"


" Aku belum memasang nya, karena pembangunan nya masih belum selesai " jawab Richard datar


" Kau tidak tanya untuk apa ?" Tanya Aidan curiga


" Memang untuk apa ?" Richard berbalik lalu dia menatap Aidan, melihat sorot mata itu Aidan langsung tahu kalau Richard yang sekarang adalah Richard yang jahat.


" Kau yang menyerang ku waktu itu kan ?" Aidan mulai memprovokasi nya


" Kau siapa selalu ikut campur urusan wanita itu ?" Richard mendekati Aidan.


" Wanita itu ? Dia keponakan mu !" Richard malah tertawa garing mendengar ucapan Aidan itu.


" Keponakan ?kau bercanda ? ****** itu yang merusak hidup ku !" Aidan bingung mendengar ucapan nya.


" karena dia semua keluargaku mati, karena itu dia juga harus mati " Richard tersenyum smirk kepada Aidan


" jadi kamu jangan ikut campur urusan ku, dia harus menerima akibat nya karena telah berurusan dengan ku, jauhi dia kalau tidak mau ikut terluka !" Ancam nya.


" Sepertinya kau keliru, kau yang telah membunuh semua keluarga dia, kau bahkan meleceh kannya dan membuat kehidupan normal nya hancur !" Balas Aidan


" allura tidak salah apapun dan dia tidak tahu apapun tentang kamu, tapi kau menyakitinya tanpa sebab !"


" Diam kau !! " Bentak Richard, lalu dia menceritakan alasan dia balas dendam kepada Richard dengan mata yang berapi api dan penuh emosi.


Namun Aidan melihat ada yang salah dari ingatan Richard, semua yang Richard katakan persis seperti apa yang allura alami, apa itu berarti ingatan nya keliru?

__ADS_1


__ADS_2