Allura Dan Luka

Allura Dan Luka
semua kembali kacau


__ADS_3

Aidan pergi ke area merokok, lalu dia mengeluarkan sebatang rokok dan menyalakan nya, asap yang keluar dari mulut nya terbang dan memudar tertiup angin malam


" kenapa aku merasa gelisah seperti ini, aku harap tidak ada hal buruk yang akan terjadi !" Gumamnya dalam hati


" Semoga dengan ini perasaan ku bisa tenang sedikit " tak terasa satu batang rokok nya telah habis tapi perasaan nya masih gelisah, Aidan pun mengambil satu batang rokok lagi untuk di hisap nya.


****


Tante Sarah dan Allura mencoba menikmati hidangan yang tersedia di sana, nampak allura sudah bisa berbaur dengan suasana yang bising itu


" Kamu coba ini " Tante Sarah menyuapi allura


" Emmm enak, tapi agak pedas aku mau ambil minum dulu "


ke akraban anak dan ibu sambung ini menjadi perbincangan orang orang yang melihat nya di sana sebagian dari mereka merasa terharu dan senang melihat hubungan akrab di antara mereka dan sebagian lagi ya ngejulid.


Tante Sarah masih fokus dengan makanan nya dan bergabung dengan saudara nya yang lain, sedang allura pergi mengambil minum, saat sedang mgambil satu gelas air tiba tiba seorang pria mendekatinya


" Hai Allura " sapa nya dari arah belakang allura, allura pun menoleh tapi allura malah bengong karena tidak mengenalinya


" Kamu tidak mengenal ku ?" Tanya nya allura pun mengelengkan kepalanya


" Aku paman mu, uncle Richard!" Allura malah mengkerut kan dahi nya


" Kau benar benar tidak mengenal ku ?" Tanya Richard lagi, allura menggelengkan kepalanya lagi, Richard lagi lagi harus pasrah dengan kenyataan, dia menghela nafas panjang


" ok gak apa apa kamu tidak mengenal uncle, aku bisa memakluminya karena kita tidak bertemu sudah lama sekali, tapi dulu uncle sering main sama kamu tau waktu kamu masih kecil !" ujar Richard


" Iyah ? " Allura masih merasa asing dengan Richard


" Kamu masih tidak percaya kalau aku ini uncle kamu ? Baiklah kita kenalan dulu, aku Richard adik ayah kamu " Richard menjulurkan tangan nya untuk bersalaman namun allura terdiam karena masih bingung,


karena allura tidak meresponnya Richard pun maju mendekati allura lalu memeluknya, namun saat badan mereka berdekatan allura bisa mencium aroma parfum Richard tiba tiba bayangan kelam masa lalu tersirat di ingatannya

__ADS_1


allura pun menjatuhkan gelas yang sedang di pegang nya lalu mendorong badan Richard


" kenapa allura ?" Richard kaget dengan sikap allura yang tiba tiba menjadi seperti orang yang ketakutan


allura terus berjalan mundur saat Richard berusaha mendekatinya


" jangan mendekat, pergi !!! " Teriak allura sontak membuat semua orang kaget dan melihat ke arah mereka.


Mendengar teriakan allura, Tante Sarah dan pak Kevin bergegas melihat kondisinya, orang orang juga ikut berkerumun untuk melihat apa yang terjadi,


Richard yang tidak mengetahui keadaan allura terus mencoba mendekati nya yang justru membuat allura semakin histeris dan gangguan panik nya kumat,


allura terus mundur menjauhi Richard sampai nubruk meja yang penuh dengan gelas,alhasil allura terjatuh menimpa meja yang ikut roboh dan menjatuhkan semua gelas yang ada di atas nya.


" Ya ampun allura " teriak pak Kevin dan Tante Sarah bersamaan saat melihat kondisi allura, mereka pun menghampiri allura, namun allura tidak mau di dekati siapapun allura malah mengamuk bahkan saat salah satu bodyguard nya mencoba menggendong nya allura berontak sampai mencakar lehernya


" Tolong suruh semua orang untuk keluar " perintah pak Kevin kepada bodyguard nya, matanya mulai berkaca kaca melihat keadaan allura di saksikan oleh banyak orang, sedang Tante Sarah sedaru tadi sudah menangis sesenggukan


" Allura ..allura ini ayah nak ! " pak Kevin mencoba untuk menenangkan allura tapi allura masih terus mengamuk dan melemparkan apa saja yang ada di dekat nya kepada orang otlrang yang mencoba mendekatinya


" Ya ampun allura, lakukan sesuatu !" Ucap Tante Sarah kepada pak Kevin


tanpa pikir panjang pak Kevin turun dari kursi roda nya dia merangkak mencoba mengambil pecahan kaca dari tangan allura.


Aidan yang masih merokok heran kenapa orang orang berhamburan keluar, Aidan langsung membuang rokok nya lalu berlari saat mendengar teriakan allura di dalam sana,


benar saja firasat buruk nya itu terjadi pada allura, saat melihat kondisi nya, Aidan langsung membuka jas nya untuk menutupi wajah allura dan memeluk nya erat


" ini aku..ini Aidan allura, kamu aman aku akan melindungi kamu, tidak akan ada yang menyakiti mu, aku disini aku akan menjaga mu ! " Aidan berusaha membuat nya tenang, setelah beberapa menit allura berhenti berteriak namun badan nya masih tegang dan nafasnya tidak beraturan


" pak anda bisa coba melepas kan pecahan gelas nya !"


Pak Kevin yang masih memegang tangan allura mencoba melepaskan pecahan gelas yang di genggam allura secara perlahan, darah nya terus mengalir karena pecahan gelas itu menancap cukup dalam.

__ADS_1


Pak Kevin menjadi lemas melihat darah allura yang berceceran di lantai bahkan baju nya pun berubah menjadi merah terkena darah allura


" aku akan membawa nya ke rumah sakit ! " karena kehilangan banyak darah allura menjadi lemas dan harus segera di tangani dokter


" tolong telepon ambulance, cepat !" Aidan panik karena detak jantung allura mulai melemah, allura masih sadar namun keadaan nya lemas


" hei allura...allura tolong bertahan ! " sambil mengikat luka nya allura Aidan berusaha membuat allura tetap tersadar,


suasana semakin dramatis saat allura kehilangan kesadaran dan tidak bernafas, Tante Sarah menangis semakin histeris melihat ke adaan allura yang mengkhawatirkan,


ayah nya pun tak sanggup lagi menahan air matanya, pak Kevin ikut menangis tak sanggup melihat anak nya harus sakit dan menderita lagi,


Aidan pun memberikan nafas buatan dan menekan nekan dadanya agar jantung nya tetap berdetak


" tidak allura please kamu harus bertahan !" Aidan terus membuat nafas buatan untuk allura namun allura masih belum bernafas


" ambulance nya mana ?!!" Teriak Aidan panik


" Masih di jalan, 2 menit lagi kemungkinan sampai " jawab salah satu bodyguard yang tadi menelpon ambulance,


Aidan terus melakukan pertolongan pertama kepada allura hingga akhirnya allura kembali bernafas membuat semua nya lega, ambulance pun datang allura langsung mendapatkan pertolongan pertama lalu di bawa ke rumah sakit untuk penanganan selanjutnya.


kini di ruangan itu kosong hanya ada beberapa orang saja, Richard masih berdiri disana menyaksikan apa yang sedang terjadi, dia tidak tahu apa yang telah dia lakukan sampai allura jadi seperti itu.


****


Pak Kevin dan Tante Sarah sedang menenangkan diri, sedang acara yang belum selesai di gelar di bubarkan karena keadaan sudah kacau tak mungkin di lanjutkan.


Orang orang yang menyaksikan kejadian itu mulai bergunjing tentang kejadian tadi, mereka kembali membahas kejadian yang menimpa keluarga allura 2 tahun lalu, banyak orang yang memaklumi keadaan allura itu, justru jika allura baik baik saja itu akan terasa aneh pikir mereka.


Tak terkecuali para kerabat yang juga ikut bergunjing, mereka berpikir selama ini allura memang mengalami depresi dan trauma bahkan mungkin gangguan mental, karena itu selama ini allura di sembunyikan karena bisa membuat pak Kevin malu menurut prasangka mereka.


melihat keadaan allura tadi tentu saja membuat celah bagi Zara untuk menjatuhkan nya

__ADS_1


" ternyata selama ini dia jadi gila " gumam nya sambil tersenyum licik lalu pergi meninggal kan gedung tempat acara di gelar.


__ADS_2