
Allura masih tidak menyadari kalau Aidan mengikutinya, sambil sesekali melihat ke sekitar Aidan terus mengawal allura sampai allura sampai di kantor pusat dimana pak Alvin sekarang berada.
Allura masuk dengan gaya angkuh nya, tanpa permisi dia langsung menyerobot masuk ke ruangan pak Alvin.
" Apa ada hal penting sampai kau bertindak tidak sopan seperti ini ?" Pak Alvin kesal dengan kelakuan allura
" Aku akan langsung saja " allura mengeluarkan sebuah foto " orang ini tidak di ketahui identitas nya tapi dia bisa tinggal di penthouse apartemen mu, siapa dia ?" Pak Alvin mengambil foto itu lalu membuang nya
" Apa yang sedang kau lakukan sekarang ? Kau harus mencari kesibukan lain dari pada mengganggu privasi orang ?!! " Pak Alvin mulai emosi tapi allura tidak peduli
" Apa dia si Richard ?" Ucap allura dengan enteng nya
" Jaga omongan mu, kenapa kau membawa bawa nama si brengsek itu ?" Bentak pak Alvin
" Aku hanya bertanya, kenapa anda emosi ? "
" Sudah pergi sana, kau membuat kepalaku sakit !!" Pak Alvin memanggil petugas keamanan untuk membawa allura keluar dari ruangan nya
" Jangan sentuh aku, aku bisa keluar sendiri !" Ucap allura menepis tangan para ajudan pak Alvin .
Allura pun pergi dengan tangan kosong namun allura tidak mau menyerah, allura pun menghubungi Riko untuk memberi tahu apa yang dia dapat hari ini,
Saat allura pergi meninggal kan kantor pusat, Aidan melihat dia di ikuti oleh sebuah sepeda motor Aidan pun membuntuti nya lagi,
ketika di persimpangan motor itu berhenti dia seperti sedang melaporkan sesuatu, perasaan Aidan jadi tidak enak, dia mengacu motor nya semakin cepat untuk bisa mengejar mobil allura,
Aidan mencoba menghalangi laju mobil allura agar berhenti, alhasil allura yang terkejut langsung membanting stir ke arah trotoar akhirnya mobil allura menabrak pembatas jalan, untung nya tidak terlalu keras tapi cukup membuat bemper depan mobilnya rusak,.
belum sempat menenangkan keterkejutan nya allura kembali terkejut dengan suara tambrakan keras si depan nya, Aidan yang baru membuka helm nya pun ikut kaget karena kejadian itu tepat beberapa meter di depan nya.
Allura keluar mobil dengan keadaan syok, Aidan langsung menghampirinya lalu langsung merangkul nya dan membawa allura ke tempat lain agar allura tidak menyaksikan kecelakaan itu.
Suasana di jalan yang tadi nya tenang menjadi riuh dengan orang orang yang ingin menyaksikan kecelakaan itu, suara sirine mobil polisi dan ambulance saling bersautan,
kecelakaan itu persis sama dengan kecelakaan yang terjadi pada pak Kevin ayah nya allura, kemungkinan besar kecelakaan ini juga di sengaja, tapi untung saja Aidan menyadari situasi dengan cepat
jika Aidan tidak menjegal mobil allura maka allura yang akan di tabrak oleh truk yang lagi lagi rem nya blong, sudah pasti ini di lakukan oleh orang yang sama karena skenario dan motif yang sama.
Allura masih merasa syok, begitupun Aidan tapi dia bersyukur dia bisa menyelamat kan allura telat satu detik saja sudah beda ceritanya.
" Sekarang kamu masih mau mendekati kematian mu ? " Karena dia juga syok Aidan agak kesal sama sikap sok berani allura
__ADS_1
" Sejak kapan kamu mengikuti ku ?" Allura malah balik kesal
" Apa ? Seharusnya kamu bersyukur aku mengikuti mu , kalau tidak.." belum selesai bicara allura langsung memotong ucapan Aidan
" Kalau tidak apa ? Aku tidak meminta mu untuk menyelamat kan ku, sudah ku bilang kalau aku harus mati sekarang aku akan menghadapi nya " allura jadi marah sama Aidan, Aidan tidak habis pikir dengan sikap allura yang sekarang
" Sudah lah yang penting kamu selamat sekarang dan kamu tidak terluka, ayo aku antar kamu pulang !" Aidan tidak mau meladeni kemarahan allura
" Aku bisa pulang sendiri !" Allura masih marah, dia kembali ke mobil nya untuk mengambil tas, namun handphone nya sengaja dia tinggal kan di mobil
Aidan berusaha membujuk allura untuk pulang bersama nya, namun ke keras kepalaan allura tidak mudah di hadapi allura bersikukuh untuk pulang sendiri menggunakan taksi,
Aidan hanya bisa menghela nafas melihat allura malah pergi menjauhi nya, Aidan pun memanggil petugas derek untuk menderek mobil allura yang di biarkan begitu saja oleh pemilik nya, setelah itu Aidan pun pergi dengan perasaan yang rumit, antara kesal, marah, khawatir dan juga takut bercampur aduk.
Sedang dari kejauhan seseorang yang tadi mengikuti allura terlihat seperti melapor lagi, benar dugaan Aidan dia adalah orang suruhan untuk mencelakai allura, namun Aidan tidak sadar kalau dia juga kini di sedang di awasi
" Misi 1 gagal, dan ada seseorang yang melindunginya, sepertinya dia sudah tau apa yang akan terjadi " ucap orang itu di telepon
" Lanjut misi cadangan, dan awasi juga orang itu kalau bisa dua duanya sekaligus" jawab seorang pria di balik telepon
Sepertinya allura sudah masuk ke kawasan kandang harimau, sekarang kemana pun dia pergi dia bisa menjadi mangsa yang mudah bagi harimau harimau lapar di sana.
Allura sampai di rumah nya dengan selamat, namun karena kejadian tadi allura merasa tidak aman berada di rumah sendirian,
allura pun mengemasi beberapa baju untuk menginap di hotel beberapa hari ke depan sebelum Tante Sarah pulang.
Setelah kejadian tadi Aidan semakin di buat tidak tenang saat allura berada jauh dari nya, karena Aidan tau kalau allura akan terus dalam bahaya, tak tahan dengan kegelisahan nya,
Aidan mencoba menelpon allura tapi yang menjawab malah seorang montir yang memperbaiki mobil allura, dia bilang ponsel pemilik sepertinya tertinggal di mobil.
Aidan semakin tak tenang sekaligus kesal dengan allura, sudah tau nyawanya sedang terancam dia malah teledor meninggal kan barang yang penting,
aidan pergi ke rumah allura namun tidak ada siapapun disana, itu semakin membuat Aidan frustrasi, Aidan mencoba menghubungi Tante Sarah untuk menanyakan keberadaan mereka, Tante Sarah bilang kalau dia sedang di luar kota tapi allura memberitahunya kalau dia menginap di hotel.
Tante Sarah mengirimkan nama hotel sekaligus lokasinya, Aidan langsung tancap gas menuju kesana.
Untuk menghilang kan stres akibat kejadian tadi, allura ingin berenang padahal hari sudah malam, allura pun pergi ke kolam renang di hotel,
terlihat tidak terlalu ramai hanya ada beberapa orang saja disana itu pun mereka sudah selesai berenang.
Saat ingin berganti pakaian allura malah mengurungkan niat nya, jadi nya allura hanya berjalan jalan saja di tepian kolam.
__ADS_1
Saat sedang menatap air kolam yang tenang tiba tiba ada seseorang yang melompat ka dalam air mengejutkan allura,
beberapa cipratan air mengenai wajah nya, orang itu pun mengangkat kepalanya ke permukaan air untuk meminta maaf
" Sorry" ucap nya , allura hanya mengangguk dengan raut muka datar, allura melangkah agak menjauh dari tepi kolam renang karena orang tadi kembali melanjut kan berenang nya.
Aidan yang sudah berada di lobi menanyakan nomor kamar allura, saat dia menuju ke kamar nya allura tidak ada di sana karena allura sedang di kawasan kolam renang,
tanpa ada yang memberi tahunya Aidan berinisiatif untuk mencari allura di sana, lagi lagi dugaan nya benar dari kejauhan terlihat allura sedang berdiri sambil menonton seseorang yang sedang berenang,
dari kejauhan Aidan melihat orang itu meminta bantuan ke allura agar membantunya naik, terlihat allura mau mau saja dia mengulur kan tangan nya,
namun allura malah di tarik ke kolam renang, orang itu mencoba menenggelam kan allura, Aidan yang tadinya berjalan santai jadi berlari dengan kencang saat melihat allura dalam bahaya lagi.
Aidan langsung masuk ke dalam kolam renang itu dan menarik allura yang hampir kehabisan nafas, orang yang mencoba menenggelam kan allura buru buru naik dan kabur saat menyadari kedatangan Aidan.
Allura berhasil di selamatkan, Aidan langsung mencari keberadaan orang tadi namun orang itu sudah tidak ada di sana.
Allura batuk batuk dan mencoba mengatur nafas nya Aidan yang sedari tadi kesal menjadi semakin kesal karena dugaan nya benar dan allura tidak mau mendengar kan nya.
Aidan menarik paksa allura dari tepi kolam renang, dalam kondisi basah kuyup dan allura masih batuk batuk, Aidan membawa paksa allura untuk ikut pulang bersama nya,
Aidan mengantar nya dulu ke kamar nya untuk menyuruh nya berganti pakaian lalu langsung membawa nya pergi,
Aidan terus menggenggam tangan allura dengan erat tanpa bicara sepatah kata pun allura pun kali ini tidak berani protes atau menolak karena Aidan sekarang terlihat benar benar marah padanya
" Baju kamu basah " ucap allura ragu ragu
" Jangan pedulikan aku, aku tidak apa apa !" Jawab Aidan ketus, melihat wajah Aidan yang penuh kekesalan allura pun diam kembali,
saat tiba di parkiran bawah tanah Aidan menarik allura agak kasar keluar dari lift, masih dengan wajah kesal Aidan menyuruh allura naik ke motor nya,
suasana nya jadi terasa aneh bagi allura karena baru kali ini allura melihat Aidan Semarah dan sekesal ini.
Allura yang mengalami syok Doble hari ini hanya bisa pasrah saat Aidan menyeretnya, hati kecil nya merasa bersyukur karena Aidan selalu datang dengan tepat waktu, tanpa allura meminta Aidan selalu ada untuk menolong nya.
Jika memikirkan lagi hal yang rela Aidan lakukan untuknya membuat allura sangat bersyukur di pertemukan dengan sosok aidan,
tapi mungkin Tuhan memang sengaja mengirimkan sosok Aidan untuk menjadi sosok malaikat pelindung allura, sebagai bentuk pertolongan dari Tuhan untuk nya.
Tanpa sadar allura memeluk erat Aidan dan tak terasa air matanya menetes, begitupun Aidan matanya sudah berkaca kaca karena marah, sedih, cemas, gelisah sekaligus lega semua nya datang bersamaan.
__ADS_1