
Mereka pun sampai di sebuah gedung kosong 4 lantai, dari luar tampak menyeramkan tapi Riko mengirimkan lokasinya di sini
" Apa kau yakin ini tempat nya ?" Tanya allura ragu kalau itu tempat rahasia Riko
" Aku tidak yakin, tapi kita di suruh masuk sama Riko " Aidan pun mematikan motor nya, mereka berdua mulai masuk mengikuti instruksi Riko melalui pesan singkat ke Aidan, allura terus celingukan melihat ke sekeliling sambil memegang erat tangan Aidan
" Kau takut ?" Tanya Aidan mencoba menggoda allura
" Tentu saja, disini gelap dan suasana nya sangat menyeramkan ini seperti rumah hantu !" Allura benar benar tegang dan ketakutan
" Palingan ada miss K di pojokan sana " Aidan malah jail menunjuk ke sebuah ruangan kosong, allura langsung terperanjat hal itu membuat Aidan tertawa, karena kesal allura sempat ingin menendang nya
Akhirnya mereka berdua sampai di sebuah ruangan di lantai 4, pintunya tertutup Aidan pun mengetuk nya, allura sembunyi di belakang Aidan takut nya ada sesuatu yang mengagetkan, tapi untung nya tidak, pintu terbuka lebar dan seorang pria muncul dari balik pintu
" Kalian sudah sampai, maaf tempat nya agak horor ayo masuk !" ucap Riko, mereka pun masuk, di dalam ruangan itu terlihat berbeda, suasana nya lebih seperti ruang kerja biasa ada komputer, tumpukan dokumen, toilet, bahkan ada tempat tidur dan dapur juga
" Kau tinggal disini ?" Tanya Aidan
" Ya.. bisa di bilang begitu !" Jawab Riko
" hai Allura, senang bertemu dengan mu, kamu semakin cantik !" Ucap Riko sambil menjabat tangan allura
" Aku juga " jawab allura
" ternyata kamu jauh lebih muda dari pada bayangan ku !" Ujar allura
" Kamu pikir aku pria tua ?"
" Euh tidak tua hanya sudah berumur banyak !"
" Kau lucu juga " ucap Riko sambil tertawa kecil
" Ada hal apa kamu menyuruh kami kesini ?" Aidan memotong pembicaraan mereka berdua
" Oh iya, aku menemukan sesuatu yang mengejutkan , dan aku juga sudah mendapat kan informasi yang kamu minta
" Riko memberikan beberapa kertas ke allura lalu menunjukan beberapa rekaman cctv
" Aku harus menonton lagi video cctv ?"
" Iyah " jawab Riko singkat tanpa menoleh
" Kamu pernah melakukan nya ?" Tanya allura
" Euh Iyah hanya untuk membantu dia " jawab Aidan
" Ternyata Kau melakukan banyak hal di belakang ku selama ini !" Ucapa allura datar sambil melihat isi dokumen yang di berikan Riko
" Apa itu ?" Tanya Aidan kepo
" Pantas saja aku tidak pernah melihat dia, ternyata dia di asingkan, tapi dari riwayat hidup nya si Richard ini bisa jadi dalang di balik semua ini, tapi dia bisa juga menyuruh orang lain kan ?" Allura mengemukakan pendapatnya
" Coba lihat !" Aidan mengambil dokumen yang sedang allura pegang
" Nah itu dia, aku juga ingin menunjukan sesuatu yang bisa mengarah ke situ, kemungkinan pendapat kamu itu benar, coba lihat ini !" Riko menunjukan sebuah rekaman cctv ke allura yang merekam Richard bertemu beberapa orang mencurigakan,
tidak terlalu jelas karena cctv yang menangkap gambarnya agak jauh dari lokasinya, tapi Riko dengan keahlian nya bisa memperjelas bahwa yang di dalam video itu adalah Richard
" Aku yakin kalau teror yang terjadi sama kamu juga itu perbuatan dia, dia membayar orang untuk memata matai mu lalu mencelakai mu !" Ucap Riko tapi dia malah gagal fokus dengan wajah allura yang berada dekat dengan wajah nya, menyadari hal itu Aidan jadi cemburu
__ADS_1
" Kkkhmmmm aku juga mau lihat " Aidan menyerobot celah antara allura dan Riko
" Kamu tahu dari mana kalau aku diteror ?" Allura merasa dia dan Aidan tidak memberitahunya
" Sebenar nya pas kamu bilang mau pergi ke apartemen itu aku mengikuti mu, jadi aku tahu semua yang terjadi sama kamu, kau mau tau berapa orang yang mengawasi mu waktu itu ?"
" Hah maksudnya ?" Allura bingung
" Kau memang masih polos, kamu tidak tahu selama kamu bepergian banyak mata yang mengawasi mu, waktu dua kejadian kemarin saja hampir 20 orang yang memata matai mu itu yang baru aku temukan, belum termasuk aku dan dia " Riko menunjuk Aidan
" Jadi waktu aku mau celaka kamu juga sudah tahu ?" Riko mengangguk
" Tapi maaf aku tidak menyelamat kan mu karena ada yang lebih cepat !" Riko menepuk pundak Aidan
Allura tercengang dia masih tidak percaya selama ini dia masih berada dalam cengkraman penjahat itu
yang semakin membuat nya tercengang adalah dia semakin banyak menemukan bukti dan hal hal yang merujuk Richard terlibat atas semua hal buruk yang terjadi padanya
" Berarti kita kesini juga ada yang ngikutin ?" Tanya allura
" Tentu saja, aku sedang memancing mereka !"
" Apa ? Jadi kita umpan hidup sekarang ?" Ucap Aidan kaget dengan ucapan Riko itu
" Ya..bisa di bilang begitu, sorry!" Riko cengengesan
" tapi misi ini penting, aku mau melihat kepada siap mereka melapor, apa kah itu si Richard atau ada orang lain !" Riko serius lagi memperhatikan cctv yang dia pasang di tempat yang strategis menurutnya untuk melihat siapa saja yang mengikuti allura dan Aidan bahkan dia memasang penyadap suara untuk mengetahui isi laporan mereka.
Benar saja perkiraan Riko, ada 3 orang yang mengikuti allura dan Aidan, mereka berhenti pas dimana Riko memasang cctv nya, tapi dua orang pergi begitu saja, dan yang satunya seperti sedang mengawasi keadaan sekitar,
lalu dia menelpon seseorang langsung saja Riko memperbesar gambar di komputernya untuk melihat no telepon yang dia hubungi
" Tinggal kan mereka !" Jawab seseorang di telepon
" Suaranya seperti tidak asing !" Ucap allura saat mendengarkan rekaman suara hasil sadapan Riko
" Benarkah kau mengenali suara nya ?" Riko segara mencari tahu no yang sudah dia dapat
" aku menemukan nya, aku bisa menemukan lokasi tempat dia menelpon " Riko menunjukan keahlian nya dalam melakukan penyelidikan, dia sangat lihai dan cerdas.
****
" Aku mendapat kan lokasinya !" Teriak Riko, sontak allura dan Aidan pun menghampirinya
" Lokasi panggilannya berasal dari apartemen paradise city" semua orang langsung saling tatap
" Ayo kita lihat siapa dia !" Riko beralih ke komputer lain untuk menyadap cctv di apartemen itu
" Kau juga bisa menyadap cctv ? " Allura masih heran dengan kemampuan hebat Riko itu
" Apapun bisa aku lakukan bahkan sesuatu yang melanggar hukum pun aku bisa melakukan nya !!" Jawab Riko sambil fokus mengotak Atik komputernya, dan akhirnya dia bisa masuk ke jaringan komputer petugas keamanan di apartemen itu.
" Kita lihat cctv yang mengarah ke penthouse itu !" Ucap Riko " kita harus bergegas sebelum seseorang mengetahuinya !" Riko fokus melihat setiap cctv " bingo!!"
" Kau menemukan nya ?" Tanya Aidan
" Sepertinya, ayo kita lihat siapa sebenarnya kau ! " Riko mengambil tangkapan layar dari salah satu video lalu dia memperjelas resolusinya dan fakta yang mencengangkan ternyata orang yang tinggal disana adalah Richard.
Allura terlihat pasrah menyaksikan gambar paman nya sendiri terpampang jelas di hadapan nya
__ADS_1
" Kau tidak apa apa ?" Tanya Aidan khawatir
" Aku akan membuat nya merasakan sakit seperti yang dia berikan padaku !" Mata allura berkaca kaca namun penuh dengan kemarahan
" Allura kita harus mencari bukti yang menunjukan semua perbuatan nya, selanjutnya biar pihak yang berwajib yang menangani nya !" Aidan mencoba membuat allura untuk mengurung kan niat nya
" Maksud mu polisi ? Kalau mereka bekerja dengan benar si Richard tidak akan jadi buron !!" Allura malah jadi kesal
" Lalu apa yang akan kamu lakukan ? ini sangat berbahaya kita gak tau apa yang akan dia lakukan lagi sama kamu, bahkan mungkin sekarang dia sudah tahu kalau kita sedang mengincar nya ini berbahaya allura, biar aku dan riko saja yah yang melakukan nya !" Aidan memohon agar allura tidak melakukan hal hal yang bisa membahayakan keselamatan nya
" Allura dia benar, kita tidak tahu siapa saja yang terlibat, si Richard pasti mempunyai seseorang di belakang nya yang bisa melindunginya, jadi jika kita bertindak gegabah kita hanya akan mengundang ajal kita sendiri !" Riko ikut membujuk allura agar dia tidak terbawa emosinya
Allura pun sadar kalau dia tidak punya kemampuan apapun untuk membalas kan dendam nya, bahkan tidak punya siapapun.
" Kalian benar " allura menundukan kepalanya, tak tahu harus bagaimana sekarang
" tapi kalian akan membantu ku kan ?" Tanya allura sambil melirik bergantian ke Aidan dan Riko
" Ini adalah misi yang aku mulai bersama ayah kamu, dan almarhum sudah bekerja keras untuk sampai di titik ini, sudah jadi tugas ku untuk menuntaskannya bahkan jika nyawa ku taruhan nya " ucap Riko yakin
" Karena ini menyangkut keselamat mu, baiklah aku akan melakukan nya !" Ujar Aidan, dia mulai bertekad untuk menghadapi bahaya yang akan di alaminya
" Kalian yakin ? mungkin ini akan lebih mengarah ke urusan keluarga, tapi kalian akan terlibat, apa kalian tidak akan menyesal ?" Allura merasa bersalah harus membawa bawa orang lain ke dalam masalah nya
" Aku sudah berjanji pada ayah mu allura " ucap Riko tegas
" Dak akun akan berjanji kepada mu allura !" Ucap Aidan tegas
" Apa ada hubungan spesial antara kamu dan allura ?" Riko jadi curiga karena sikap Aidan terlihat berbeda kepada allura
" Itu bukan urusan mu!" Ucap Aidan datar
" Terimakasih banyak sebelum nya, mungkin aku tidak bisa membalas dengan hal yang sebanding atas pertolongan kalian , tapi aku akan berusaha membalas kalian " allura menggenggam tangan Aidan dan Riko
" Tidak perlu merasa begitu, yang penting sekarang kita temukan bukti atas kejahatan dia selama ini, lalu kita tuntut dia seberat berat nya !" Ujar Riko
" Terus apa yang harus kita lakukan sekarang ?" Tanya Aidan
" Kita ikuti saja dulu kemana dia selalu pergi, atau orang orang yang akan dia temui !"
" Aku akan bertemu dia besok!" Allura baru ingat kalau dia sudah berjanji akan menemui Richard besok, sontak membuat Riko dan Aidan kaget
" Apa ? " Ucap keduanya bersamaan
" Kau akan menemui nya ? Apa kau gila kau seperti menjemput maut mu sendiri kalau begitu ?" Ujar Aidan dengan nada bicara agak tinggi
" Tadi dia menelponku dia bilang kita harus bertemu terus aku sudah berjanji untuk menemui nya juga"
" Ya ampun !" Aidan mengusap rambut nya kasar, dia tidak percaya apa yang dia dengar sekarang
" Baiklah kita harus menyusun rencana kalau begitu !" Riko ikutan stres
" Dia tidak akan langsung membunuh ku kan ?" Allura mulai takut
" Iya makanya, kenapa kamu malah mau menemuinya secara langsung ?"
" Waktu itu kan aku gak tahu kalau dia memang pelaku nya, tadi itu aku hanya ingin memastikan ingatan ku saja "
" Sudah sudah itu sudah terjadi, mau di apakan lagi, besok kamu pergi sama Aidan ok ! untuk berjaga jaga dan memantau situasi aku akan mengikuti kalian, aku akan memberitahu Aidan kalau misal kan ada hal yang mencurigakan ok !" Ujar Riko
__ADS_1