Allura Dan Luka

Allura Dan Luka
kebenaran mulai terungkap


__ADS_3

Allura terdiam memandangi Aidan yang masih belum siuman juga, terbersit di pikirannya rasa bersalah atas apa yang terjadi pada Aidan.


karena kejadian itu adalah karena dirinya, Aidan harus mengalami hal buruk itu karena mencoba menolongnya.


" Aku melakukan hal buruk Aidan, kalau kau tahu pasti kau akan memarahi ku !" Ujar allura


" Tapi semua nya jadi semakin rumit, paman mu hanya sebagai kambing hitam, aku masih harus mencari dalang di balik semua ini " lanjut nya.


Berbicara tentang hal itu, allura langsung teringat tentang pak Alvin,


" Aku lupa untuk pergi ke rumah kakek " ujar nya, lalu tiba tiba allura termenung


" Bagaimana jika firasat ku benar " benak nya.


Lalu allura berjalan ke depan jendela kemudian menatap kosong beberapa mobil yang masih melintasi jalana di tengah malam itu.


****


Di ruangan lain, keadaan Richard sudah mulai stabil, namun seluruh badan nya di balut perban hasil perbuatan allura.


Tak ada seorang pun yang menemani nya di sana, karena semua orang terlanjur membenci nya.


Namun beruntung nya dalam kondisi seperti itu Richard yang baik tidak keluar, sehingga dia tidak akan merasakan kesakitan dan Richard yang jahat yang akan menanggung kesakitan itu sendiri.


****


Matahari baru muncul sebagian, tapi allura sudah bergegas pergi ke rumah kakek nya, sepertinya dia sudah sangat penasaran dengan rahasia keluarga nya terdahulu.


Lalu lintas belum padat sehingga Allura sampai dengan cepat, tanpa banyak basa basi allura langsung menanyakan keberadaan ruang kerja kakeknya kepada seorang art.


Setelah sampai allura segera mencari sesuatu yang dia inginkan, namun begitu banyak dokumen di sana, sehingga allura bingung harus di mulai dari mana.


Namun mata nya langsung tertuju ke sebuah buku besar, entah kenapa tiba tiba firasat nya tertuju pada buku besar itu.


Allura segera menarik nya dari dalam rak, ternyata buku itu lebih ringan dari dugaan allura, kemudian allura mulai membuka nya.


Dan apanyang di temukan allura benar benar mengejutkan, feeling nya sangat kuat hanya dengan satu tebakan dia langsung menemukan sesuatu yang dia cari.

__ADS_1


Di dalam buku itu terselip beberapa lembar kertas rekam medis Richard namun ada satu gunduk lagi yang membuat allura semakin tercengang, karena di sana tertera nama pak Alvin.


Ternyata selama ini bukan hanya Richard yang mengalami gangguan psikis tapi juga pak Alvin, bahkan pak Alvin lebih parah lagi, sejak usia nya 3 tahun dia sudah di agnosis mangalami gangguan kepribadian psikopat.


Allura tidak percaya dengan apa yang dia temukan, namun kertas yang di genggam nya adalah berisi kebenaran nya.


Fakta yang dia ketahui semakin menuntun nya pada firasat nya yang mungkin tidak akan meleset , tapi Allura mulai Marasa takut jikalau dugaan nya itu benar.


Saat Allura hendak pulang tiba tiba badan nya lemas dan berjalan sempoyongan, seorang art yang melihat nya segera membantu nya dan memberinya air hangat.


" Non tidak apa apa ?" Tanya art itu yang terlihat sudah cukup berumur, Allura mengangguk pelan.


" Kamu terlihat pucat sebaik nya kamu istirahat dulu di sini "


Allura menolak dengan lembut dan hendak pergi lagi namun kertas kertas tadi jatuh dari genggaman nya sampai berserakan di lantai.


Art itu membantu membereskan kertas kertas itu, namun tak sengaja dia membaca isi dari salah satu kertas, membuat nya terlihat khawatir.


" Kenapa ?" Tanya allura


" Ini - Saya - Anu " ucap nya terbata


art itu langsung ijin pergi, namun allura menahan nya, allura tahu kalau art itu mengetahui sesuatu, tak di ragukan lagi karena art itu memang sudah bekerja untuk kakek nya sudah lama sejak anak pertama lahir.


Setelah allura terus mendesak nya untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenar nya, akhirnya art itu mau menjelaskan nya kepada allura.


Art itu bercerita bahwa dia adalah pengasuh pak Alvin sejak dia lahir, namun sesuatu yang aneh mulai terlihat saat dia berusia 3 tahu, pak Alvin kecil terlihat berbeda dengan anak seumurannya.


Dimana pak Alvin lebih banyak diam dengan wajah tanpa ekspresi, dia menyukai hal hal yang menyeramkan seperti cerita hantu dan kekerasan.


Semakin besar sikap nya semakin terlihat aneh karena dia mulai membully dan melakukan kekerasan kepada teman teman nya.


Waktu itu kesehatan mental masih tabu bagi orang orang, sehingga keadaan pak Alvin waktu itu di anggap hanya sebagai anak nakal.


Namun orang tuanya sudah mengerti akan apa itu gangguan kepribadian, sehingga pak Alvin di batasi kegiatan nya di luar supaya dia tidak membahayakan orang lain.


Namun justru hal buruk malah menimpa anak nya yang lain, saat Richard lahir pak Alvin sudah berusia 18 tahun, dia sudah pandai berakting menyembunyikan kelainan nya, dia selalu bersikap baik dan ramah kepada semua orang.

__ADS_1


Sehingga seluruh keluarga mengira bahwa pak Alvin sudah sembuh namun beberapa tahun kemudian mereka harus menerima kenyataan pahit bahwa si bungsu mengalami kekerasan fisik yang juga mengganggu mental nya.


Pelakunya tak lain kakak nya sendiri yaitu pak Alvin, hingga suatu hari pak Alvin tidak lagi menyerang secara fisik tapi dia menyerang mental si adik sampai dia mengalami depresi parah.


belum puas dia bahkan memanipulasi alam bawah sadar Richard, sehingga Richard selalu menuruti apa yang di perintah kan kakak nya persis seperti robot.


Dua anak yang lain yaitu ayah nya allura pak Kevin dan tantenya Renata bisa selamat karena mereka tinggal jauh dari keluarga, mereka sejak kecil sekolah di luar negeri.


Sementara si bungsu masih belum bisa mandiri, sehingga dia tinggal lebih sering bersama kakak pertamanya yang seorang psikopat.


Semua kekacauan yang Richard lakukan adalah dorongan dari pak Alvin, orang tua nya mengetahui hal itu sehingga saat Richard di kirim ke Jerman bukan hanya untuk mendisiplinkan nya tapi juga untuk menjauhkan nya dari pengaruh pak Alvin.


Hal itu berhasil untuk sementara, namun beberapa tahun belakangan ini pak Alvin berhasil menemukan keberadaan Richard dan dia kembali memanipulasi nya, hingga dia melakukan hal yang sangat buruk terhadap keluarga allura.


Allura tidak habis pikir dengan kebenaran yang baru saja dia dengar. dia benci karena firasat nya benar lagi bahwa pak Alvin lah yang telah melakukan semua hal buruk itu kepada nya.


Setelah mendengar kan cerita itu, allura bergegas kembali ke rumah sakit untuk menemui Richard. walaupun kepala nya terasa pusing dan perasaan nya tak karuan tapi dia harus segera menyelesaikan masalah ini.


Richard yang terbaring lemah hanya bisa menggerakkan mata nya saja


" Aku sudah menemukan nya " ujar allura, Richard menatap nya datar.


" Kau menjadi pion nya kakak mu si Alvin kan ?" mendengar ucapan allura itu Tiba tiba mata Richard bergetar.


" Aku benar kan, aku sudah tahu semua nya " allura menunjukan beberapa kertas yang dia temukan di rumah kakek nya.


Richard terlihat ingin mengatakan sesuatu tapi karena lukanya sampai ke pipinya membuat nya sulit bicara, sehingga bicara nya tidak jelas.


" Aku akan membalas nya, dia telah membuat keluarga ku hancur, aku pun akan melakukan hal yang sama " ujar allura, Richard melarang nya untuk melakukan itu dengan isyarat tangan nya.


Tapi allura tidak mau mengerti, dia sudah bertekad akan membalas dendam. Richard terlihat ingin mengatakan sesuatu yang lain tapi allura tidak mengerti apa yang di maksud nya.


Merasa tidak ada gunanya berbicara dengan Richard allura pun pergi begitu saja, sedang Richard mencoba memanggil nya tapi allura tidak mempedulikan nya.


Richard pun menyerah, sekarang Richard sedang berusaha meraih sesuatu di dalam pas bunga di samping nya, dengan susah payah akhirnya Richard berhasil meraih pas bunga dan menjatuh kannya.


Ternyata Richard mau memberitahu allura bahwa mereka sedang di sadap, tentu saja pelakunya adalah pak Alvin.

__ADS_1


Kini dia tahu bahwa allura sudah mengetahui bahwa dialah dalang di balik semuanya.


Sambil tersenyum smirk pak Alvin bersiap untuk merencanakan kembali pembunuhan allura.


__ADS_2