
Hari sudah pagi, allura sudah terbangun namun belum beranjak dari tempat tidur nya dia sedang memandang kosong ke luar jendela
Aidan pergi ke kamar allura untuk melihat keadaan nya
" Kau sudah bangun rupanya ?" Aidan masuk ke kamar lalu duduk di samping ranjang allura
" Kau tidak apa apa ?" Tanya allura sambil meraba memar di muka aidan
" Aku sudah mengobatinya, gak usah khawatir !"
" apa kau masih marah ? " Tanya allura pelan
" Maaf aku membentak mu semalam, aku hanya... !" Aidan tidak melanjutkan ucapan nya dia tertunduk seperti sedang menahan tangis nya,
allura pun memeluk nya
" maaf aku selalu membuat mu khawatir dan selalu membuat kamu kesusahan " Aidan tidak menyangkal nya karena memang itu yang dia rasakan,
Aidan membalas pelukan allura sambil membaringkan nya perlahan, allura kini dalam posisi berbaring dan Aidan berada di atasnya,
Aidan menatap dalam wajah, dia memandangi dengan seksama setiap sisi wajah cantik allura hingga akhirnya Aidan melihat bibir allura yang nampak sangat menggoda nya
allura yang sudah tahu niat Aidan pun langsung menarik leher Aidan, bibir mereka pun saling bertemu.
Ciuman yang manis perlahan berubah menjadi ciuman panas, Aidan sangat bersemangat memvakum bibir allura,
posisi merekapun membuat ciuman mereka tambah nikmat, allura merangkul Aidan sambil sesekali mengelus rambut Aidan, Aidan memperluas kecupannya ke leher allura sepertinya mereka berdua mulai horny namun suara alarm menyadar kan mereka
Mereka terdiam untuk beberapa saat sambil saling menatap
" Kita harus bangun !" Ucap allura sambil tersenyum, di balas senyuman manis juga oleh Aidan
" Untuk penutupan " Aidan mengecup kening dan pipi allura
Ciuman di pagi hari membuat suasana hati mereka jauh lebih baik sekarang, bahkan hampir melakukan hal yang lebih. Saat para pengawal datang Aidan pamit untuk pulang, allura mengantar nya sampai depan pagar
" Katanya kamu hampir mati, tapi sekarang kamu tersenyum seperti itu , kenapa ? Apa kau mengalami mimpi indah semalam ?" Tante Sarah memperhatikan gelagat allura yang terlihat berbeda dari kemarin malam, sadar Tante Sarah terus memperhatikan nya allura langsung pergi untuk menghindarj nya
" Hei kamu belum menjawab pertanyaan Tante ? Apa kau punya kepribadian ganda ?" Teriak Tante Sarah mengikuti allura masuk ke dalam rumah.
Sepenjang jalan aidan tidak bisa berhenti tersenyum, seolah rasa lelah dan sakit nya seketika hilang saat berciuman dengan allura.
Saat sampai di rumah Aidan jadi merasa ada yang hilang, walau pun hanya beberapa hari allura tinggal di rumah nya tapi saat allura tidak ada suasana rumah terasa berbeda.
Aidan membereskan pakaian allura yang berantakan di atas tempat tidur, pakaian kotor nya pun Aidan cuciin.
Tempat laundry Aidan kini penuh dengan pakaian allura bahkan pakaian dalam nya, Aidan hanya bisa tersenyum melihat pemandangan di depan nya sekarang.
Saat makan pun Aidan teringat saat allura makan bersamanya
" apa yang terjadi dengan ku " Aidan mencoba menyadarkan dirinya
" apa sekarang aku bucin sama allura ?" Aidan bertanya tanya sendiri,
dia mencoba menyangkal kebucinan nya itu tapi bayangan allura seolah ada di setiap sudut rumah nya itu
" ok aku akui aku memang sedang bucin sekarang " ucap nya pada diri sendiri.
****
__ADS_1
Hari ini ada rapat pemegang saham, sebagai pemegang saham terbesar tentu saja allura harus datang,
allura pergi dengan di dampingi 2 bodyguard nya, saat baru keluar mobil allura sudah mencuri perhatian banyak orang, kali ini allura terlihat seperti wanita karir yang berwibawa di balik baju setelan jas wanita berwarna pink baby di tambah dengan paras nya yang cantik menambah kesan yang wah pada nya,
tapi ada orang yang tidak senang dengan kehadiran nya di ruang rapat hari ini, tentu saja pa Alvin dia merasa terganggu dengan kehadiran allura,
karena semua perhatian dan pujian yang dia harap dia dapat kan hari ini malah tertuju pada allura, allura dengan mudah membuat para pemegang saham dan para pejabat penting di kantor terkesan padanya,
tentu saja allura si jenius sudah kembali, di tambah allura masih muda dan cantik menjadi nilai plus nya.
"Kau sangat luar biasa, kamu cerdas pesis seperti ayah mu " puji seorang direktur
" Mungkin kamu bisa menjadi pewaris perusahaan ini di masa depan, dan itu akan membuat perusahaan ini menjadi kembali berjaya !" Ucap yang lain
" Terima kasih banyak, aku akan belajar banyak hal lagi sebelum aku mengambil alih perusahaan ini !" Jawab allura percaya diri jika kedepan nya dia bisa memimpin induk perusahaan itu,
" Jangan terlalu percaya diri, mental mu saja masih labil kau sudah bercita cita-cita memimpin perusahaan ku !" Ucap pak Alvin sarkas pada allura
" Do'a kan saja yang terbaik untukku pak CEO!" Pungkas allura
" saya permisi dulu !" Allura perpamitan ke semua orang yang ada di sana.
Setelah allura pulang pun banyak orang yang masih membicarakan nya, mereka masih takjub dengan kecerdasan allura membuat pak Alvin jadi kesal karena tak ada satu pun orang yang memujinya disana.
****
Sedang Aidan dan Riko sedang sibuk menyelidiki lagi soal Richard terkait sikap nya yang kontras berbeda dari sebelum nya
" kemungkinan dia mengidap kepribadian ganda " ujar Aidan
" Apa ?" Riko tidak mengerti
" Saat bertemu pertama kali dia terlihat humbel, dia bahkan terlihat perhatian sama allura, tapi waktu itu dia mengeluh kepala nya sakit trus dia pergi ke kamar mandi sampai kita bertemu di parkiran terus dia menyerang kita tiba tiba, aku lihat dia waktu itu terlihat seperti orang berbeda " ujar nya
" Iya itu salah satunya, biasanya terdapat 2 bahkan bisa lebih banyak lagi kepribadian yang muncul di diri seseorang, satu kepribadian tidak dapat mengingat apapun yang terjadi pada kepribadian lain nya, dan semua kepribadian sangat berbeda dari kepribadian asli nya jika di lihat secara seksama saat kepribadian lain nya muncul akan terlihat seperti orang lain " jelas Aidan
" Jadi bisa di bilang Richard yang menyerang kalian bisa jadi bukan Richard yang asli ? "
" Aku tidak tahu mana Richard yang asli, yang jelas aku yakin kalau dia punya kepribadian ganda ! Tunggu dulu mungkin dia pergi ke psikolog, aku akan tanya ke teman teman ku mungkin mereka ada yang menangani nya !" Aidan segera bergegas pergi
✉️" Kamu dimana ?" Tanya allura lewat pesan WhatsApp
✉️" Aku sedang memeriksa sesuatu, apa pertemuan nya sukses ?" Balas Aidan
✉️" Tentu saja, aku jadi main event disana semua orang memujiku karena aku cantik dan cerdas "
✉️" Benarkah ? Kau sudah makan ? "
✉️" Kau tidak percaya ? Aku akan makan di rumah "
✉️" Iya aku percaya deh, oh ok hati hati di jalan yah !"
✉️" 😒, Apa yang sedang kamu periksa ?"
✉️" Sesuatu tentang seseorang !"
✉️" Siapa ?
✉️" Kau mau tahu ? Kau harus datang kerumah ku !"
__ADS_1
✉️" Baiklah aku akan datang !"
****
Allura benar benar datang ke rumah Aidan masih di kawal para bodyguard nya
" Waaah lihat siapa ini, silahkan masuk Bu !" Aidan mulai menggoda allura, allura hanya membalas dengan tatapan di ujung mata nya
" ada siapa ?" Allura melihat sepatu orang lain
" Kamu pikir kita akan berduaan ? Kamu pasti mau kita bermesraan yah ! " Aidan mencubit gemes pipi allura
" Idih " allura langsung memalingkan mukanya
" Ooh ada kamu !" Ternyata Riko juga datang
" Wahh kamu cantik sekali allura !" Riko tak mau ketinggalan terpesona dengan menapilan allura
" Sudah lah, aku mabok pujian hari ini !" Sombong nya, membuat Aidan dan Riko tertawa
" Untung beneran cantik, gak sok cantik !" Celetuk Riko
" Udah lo jangan terus liatin dia, fokus fokus sama kerjaan Lo tuh " Aidan melempar kertas kertas yang ada di hadapan nya ke Riko
" Kenapa sih lu, wajah allura bisa merefresh otak gua tau, dari tadi gua mumet liatin tulisan Mulu !"
" Ya gak boleh pokonya mah, cuma gue yang boleh liatin dia " Aidan menutup muka allura pake jaket nya
" Iih apan sih lebay banget " allura menepis tangan Aidan, Aidan pun langsung terdiam
" Aku kesini mau tahu informasi apa yang kalian dapat !"
" Oh iya, Aidan tadi pergi ke kantor nya ternyata salah satu teman nya ada yang menjadi psikolog nya Richard!" Ujar Riko
" Kenapa dia ke psikolog?"
" Dia mengalami kepribadian ganda!" Aidan langsung memotong penjelasan riko
" Apa ?"
" Iyah, dia mengalaminya sejak SMP, tapi dia tidak memberi tahu keluarga nya yang lain, yang tahu dia punya kepribadian ganda hanya Kaka nya pak Alvin "
" Apa ? Pak Alvin tahu ? Terus kenapa dia tidak memberi tahu kakek ? "
" Kita juga gak tahu, tapi Richard hanya mempunyai 2 kepribadian , kepribadian yang baik dan lembut, sedang yang kedua Richard yang arogan dan pemarah !"
" Penyebab nya kenapa ?" Allura tidak percaya dengan apa yang dia dengar sekarang, tapi itulah kenyataan nya
" Sebenarnya ini privasi pasien, kalau Richard tahu dia akan menuntut kita, mungkin karena alasan ini juga dia tidak terbuka sama keluarga nya mungkin karena dia merasa malu" Aidan ragu ragu untuk mengatakan nya kepada allura
" paman kamu mengalami pelecehan seksual saat dia SD, karena stres dia jadi pendiam terus dia mengalami pembulian oleh teman teman nya, di tambah dia selalu di tekan oleh ayah nya dan kakak kakanya untuk belajar padahal saat itu dia sedang depresi, dari depresi berat itu bisa memicu seseorang mengalami kepribadian ganda, Richard yang bandel dan suka berulah kemungkinan adalah kepribadian nya yang baru !" Jelas Aidan, mendengar hal hal yang terjadi pada paman nya dulu Allura tidak bisa berkata apa apa
" Terus apa yang harus kita lakukan ? Kita tidak bisa menuntut nya kalau begitu !"
" Itulah yang sedang kita pikirkan sekarang, kita juga tak tahu harus apa karena yang melakukan semua hal buruk itu adalah Richard yang jahat tapi Richard yang baik juga bisa kena imbas nya !"
****
Allura masih bingung Mendengar suatu hal yang sulit di terima atas apa yang di telah paman nya lalui selama ini.
__ADS_1
Allura pamit pulang, mood nya kini jadi berantakan, Aidan tidak bisa berbuat apa apa, dia hanya bisa menguatkan allura menghadapi kenyataanya sekarang,
selama perjalanan pulang allura hanya termenung, jika kajadian yang dialami Richard memang seperti itu allura jadi bimbang, antara dendam dan kasihan bercampur aduk di hatinya.