Anak jeniusku mencari ayah

Anak jeniusku mencari ayah
Bab.63 ~Tidak ada rasa


__ADS_3

"Lalu bagaimana Mba dan Mas Satya?" tanya Aliyha.


"Maksudmu?" tanya Regina balik.


"Bagaimana menurut, Mba dan Mas Satya?" jelas Aliyha.


"Apa maksudmu? Kami tidak akan meneruskan ini! Aku dan Satya akan mencari solusi, agar perjodohan ini batal," ujar Regina.


"Biarkan seperti ini, Mba. Mungkin Mas Satya adalah jodoh Mba Regina," ujar Aliyha lagi.


"Apa! Tidak Aliyha! Kami tidak punya hubungan apa-apa dan tidak punya rasa satu sama lain. Kamu jangan mengada-ada," marh Regina pada Aliyha yang seperti orang yang tidak terluka sama sekali.


"Mba, sekarang mungkin tidak ada, tapi nanyi pasti ada, jika kalian mau saling menerima. Apalagi, mas Satya dulu pernah suka sama, Mba," ucap Aliyha.


"Tidak! Kamu sudah gila Aliyha! Bagaimana mungkin aku sama Satya..., tidak! Kalian yang menjalin hubungan, apa kamu tidak merasa sakit hati?"


"Mba, rasa sakit akan ada jika aku mencintainya, tapi... selama ini aku hanya tidak ingin mengecewakan mas Satya saja. Dia sudah banyak membantuku dan Darel. Aku menerima, aku pikir rasa itu akan datang dengan sendirinya, tapi seiring berjalannya waktu rasa itu tidak pernah ada." jelas Aliyha.


"Apa maksudmu, kau tidak mencintainya?" kejut Regina.


"Bisa di katakan seperti itu." Aliyha berdiri dari duduknya.


"Kamu tidak bisa sepeeti itu Aliyha. Kamu akan mengecewakannya. Dia akan berfikir jika kau memanfaatkannya," ujar Regina. "Dan jangan bilang jika kau takut untuk melawan mama!" lanjutnya.

__ADS_1


"Tidak, Mba. Tidak! Semua yang aku katakan benar, kenyataannya memang seperti itu!" ucap Aliyha meyakinkan.


"Aliyha, berpikirlah sebelum mengatakannya. Satya sangat mencintaimu dan kau juga begitu 'kan?"


"Mba, tidak ada yang seperti itu. Aku tidak mencintai mas Satya! Aku sudah mencoba untuk menumbuhkan rasa pada mas Satya dan itu tidak berhasil."


"Aliyha kamu!" ucap Regina terduduk di kasurnya.


"Mba, mas Satya juga tau. Saat mas Satya menyatakan perasaannya padaku, aku sudah mengatakannya, jika aku tidak punya rasa padanya dan kita hanya mencobanya," jelas Aliyha.


"Tapi, Satya tidak mungkin menerima ini Aliyha." ujar Regina.


"Aku akan menjelaskan padanya, Mba. Aku akan menjelaskan pada mas Satya sampai dia mengerti."


"Mba. Tenanglah, aku akan mengurus mas Satya nanti. Mba jangan bertengkar dengan nyonya Marina. Sebenarnya, maksud nyonya Marina iyu baik, cuma caranya yang yidak benar, dia tidak memberitahu Mba sebelumnya," ucap Aliyha kemudian pamit dari kamar itu.


*


*


Di bandara, Rosa akan berangkat ke Inggris hari ini. Itu adalah keputusan, ayahnya. Luis mengirim Rosa ke Inggris untuk menjalankan bisnisnya di sana. Rosa masih sering memikirkan Daniel, walaupun dia hanya memanfaatkan Daniel untuk memenuhi gaya hidupnya karena sang ayah yang tidak memblokir seluruh akses keuangannya, namun Rosa pernah merasakan kebaikan-kebaikan Daniel di awal-awal pernikahannya. Tidak bisa dipungkiri jika pernikahannya hancur karena ulahnya dari awal dan sekarang dia pun merasa kehilangan.


Rosa pergi menaiki pesawat dengan segala perasaannya yang campur aduk.

__ADS_1


"Semua sudah terlanjur, tidak ada gunanya lagi menengok ke belakang!" seru batin Rosa dan meneruskan langkahnya ke dalam pesawat.


*


*


Satya sudah mengetahui jika Aliyha telah kembali, namun dia belum siap untuk menghubungi Aliyha. Satya sedang mencari cara untuk menjelaskan pada Aliyha tentang perjodohannya dengan Regina, dia sangat takut jika Aliyha akan salah paham pada mereka.


Satya tidak tahu, jika Aliyha sudah mengetahui semuanya dari Regina dan bagaimana reaksinya saat mengetahui hal itu.


Dreettt dreettt dreettt dreettt


Suara ponsel Satya, dan tertera nama My Aliyha, di layar ponselnya.


.


.


.


.


Maaf, ya... Upnya sedikit🙏

__ADS_1


__ADS_2