
Sekolah Meisya , Reisya
Waktu terus berjalan , semua melakukan aktivitas nya masing – masing , 1 bulan lagi mereka akan mengikutin ujian semester ganjil , tapi satu bulan sebelum ujian , sekolah – sekolah mengadakan lomba ( Cup / pertandingan antar sekolah ) .
Roomchat
"Hai guys , gw punya berita baik ." Meisya
"Hmm berita apaa Mei ?."Aldi
"Gw denger – denger sekolah kalian bakalan adain cup ." Meisya
"Iya , sekolah kalian ikut ? ." Raihan
"Iya sekolah kita memang ikut dan nanti gw sama Reisya bakalan nonton ." Meisya
"Ahh benarkah ? ."Clarisya
"Iya bener , see u next week ." Reisya .
"Ahh pasti bakalan seru kalau kita ngumpul bareng lagi ." Clarisya
"Iya , kapan lagi , kita sekarang bisa manfaatin cup ini buat habisin waktu bareng ." Meisya
"Hmmm gw jadi gak sabar ni ." Clarisya
"Sama gw juga ." Reiysa
"Pokok nya kita harus bareng terus yah klau kalian kesini ." Clarisya
"Siap ." Meisya, Reisya .
Kantin sekolah Meisya .
“Hai Mei , Reisya “ sapa Fiko
“Hmm hai” – Jawab keduanya
“Ehm bole gak gw duduk disini ?” tanya Fiko
“Bole “ jawab mereka bersamaan dengan nada yang sangat datar
"Ehm gw bole nanya gak ?." ucap fiko ragu
"Hmm tanya apa ?." ucap Reisya tanpa basa basi
"Cowo yang sering jemput kalian siapa sih , kalau bole tau ? ." tanya Fiko ragu
"Yang mana yah – tanya Meisya mengingat ." ingat siapa yang di maksud Fiko
"Oh , mereka sahabat kita kenapa emang ."tanya Reisya yang mengerti siapa maksud Fiko
"Hmm sahabat ? .. deket banget yah kalian ?." tanya Fiko
"Iya , kenapa emangnya ." tanya Meiysa
"Hmm gak kok , yauda gw cabut dulu yah , maaf udah ganggu makan siang kalian , have a nice day ." Reisya
"Oke bye ." Ucap keduanya .
__ADS_1
"Hmmm keknya ada yang aneh sama Fiko , dari yang gw liah sih , sepertinya dia menyukaimu Reisya ." Ucap meisya setelah kepergian Fiko
"Dia bukan tipe gw ." ketus Reisya kepada Meisya .
"Hmm , emang tipe lu kayak apa ." tanya Meisya ingin tahu .
"Kayak Aldi , Raihan , Reno ." ucap Reisya
"Hmmm emang lu gak tertarik sama Fiko ." tanya Meisya kepada sahabatnya karena merasa penasaran .
"Gak ." singkat Reisya
"Kenapa ." Kepo Meiysa
"Dia badboy dan suka membuat ulah , dia pengurus kelas tapi gaperna kasi contoh yang baik makanya gw gasuka sama dia , tapi gw akui Fiko emang ganteng , tapi gw butuh cowo yang baik kayak 4 makluk berjenis kelamin cowo itu ."ucap Reisya tegas
"Hmmm siapa 4 makluk itu , apa dia makhluk halus ." tanya Meisya
"Bukan ." Reisya
"Terus ." tanya Meisya penesaran .
"My dad , and my best partner Aldi , Raihan , Reno ." Ucap Reisya bangga
"Ohhh ." ucap Meisya mengerti
Dari balik tembok Fiko mendengar itu semua dan dia memutuskan untuk berubah menjadi lebi baik lagi , karna dia sangat menyukai Reisya dan dia yakin kalau dia mau berubah pasti Reisya juga akan berubah untuk sedikit demi sedikit membuka hati terhadap dirinya .
Seminggu setelah itu Fiko tampak mulai berubah , mulai dari cara berpakaian yang tampak lebih rapi , datang sekolah juga mulai tepat waktu , selalu sopan terhadap yang lain dan gak perna berula .
Reisya , lu liat perubahan Fiko gak si ? .. kesambet apa dia kok bisa berubah gitu yah -ucap Meisya kepada Reisya
"Baiklah . " jawab Meisya pasrah .
Tiba tiba ...
"Hai Mei , Rei kalian nanti ikut juga kan nonton cup ? ." Ucap Fiko
"Hmm iya ." ucap Meisya singkat , sementara Reisya sibuk dengan Hp nya
"Kita berangkat bareng aja yuk , gimana ?."tanya Fiko
"Gak ." tolak Reisya
"Hmmm ." Meisya menjadi tidak enak dengan Fiko
"Gak bagus nolak kebaikan orang lain Rei ."ucap Meisya meingatkan sahabatnya
"Hmm , maaf tapi gw bawah mobil , Meisya juga bawah mobil ." ucap Reisya yang menyadari kesalahannya
"Iya tak apa – apa , yaudah gw ke kantin dulu yah ." ucap Fiko berusaha untuk senyum dan meninggalkan mereka
"Gw gasuka sama orang yang caper Mei ." ucap Reisya singkat dan tajam .
"Hmmm iya gw tau kok , tapi setidaknya elu ngelihat sedikit kebaikan dalam diri Fiko , cobalah ilangin penglihatan buruk lu le Fiko ." ucap Meisya mengingatkan tapi sahabatnya tetap diam .
"Gw bukannya mau ngebelain Fiko di depan lu Rei , tapi lu gak bole terus menerus melihat orang dari sifat buruknya , kasi dia satu kesempatan buat deket sama lu ." ucap Meisya dengan senyum sambil mengacak- acak rambut Reisya .
"Hmm maksud lu apaan si , dasar gajelas ." Ucap Reisya
__ADS_1
"Hmm lu gak usa pura – pura lupa kalau sebenarnya Fiko suka lu ."ucap meisya menggoda Reisya karna dia tau sahabatnya ini sedikit merasa bersalah kepada Fiko dan dia hanya ingin membuat sahabatnya mengerti kalau tidak bole menilai orang lain dari sisi buruk saja tapi coba nilai dengan kebaikan yang orang itu lakuin .
"Hmmm tau ah cape , kantin yuk laper ."ucap Reisya mengahlikan
"Hmm baik ." jawab Meisya pasrah saja .
"Ehm dari sini kita jadinya naik mobil siapa ." tanya Meisya kepada Reisya dalam perjalanan ke kantin
"Naik mobil lu aja , gw nanti minta supir buat ambil mobil di sekolah ." ucap Reisya
"Terus lu pulang naik apa ." tanya Meisya
"Gw bisa naik taksi kok , elu gak usah kawatir ." ucap Reisya melihat temennya kebingunan
"Oke deh , eh btw lu mu pesen aapa ."– tanya Meisya
"Hmm gw ayam bakar satu sama nasinya , terus air mineral dua ." ucap Reisya
"Ehmm mba saya pesen 1 paket ayam bakar , 1 nasi goreng extra sosis , 1 porsi sosis goreng , 1 kentang goreng sama 3 air mineral yah ." ucap Meisya kepada kasir dengan sopan dan ramah .
"Oke pembayaran menggunakan uang cash atau debit ? ." tanya mba kantin
"Ehm cash aja deh , berapa yah ? " tanya Meisya kepada kasir .
Ayam bakar paket 35rb
Nasi goreng extra sosis 28rb
1 porsi sosis goreng 15rb
1 porsi kentang goreng 19 rb
3 air mineral 15rb
Total semua 112 rb – ucap mba kantin setelah menyebutkan kembali pesanan dan juga total harga yang harus di bayar .
Oke , Reisya mengeluarkan uang 120rb , kemudian mereka mencari tempat duduk .
"Hai kalian pesen apa ."ucap Fiko
"Makanan minuman ."ucap mereka bersamaan
"Emm gw mau bareng kalian aja deh ke tempat cup bole gak ." ucap Fiko terus terang tanpa rasa malu sedikit pun .
"Bukannya lu bawah mobil ." ucap reisya kesal tidak ingin menerima permintaan dari Fiko .
"Iya tapi gw pinjemin ke anak yang gpunya kendaraan , kasian juga harus naik angkot mereka ." ucap Fiko mencari alasan .
"Hmmm, siapa suru di kasi pinjem ." ucap Reisya acuh dan tetap saja cuek .
"Bole kok tenang aja ." ucap Meisya
"Serius gak apa – apa ?." tanya Fiko melihat Reisya
"Iya teneng aja gak apa – apa kok , kita seneng juga kalau lu bisa bantuin yang lain tapi kapan – kapan lu pikirin dulu konsekuensi dari keputusan lu ." tegas Meisya tidak ingin di bantah lagi .
Bagaimana apakah nanti menurut kalian Reisya akan membuka hati untuk Fiko , dan apa Fiko akan bertahan dengan sikap dingin Reisya terhadapnya , Bagikan komentara kalian mengenai episode kali ini , berikan masukan terus yah , dan semangat untuk menulis , serta jangan lupa buat vote , like dan share .
Marah-marah nanti jatu cinta hayooo , coba ada gak yah abis benci jadi cinta hahahah . candaa yah biar seru .
__ADS_1