
Supermarket .
“Dengarkan baik – baik saya sudah berusaha untuk berbuat baik tapi anda tidak bisa di ajak kerja sama . “ ucap Clarisya tenang dan penuh penekanan di setiap kalimat .
“ Untuk apa aku bekerja sama dengan anak yang tidak tahu diri . “ ucap bapak tersebut dengan suara lantang sehingga semakin menyita perhatian sekitar .
“ Jaga bicara anda tuan , anda tidak tau dengan siapa anda berhadapan . “ ucap Aldi dengan suara yang tak kalah tinggi , terlihat jelas Aldi tampak emosi dengan orang yang ada di hadapannya .
“ Hahaha anda pikir saya takut dengan kalian , dan kau anak perempuan , janganlah menjual diri untuk membeli barang – barang ini . “ ucap bapak tersebut dengan nada meremehkan dengan senyum mengejek .
“Maksud anda apa tuan ? . tanya Clarisya tenang dan mengeritkan dahi mendengar ucapan bapak - bapak tersebut , karena Clarisya sendiri tidak mengerti maksud dari ucapan orang yang ada di hadapannya saat ini .
“Yah pasti kamu mengajar dua laki – laki ini untuk berbelanja dan setelah itu kau mau menjual diri bukan hahaha dasar murahan . “ ucap Ibunya dengan sinis dan sangat senang berhasil memojokan Clarisya yang dia rasa menjadi pusat perhatian di supermarket karena kecantikan , ibu – ibu itu sebenarnya hanya sirik dengan kecantikan Clarisya dan membuat Clarisya terpojok , dia sangat puas karena berhasil memojokan Clarisya .
“ Hahahah sudah cukup dengar ini baik – baik . “ ucap Clarisya sambil mengangkat hpnya dan menakan petujuk speaker agar semua orang yang ada di sekitar nya mendengar dengan jelas , ada senyum sinis penuh kemenangan di muka Clarisya saat ini .
Daddy Clarisya : Hallo tuan Reza , selamat malam .
Pria asing : siapa kamu , kenapa kamu tahu nama ku .
Daddy Clarisya : Bisakah kau sopan dengan putri ku .
Pria asing : Hahaha anda pikir anda siapa .
Daddy Clarisya : Ahhh kau sangat tidak tahu malu tuan , kau akan menyesal setelah ini .
Daddy : Maaf sayang , daddy gabisa urus orang ini sekarang , lakukan apa mau mu , keputusan mu adalah keputusan ku .
__ADS_1
Setelah itu daddy Clarisya langsung mematikan telepon .
“Mulai besok anda tidak usah bekerja lagi tuan . “ ucap Clarisya sambil berjalan ke arah kasir di ikutin oleh kedua temannya .
“ He anda pikir anda siapa haaa , berani – beraninya memerintahku . “ ucap bapak itu tidak terima .
“ Kau mau tau aku siapa ?.. “ ucap Clarisya sambil tersenyum manis dan membuat istri dari bapak itu marah dan semakin menggila .
“Hei kenapa kamu tersenyum seperti itu apa anda ingin mengoda suami saya , dasar murah . “ ucap ibu asing sambil melotot dan memaki Clarisya .
“ Hahahahhahaha , perkenalan saya Clarisya putri tunggal frico sijaya , apa anda sudah puas . “ ucapnya Clarisya sambil berbisik dan seketikan membuat bapak – bapak itu pucat pasi mendengar nama bosnya di sebut , setelah itu Clarisya tampak tersenyum manis tapi terlinhat menakutkan .
“ Hahaha jangan mengaku – ngaku nona . “ ucapnya dengan senyum meremehkan Clarisya , sepertinya bapak tersebut masih belum menyadari bahwan Clarisya bukan lawan yang sepadan untuknya .
“Terserah saja , aku sudah memperingati , ingat yah jangan menyesal tuan . “ jawab Clarisya santai karena dia sudah menang jadi tak perlu menjawab .
Cih pasti dia gak mampu bayar , dasar wanita sombong , batin karyawan tersebut
“ Hmmm sebentar . “ ucap Clarisya sambil membongkar tasnya untuk mencari dompet di dalam tasnya , belum ketemu dia sudah mendapat makian dari orang yang berada dekat dengannya yang tak lain adalah kasir .
“Makanya kalau tidak mampu gak usah belanja disini mba , ambil banyak – banyak tapi ga mampu bayar , malu – maluin . “ ucap kasir tersebut merasa kesal .
“ Hahaha malu – maluin . “ sindir ibu asing lagi , melihat Clarisya yang tak kunjung menyelesaikan pembayaran .
“Jaga bicara anda kalau masi mau bekerja disini mba , saya sedang dalam mode on marah , dan saya pastikan besok mba tidak usah repot – repot bekerja disini . “ ucap Clarisya setengah melotot dan emosi karena di anggap tidak mampun untuk membayar bayar belanjaan .
“Cihh , bayar saja dulu kalau mampu . “ ucap Karyawan tersebut tetap tidak memperdulikan ancaman pembelinya .
__ADS_1
“Ini saya bayar pake ini . “ Clarisya menyerahkan black cardnya , setelah menemukan kartu yang terselib di dalam dompet .
“ Hahaa dari mana anda mendapatkan kartu mainan ini nona , anda memiliki berapa ? .. tanya Kasir tersebut sambil tertawa dia menggap kartu yang di berikan adalah kartu mainan .
“ Oh ini ? .. Saya punya satu , daddy satu dan mommy saya juga punya satu . “ ucap Clarisya dengan senyum bangga dengan suara yang sengaja di tinggikan agar orang yang bergosip ria tentang dirinya bisa merasa di tampar oleh kalimatnya .
“Cepat selesaikan transaksinya mba kami buru – buru , dan selamat hari ini adalah hari terakhir anda bekerja disini . “ ucap Raihan yang sudah berusaha tenang di samping Clarisya .
“Baiklah . “ ucap kasir tersebut karna dia mengira kartu yang dia pegang adalah mainan tapi tidak di sangka pembayaran selesai dan mukanya berubah pucat .
Hahaha hahaha hahahah bakan Clarisya bisa menggunakan kartu tersebut untuk menutup supermarket khusus untuk dirinya berbelanja , tapi Clarisya pikir itu hanya untuk orang yang kampungan saja yang gila pujian dan menurutnya itu hal rendahan dan dia tak akan mau melakukannya .
“ Maafkan atas tindakan saya barusan , saya masi menginginkan pekerjaan ini . “ ucap karyawan tsb .
“Baiklah , jangan di ulangi lagi “ jawab Clarisya santai sambil tersenyuk kecil .
“Tidak bisa , karyawan seperti anda tidak bisa bekerja disini anda terlalu angkuh dan berani mengatai sahabat saya . “ Ucap Raihan tegas sambil mengambil belajaan .
“Hahaha tuh rasain . “ ucap Aldi meledek kasir tersebut dan langsung berjalan mengikuti langkah Clarisya yang sudah lebih dulu .
“Mba maaf saya tidak bisa mengubah keputusan sahabat saya yang sudah muthlak begitu . “ ucap Clarisya sambil tersenyum dan berlalu pergi , tapi dia berhenti dan kembali lagi .
“ Anda tidak perlu lagi bekerja besok tuan , anda sudah resmi di pecat , ambilan barang – barang anda besok . “ ucap Clarisya dingin kepada bapak – bapak yang menghina nya .
Setelah sumua selesai Clarisya kembali ke rumahnya untuk beristirahat karna besok akan ke puncak .
Anak orang kaya mau di lawan kalah deh hehehe , makanya buat orang - orang jangan suka memandang orang dari covernya saja , kalau belom kenal jangan main labrak - labrak , eh kan kebukti kalau yang di remehkan bukan musuh yang bisa di remehkan , tapi sayang banget udah telat buat nyadari .
__ADS_1
Buat kalian terus dukung dan baca novel karya ku yah "Anak orang kaya " . jangan lupa buat beri dukungan kalian dengan cara memberikan komentar positif dan membangun serta like untuk novel ini , buat yang belum vote , sekiranya mau mendukung melalui cara Vote juga yah . terima kasih senang bisa menghibur kalian semua .