
Sudah 3 bulan sekarang sejak tidur panjang nya Reisya dan kematian Meisya , hari ini adalah hari dimana terakhir sekolah sebagai siswa kelas 10 , karena besok libur sekolah akan tiba , biasanya Kelima sahabat ini sudah menentukan liburan mau kemana saja dan mau ngapain saja , biasa nya hari terakhir mereka sekolah akan menjadi hari paling heboh untuk mereka , mereka akan berangkat ke supermarket untuk membeli segala kebutuhan selama liburan , tiket pesawat dan hotel biasa semua sudha siap dan mereka tinggal berangkat menikmati libur sekolah , libur yang mereka tunggu - tunggu setiap hari nya .
"Hari ini , hari terakhir sekolah ." ucap Clarisya sambil tersenyum sedih .
"Hmmm , biasa ." ucap Aldi terhenti seola tak mampu lagi untuk melanjutkan setiap kata .
"Sepertinya kita harus liburan ." ucap Raihan .
"Hmmm , aneh yah sekarang ." ucap Clarisya sambil meneteskan air mata .
"Iya , kemarin dunia sangat indah dan dengan mudahnya semua berubah , sekarang kehidupan kayak hitam putih , sekarang kita tinggal bertiga , entah kapan kita bisa kembali kayak dulu ." ucap Raihan sambil menundukan kepala .
"Gimana kalau kita ke bali aja ." ucap Aldi memberi saran .
"Boleh juga ." jawab Clarisya .
"Baiklah yuk kita balik sekarang ." ucap Aldibl kepada kedua sahabatnya .
"Yukk "jawab keduanya bersamaaan .
Semua mungkin sudah berubah mereka tidak sama seperti dulu lagi , seolah semua mati begitu saja rasanya susah untuk bangkit .
Di dalam mobil tiba - tiba terdengar .
"Jangan dulu pergi "
Daun-daun yang berjatuhan
Yang ditiup angin malam
Seperti itulah kisahku
Sedang merindukanmu
Bagaikan tetesan sang embun
Tak letih membasahi pagi
Seperti itulah kasihku
__ADS_1
Kau selalu di hati
Jangan pergi, jangan dulu pergi
'Ku menyerah, 'ku membutuhkanmu
'Ku bergelut dengan rasa sedih
'Ku 'kan selalu merindukanmu
Jangan pergi, jangan dulu pergi
'Ku menyerah, 'ku membutuhkanmu
'Ku bergelut dengan rasa sedih
'Ku 'kan selalu merindukanmu
Jangan pergi
'Ku menyerah, 'ku membutuhkanmu
'Ku bergelut dengan rasa sedih
'Ku 'kan selalu merindukanmu
Rumah .
Clarisya sudah sampai di rumah dan memutuskan untuk beristirahat , tapi sebelum nya Clarisya memutuskan untuk membersihkan badan dan ganti baju .
"Clar . " terdengar suara seseorang memanggil Clarisya .
"Siapa ?" tanya Clarisya seperti kenal dengan suara tersebut tapi dia tak mengingat siapa pemilik suara tersebut .
"Berhentilah bersedih Clar , biarkan gw tenang di tempat gw , jangan menangis terus ." ucap wanita tersebut .
"Mei , apa itu lu ?" tanya Clarisya meneteskan air mata .
"Jangan sedih terus , maafin gw gabisa sama - sama terus sama kalian ." ucap Meisya dari sebrang jalan .
__ADS_1
"Apa lu sudah kembali lagi Mei , jangan pergi lagi Mei ." ucap Clarisya berbinar - binar .
"Gw selalu ada di hati lu Clar , berhenti jadi gadis yang cengeng , maafin gw . " ucap Meisya meneteskan air mata .
"Jangan pergi lagi Mei , gw mohon , jangan tinggalin gw lagi ." ucap Clarisya dengan suara serak .
"Waktu gw gak banyak Clar , sampain salam gw buat Raihan dan Aldi , bilangin ke mereka kalau gw udah tenang disini . " ucap Meisya dengan senyum manisnya .
"Kenapa lu harus ninggalin kita Mei , apa elu udah gak sayang sama gw , please gw pengen peluk elu , kasih gw kesempatan sekali saja ." ucap Clarisya sambil menangis .
"Gw bakalan meluk elu Clar , tapi janji lah lu bakalan kembali lagi kayak dulu jadi gadis yang ceriaa dan berhenti bersedih karena gw ." ucap Meisya sambil meneteskan air mata nya .
"Janji , yah gw janji , tapi gw mohon peluk gw Mei pleaseee . " jawab Clarisya dan tiba - tiba ada jembatan penghubung antara Clarisya dan Meisya , Meisya berjalan dan menghampiri Clarisya .
"Terima kasih Clarisya kamu adalah sahabat terbaik ku , kalian adalah sahabat terbaik ku , maafin aku Clar , waktu ku tidak banyak lagi , sampaikan salam ku untuk mereka semua Clar , bilang kalau gw udah bahagia , dan lu , Aldi sama Raihan juga harus bahagi Clar , Maafin gw yang gak bisa terus menerus ada sama lu , tapi lu harus yakin kalau gw ada di hati lu terus ." ucap Meisya sambil memeluk tubuh Clarisya dan semakin lama tubuh Meisya dan Clarisya memudar waktunya sudah habis untuk mereka bertemu .
Tiba - tiba saja Clarisya terbangun dan di depannya ada Raihan dan Aldi .
"Aldi , Raihan ." ucap Clarisya yang langsung di peluk oleh kedua sahabatnya .
"Apa lu baik - baik saja ? " tanya Raihan .
"Gww , gww baik - baik saja ." jawab Clarisya stengah menahan tangis .
"Al , Rai tadi gw ketemu Meisya dia bilang kalau dia udah bahagia disana , katanya dia bilang selamat ulang tahun buat lu Rai , dan dia minta kita buat bahagia tabpa dia ." ucap Clarisya sambil menangis kembali .
Deg deggg seketika jantung kedua sahabatnya seolah berhenti dan menatap instens kepada sahabatnya Clarisya .
"Apa yang dia katakan pada mu ." tanya Raihan dengan sua begetar .
"Dia hanya berkata untuk aku berubah dan menitipkan salam untuk kalian dan katanya dia juga sudah bahagia di tempat nya , jadi kita tak perlu bersedih lagi mulai sekarang ." ucap Clarisya meyakinkan sahabatnya .
Akhirnya sekarang Clarisya bisa menerima kenyataan , tidak semua yang di inginkan dan yang dia sayang , harus berada dekat dengannya terus , di tinggalkan oleh sahabatnya untuk kebaikan sahabatnya membuat Clarisya sadar kalau Meisya masih hidup mungkin sahabatnya tersebut akan menahan sakit , berjuang melawan sakit di badannya dan Clarisya hanya bisa berdoa untuk itu , tapi bersyukur sekarang Meisya sudah berada pada tempatnya , tempat yang layak untuknya .
Dari thor untuk kalian .
"Jika kalian akan tetap keras dalam pendirian kalian , maka kalian tidak akan bisa melihat sisi lain dari keputusan yang kalian ambil , ada saatnya pertemuan di akhiri oleh perpisahaan , tak semua orang bisa menerima garis takdir tapi sebagian orang mulai memahami tak semua yang kita cintai harus berada di samping kita , mungkin dia yang jauh di sana bisa lebih bahagia dan bisa saja di menjadi sedih karena melihat kita sendiri , kasih sayang dan perhatian yang dapatkan dan di berikan , bisa di ganti melelui kasih cinta ulurkan semua itu melelaui doa yang tulus , karena ketika kau mengetuk pintu hati Tuhan mu maka disitu dia akan membukanya dan mempersihlakan dirimu .
Untuk kalian yang di tinggal oleh orang terkasih , bersabarlah mungkin untuk saat ini di anatara kalian masih belum bisa ikhlas menerima garis takdir tapi lambat laun pasti semua akan baik - baik saja , cukup untuk berdoa dan yakin pada Tuhan .
__ADS_1