
Waktu seolah berputar begitu cepat Clarisya , Aldi dan Raihan sudah menyelesaikan masa sekolah mereka . Fiko juga sudah menyelesaikan sekolahnya Fiko memutuskan untuk pindah keluar negeri setelah kepergian sang kekasih untuk selamanya .
Pagi hari di mension mewah keluarga wijaya .
"Clarisya bangun sayang . " ucap mommy Klara sambil menggoyang - goyangkan badan putrinya .
"Clarisya ini udah jam stengah tujuh loh , nanti kamu terlambat ." ucap Klara yang langsung membuat Clarisya terbangun dari mimpi indah nya .
"Astaga kenapa gak bangunin dari tadi sih mom ." ucap Clarisya panik dan langsung meninggalkan mommy nya yang hanya bisa menggeleng - gelengkan kepala .
Sekitar 30 menit akhirnya Audy selesai mandi dan bersiap , Audy tampak sudah selesai dengan make up tipis dan keperluan kuliah .
"Pagi ." teriak Clarisya antusias membuat yang ada di ruangan makan menatap nya .
"Ayo sayang , sarapan dulu ." ucap mommy Klara .
"Hmmm , Clarisya bawa bekal aja tolong siapin tiga yah ." ucap Clarisya pada bibi yang ada di dekat meja makan .
"Loh sayang kok tiga , buat siapa dua nya ?" tanya mommy Klara pada putrinya setelah bibi selesai membungkus bekal untuk putrinya .
"Satu buat Clarisya , satu buat Raihan dan yang satu juga buat Aldi ." ucap Clarisya sambil tersenyum .
"Oke semua , Clarisya berangkat dulu yah , supir Clarisya udah di depan takut kena ceramah , byee ." ucap Clarisya sambil berlalu pergi , yah mereka sudah tau siapa yang di maksud oleh Clarisya tak lain dan tak bukan adalah Raihan .
Clarisya langsung menaiki mobil sport milik sahabatnya , setelah melihat sahabatnya sudah memasang sabuk pengaman akhirnya Raihan langsung menjalankan mobil tanpa bersuara karena sahabatnya tidak terlambat .
Selama stengah jam perjalanan akhirnya
mereka sampai juga di kampus , salah satu kampus yang menjadi incaran anak yang baru menyelesaikan SMA tapi hanya orang yang berduit yang mampu bersekolah di kampus ini dan orang yang dari kalangan bawah adalah mahasiswa / mahasiswi yang mendapat beasiswa .
Siapa yang menyangka Clarisya , Aldi dan Raihan mendapat beasiswa dan uang yang harusnya mereka gunakan untuk membayar uang kuliah mereka tabung di tabungan khusus tanpa sepegetahuan orang tua masing - masing .
Clarisya dan Raihan sudah tiba di kampus dengan menggunakan mobil sport berwarna merah milik Raihan , Clarisya bukan tidak mampu membeli mobil tapi karena tak di ijinkan membawa mobil sendiri jadi mau tak mau Clarisya hanya bisa pasrah dititipkan kepada sahabatnya Raihan .
Setelah memarkirkan mobil , Clarisya dan Raihan tampak turun dari mobil , kedua nya tampak menjadi pusat perhatian bahwasaannya Clarisya dan Raihan adalah maba atau mahasiswa / i baru , tak selang beberapa lama sekitar hampir tiga menitan tiba - tiba saja ada mobil yang sama dengan mobil Raihan memasuki area kampus hanya saja berbeda warna .
"Hmm , seperti nya itu Aldi ." ucap Raihan ketika melihat mobil Aldi memasuki area kampus .
"Yah ." jawab Clarisya singkat sambil memainkan hp .
Ketika Aldi turun , banyak mata yang melihat ke arahnya sama seperti melihat ke arah Raihan dan Clarisya tadi nya .
"Hai ." ucap Aldi datar setelah sampai di depan Clarisya dan Raihan .
"Hmm ." dheman keduanya yang tak kalah datar .
__ADS_1
"Masuk yuk ." jawab Aldi sambil menarik tangan Clarisya .
Tangan Clarisya di pegang di sisi kiri dan kanan seperti di apit oleh kedua orang tua sehingga membuat Clarisya sedikit jengkel dengan sifat kedua sahabatnya yang over posesif .
"Hai , bole nanya ruang dekan dimana yah ?" tanya Clarisya pada salah satu mahasiswa .
"Lurus nanti belok kanan , nanti keliatan kok papan nama di depan pintu ." jawab mahasiswa sambil tersenyum ramah .
"Thanks ." jawab Clarisya datar sambil berlalu pergi di ikuti dengan dua sahabatnya .
Tok .. tok .. tok .
"Masuk ." ucap pria paruh baya .
"Maaf pak , menggangu ." ucap Clarisya datar tapi tetap sopan .
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya pria paruh baya yang tak lain adalah dekan .
"Saya Clarisya ini Aldi dan Raihan kami maba baru yang ijin selama ospek karena masih di paris ." ucap Clarisya to the point .
"Oke baiklah , mari ikut saya ." ucap dekan sambil berjalan menuju kelas tiga sahabat tersebut .
Mereka berjalan menuju ke kelas mengikuti dekan , berjalan di koridor banyak pasang mata yang melihat karena tidak biasa nya dekan mengantar mahasiswa baru .
"Ini kelas kalian ." ucap dekan pada ketiga maba baru .
"Ternyata mereka bisa tersenyum juga ." batin dekan tersebut sambil menganggukan kepala .
Tok .. tok
Tak lama kemudian keluar dosen yang sedang mengajar .
"Selamat pagi pak , mereka adalah ketiga mahasiswa baru yang kebetulan mengambil ijin sewaktu ospek ." ucap dekan ramah .
"Selamat pagi pak , terima kasih sudah mengantar mereka pak ." ucap dosen tersebut dengan sopan .
"Baik saya permisi dulu ." ucap dekan sambil berlalu pergi .
"Baiklah , kalian tunggu disini sebentar ." ucap dosen stelah dekan sudah tak terlihat .
"Baik ." jawab ketiganya datar tapi tetap berlaku sopan .
"Baiklah kalian kedatangan teman baru , silakan masuk ." ucap sang dosen mempersilakan Clarisya , Raihan dan Aldi masuk .
Ketiganya masuk mulai dari Clariysa , Raihan lalu di susul Aldi .
__ADS_1
"Silakan perkenalkan nama kalian masing - masing ." ucap dekan pada ketiga sahabat tersebut .
"Hi , nama gw Clarisya ." ucap Clarisya datar tanpa ekspresi .
"Hi , gw Aldi ." ucap Aldi tak kalah datar dari Clarisya .
"Hi , gw Raihan ." ucap Raihan dengan wajah datarnya .
"Baiklah kalian bisa duduk di kursi yang masih kosong ." ucap dosen mempersilakan .
"Baik ." jawab ketiganya bersamaan .
Akhirnya pelajaran pertama pun di mulai , setelah menunjukan pukul 11 atau lebih tepatnya kurang lebi tiga jam berada di kelas akhirnya pelajaran pun selesai , mahasiwa / mahasiswi berbondong - bondong untuk ke kantin atau bahkan ke perpustakaan .
"Gw bawain makanan ." ucap Clarisya pada sahabatnya .
"Thanks ." jawab keduanya sambil tersenyum hangat .
"Yuk ke kantin ." ucap Aldi pada sahabatnya .
"Yukk ." jawab keduanya sambil berlalu pergi .
Selama perjalanan ke kantin banyak yang memperhatikan mereka dengan tatapan iri dan kagum .
"Wah liat cakep banget , bening enak bener di liat ." ucap mahasiswa A .
"Huss , lu gak liat tu ada dua singa cuy di sampingnya ." jawab temannya B .
"Ha ha ha iya , serem cui liat aja muka mereka datar kek es batu jadi gak usah macem - macem ." ucap mahasiswa D memberikan nasehat .
"Ha ha ha siapa juga yang mau macem - macem ." jawab mahasiswa A .
Yah begitulah desas desus mahasiswa yang melihat kecantikan Clarisya dan banyak yang terpesona .
Sedangkan mahasiswi lain sibuk membicarakan dua pangeran es .
"Wahhh liat tuh ganteng banget ." ucap mahasiswi C .
"Mana , astaga sejak kapan kampus kita ada pangeran ." jawab temannya A .
"Hmm , kayaknya mereka maba deh , gw juga baru pertama lihat ." ucap mahasiswi D.
Ternyata banyak yang terpesona dengan ketampanan dua pria es dan tak kalah banyak yang terpesona dengan kecantikan Clariysa .
Ini adalah lanjutannya , tadi nya thor mau lanjutin tanggal 10 April tapi karena pengen senengin kalian akhirnya tetap up juga , semoga kalian betah dengan kelanjutan cerita ini , terima kasih atas waktu luang dalam membaca novel ini .
__ADS_1
Harap bantu
VOTE , VOTE , VOTE , VOTE TOLONG BANGET BUAT VOTE , VOTE , VOTE AKU HANYA MINTA BUAT KALIAN BANTU VOTE SAJA TIDAK LEBIH JADI SAYA HARAP KALIAN MAU DAN BERKENA MEMBERI VOTE , SALAM HANGAT DARI SAYA UNTUK KALIAN YANG SELALU SETIA BUAT NGEBACA KARYA KU SEMOGA TAK BOSEN - BOSEN , LOVE U ALL :)