
Ketika orang yang disebut-sebut sebagai anak baru atau maba masuk ke dalam ruangan kelas, saat itu juga Carisya dan Raihan tampak diam membeku, apalagi Clarisya matanya tampak sangat kosong berbeda dengan Raihan,tatapan Raihan sangat sulit untuk diartikan.
"Langsung saja kalian perkenalkan nama kalian masing-masing." Ucap dosen tersebut.
" Perkenalkan nama saya Fiko."
" Perkenalkan nama saya Reno."
Sampai sampai disini ada yang masih mengenal mereka, apa masih ada yang mengingat mengenai kedua sosok tersebut, dan siapa mereka berdua, kalau masih ada yang Ingat kalian boleh komen di bawah ya.
" Apa ada yang ingin ditanyakan ?" Tanya pak dosen tersebut.
Semua mahasiswa-mahasiswi yang berada di ruangan tersebut tampak hanya diam saja,karena sejak mahasiswa baru tersebut masuk ke dalam ruangan, tetapan mahasiswa tersebut tidak lepas dari Clarisya dan Raihan.
Banyak yang merasa penasaran dengan siapa sebenarnya mahasiswa baru tersebut, apa dengan Clarisya dan juga Raihan, tatapan mereka sangatlah berbeda dari pada biasanya.
__ADS_1
Lagi dengan tatapan Raihan yang seolah sangat sulit untuk di artikan, yang berani berbicara ketika mendapatkan Hawa dingin atau ora dingin yang dikeluarkan oleh Raihan.
"Baiklah, jika tidak ada yang mau bertanya, kalian bedua bisa duduk di samping Clarisya dan Raihan." Ucap dosen tersebut, kebutulan mata dosen tersebut menatap samping kanan dan samping kiri Clarisya dan Raihan kosong, maka daripada itu dosen tersebut meminta kedua maba untuk duduk di samping kiri kanan Raihan dan Clarisya.
Mendengar penuturan dari dosen tersebut, Clarisya dan Raihan saling adu pandang, dan pada akhirnya Clarisya berbicara lebi dulu tapi bukan berbicara kepada Raihan.
"Ken, kita tukeran tempat duduk, bole ?" Ucap Clarisya sambil menatap tajam kepada Kenzo yang berada di pojok.
"Bo bole sya." Jawab Ken terbata melihat tatapan Clarisya yang tak sepertinya.
" Clarissa emang ada apa, kenapa kamu mau minta untuk tukar tempat duduk dengan Ken ?" Tanya dosen tersebut.
"Tidak apa-apa Pak." Ucap Clarisya sambil tersenyum.
Raihan pun mengikuti Clarisya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun, suasana kelas sangatlah terasa berbeda karena kedatangan kedua maba tersebut.
__ADS_1
Raihan yang biasanya terlihat santai saat tidak ada yang mengusiknya, kini ia terlihat jauh berbeda, seluruh mahasiswa-mahasiswa yang berada di ruangan tersebut bersama dosen berusaha untuk tetap fokus pada kegiatan yang sedang berlangsung.
Clarisya sendiri hanya diam dan menatap datar mata pelajaran yang berada di depan, terlihat sangat fokus kepada pelajaran atau mata kuliah yang saat ini sedang berlangsung, tetapi tidak dengan hati dan juga pikirannya.
Fiko yang sejak datang atau memasuki ruangan, ingin sekali menegur Raihan dan Clarisya tetapi ketika ia memasuki ruangan tersebut terlihat suasana tidak mendukung, di tambah lagi dengan Clarisya yang memutuskan untuk pindah tempat duduk, membuat ia mengurungkan niatnya.
Untuk saat ini juga Reno tidak menunjukan ekspresi sama sekali, Iya tetap memfokuskan diri ke arah depan.
Hai Guys please banget buat kalian semua jangan lupa buat like comment dan juga vote, karena dipastikan semakin kemari maka akan semakin seru.
Juga jangan lupa buat baca karya-karya aku yang lainnya, dan juga semoga kalian tetap Stewart nungguin novel novel ini up.
Salam hangat untuk kalian semua guys :)
@angelicaclaudiatengker
__ADS_1