
Tempat Meisya , Reisya dan Fiko .
Sementara di sekolah Meisya , Reisya dan Fiko .
“Haii , welcome to semester II .” ucap Meisya pada sahabatnya .
“Hei Mei , pagi – pagi udah brisik aja sih heran deh .” omel Reisya .
“Ihhh lu juga pagi – pagi masa dah ngomel aja sih .” jawab Meisya tak mau kalah .
“Brisik .” ucap Raisya sambil emnjulurkan lidah .
“Bodo ahhh .” jawab Meisya tak peduli sambil memutar bola mata .
Tiba – tiba saja Fico datang dan menghampiri mereka .
“Hai girl .” sapa Fiko ramah .
“Hai .” jawab keduanya sambil tersenyum .
“Gimana liburannya ?” tanya Fiko penasaran .
“Asik dong hehehe , seru juga yah kan Rei .” jawab Meisya meminya persetujuan dari sahabatnya .
“Hehehe iya asik kok , lu sendiri gimana ?” jawab Reisya .
“Lumayan kok , gw liburan ama temen ama sepupu juga .” jawab Fiko .
“Gak liburan sama nyokap , bokap lu Fik ?” tanya Meisya .
“Hmmm , mereka lagi sibuk sqama bisnis , lagi gak ada waktu buat gww hehehe .” jawab Fiko sambil tersenyum paksa .
“Hmmm , kita juga kok .” jawab Reisya sambil tersenyum manis .
“Udah biasa .” jawab Meisya sambil mengembangkan senyum .
“Heheheheh .” tiba – tiba merek ketawa dengan nasib yang sama , meski fisik mereka tertawa tapi tidak dengan hati mereka yang seolah – olah menolak untuk tersenyum .
“Bagaimana kabar sahabat lu berdua ?” tanya Fiko yang sudah berhasil menguasai diri .
“Baik kok .” jawab Raisya .
“Ohhh , bagus dong kalau gitu , salam buat mereka bertiga yah .” ucap Fiko kepada Raisya dan Meisya .
“Siap – siap , tenang aja nanti gw sampain .” ucap Raisya sambil tersenyum .
“Ehhh , ini Clarisya nelpon gw , ada apa yah ?” tanya Meisya .
“Entah coba aja lu angkat dulu .” jawab Raisay sambil mengangkat bahu .
Tittt … Tittt
“Hallo .” ucap Clarisya dari seberang telepon .
__ADS_1
“Hai .” sapa Raiysa dan Meisya bersamaan .
“Kalian lagi pada ngapain?” tanya Aldi kepada dua sahabatnya yang terpisah .
“Lagi duduk aja sih sambil ngobtol-ngobrol , emang kenapa ?” tanya Raisya .
“Kumpul yukkk ,nanti kita jemput ?” ajak Raihan .
“Bole , mau kemana emang ?” tanya Meisya .
“Nongs kayak biasa sih .” jawab Clarisya .
“Hahaha hoke .” jawab Raisya sambil tertawa kecil .
“Sepakat .” jawab Meisya .
“Ehh Fiko boleh ikut ? “ tanya Raisya …
“Hmm , ajak aja kalau dia mau .” jawab Aldi singakat .
“Oke , nanti sambung lagi yah , mau makan dulu , kalian jangan lupa buat makan .” ucap Clarisya .
“Siap “ jawab keduanya dan langsung mematikan telpon .
Kantin .
“Ehmmm , tumben lu bareng ama mereka Fiko .” tanya teman Fiko melihat ke arah Raisya dan Meisya bergantian .
“Hmmm baiklah .” jawab temannya tak mau menggangu dan mendapat masalah .
“Raisya , Meisya lu pada mau makan apa , sekalian aja gw pesanin .” tanya Fiko setelah mereka mendapat tempat untuk duduk .
“Nasi goreng .” jawab keduanya kompak .
“Oke , sebentar yah .” jawab Fikooo .
Tanpa mereka sadari dari tadi ada tiga pasang mata yang memperhatikan mereka , dari tatapan mereka bisa di pastikan tiga pasang mat aitu tak suka kedekatan Fiko dengan Raisya dan Meisya .
“Cihhh , Fiko cuma buat gw .” ucap Ulfi .
“Hahahaha kayaknya Fiko gak pernah ngelirik lu .” jawab sahabatnya memanasi .
“Iya , caper banget mereka sama Fiko .” jawab stemannya yang satu lagi .
“Hmmm sepertinya gw harus kasih peringatan buat dua ulat bulu itu .” jawab Ulfi sambil tersenyum licik .
Setelah menunggu cukup lama akhirnya Fiko kembali membawa makanan .
"Hai , sorry yah lama hehehe ." ucap Fiko sambil tersenyum kecil .
"Gak apa - apa kok , thanks yah." jawab Raisya mewakili .
"Ehemmm ini sekolah yah bukan tempat buat romantis - romanitisan . " ucap Meisya memperingati sahabat dan teman baru itu .
__ADS_1
"Iya kenapa sih sensitif banget banget ." ucap Fiko sambil tertawa .
"Diam , awas lu ledekin gw lagi yah , gw gak restuin sama Reisya ." ucap Meisya mengancam Fiko agar tidak melewati batasan .
"Hehehe ampun bos ." jawab Fiko
"Hahaha takut juga ternyata . " jawab Meisya sambil meledek .
"Diam aja , makan dulu buruan keburu masuk ni ." ucap Reisya menengahi perdebatan yang tidak bermutu dan tidak penting sama sekali , hanya menggangu waktu makan saja menurut Reisya .
"Iya . " jawab keduanya bersamaan .
Mereka sangat asik dan harmonis , sehingga membuat siapa pun yang melihat menjadi iri , Fiko cowo badboy dan ganteng bisa akrab dengan dua cewe yang tergolong susah untuk di dekati .
Tiba - tiba .
Byurrrr air jeruk tumpah ke muka Reisya , membuat semua yang ada di kantin menoleh dan menatap mereka sehingga menjadi pusat perhatian .
"Perhatian semuaa.
Nama gw Ulfi , di sini gw mau kasih pembelajaran untuk cewe yang kegatelan , hari ini gw mau kasih peringata buat siapa pun yang berani ngedekatin dan kegatelan sama Fiko bakalan berurusan langsung sama gw . " tegas Ulfi kepada semua orang yang ada di kantin , banyak yang menatap jijik kepadanya dan merendahkan pastinya .
"Apa maksud lu ." tanya Meisya yang sudah mencapai batas kesabaran .
"Buat temen gak ngedeketin Fiko lagi , karena Fiko milik gw , ngerti ." ucap Ulfi sinis .
"Heee lu ngaca dong , Fiko gak suka sama lu , gaya aja kampungan mana pantas lu sama Fiko ." jawab Meisya dengan tenang tapi ekspresinya menatap jijik .
"Cihh ingat yah , kalau sampe lu atau temen lu deketin Fiko lagi gw bakal .. " ucap Ulfi memperingati , tapi belum selesai sudah di potong oleh Meisya .
"Apa , lu pikir gw takut sama lu ? ingat yah lu cuma ulat bulu yang kegatelan , cihhh Fiko apa lu mau sama ulat bulu ini ." potong Reisya yang sejak tadi diam mulai emosi .
"Hmmm , satu sekolah juga jijik sama cewe bar - bar kek dia . " jawab Fiko berusaha menahan amarah .
"Tuhhh dengerin , Fiko aja gamau sama lu , kasiannn ." ejek Meisya sambil tertawa dan menjulurkan lidah .
"Fiko gw itu suka sama lu , kurang apa coba gw , cantik iya , kaya juga kok , dari pada sama gembel - gembel itu , mending sama gw ." ucap Ulfi tak tahu malu .
"Perhatian semua , gw sama Reisya udah pacaran sejak bulan lalu dan siapa pun yang berani ngeganggu Reisya bakalan berhadapan sama gw , dan untuk Meisya dia adalah temen gw siapa pun yang nyentu dia udah pasti berhadapan sama gw , ingat itu baik - baik kalian bisa nyentu siapa pun tapi tidak dengan mereka berdua , apa lagi nyentuh pacar gw . " ucap Fiko sambil menekan di setiap kata pacar gw . membuat satu kantin berbisik - bisik .
"Upsss malu dong ." jawab Meisya mengejek Ulfi .
"Iuuuu , jangan jadi pelakor kali , kemana - mana juga cakepan Reisya di banding lu Ulfi ." ucap salah satu siswi .
"Denger tuhhh , jangan ketigian nanti sakit upsss gak salah ngomong kan ." ucap siswa yang lainnya .
"Hahaha namanya juga gak tau malu . gw harap buat semua yang ada disini bisa menjaga harga diri masing - masing terutama perempuan jangan ada yang ngikutin sifat menjijikan Ulfi " ucap Meisya memperingati kepada yang lain kalau tindakan yang di ambil Ulfi adalah salah dan membuat diri malu .
"Udah yukk , kita bersihin dulu baju lu ." ucap Fiko kepada Reisya .
"Yauda , Meisya ayoo ." ucap Reisya sambil menarik sahabatnya .
Semua orang membubarkan diri , Ulfi masih tak terima dengan perlakuan ketiga orang tersebut dan merencanakan sesuatu .
__ADS_1