
Balik lagi ke cerita Clarissa dan juga kedua sahabatnya.
Menghabiskan sarapan bersama kedua orang tuanya, dengan segera bergegas untuk mempersiapkan diri berangkat ke kampus karena sahabatnya sudah menunggu di depan.
Seperti biasanya akan berangkat ke kampus bersama dengan sahabatnya Ia memang masih belum diizinkan bawa mobil pergi ke kampus dengan berbagai macam alasan dari kedua orangtuanya dan ditambah dengan kedua sahabatnya yang tak kalah overprotektif, keempat orang itu selalu saja membuat praturan-praturan aneh dalam hidupnya, demikian dia tetap menuruti apa yang dikatakan oleh kedua orantuanya dan juga kedua sahabatnya.
Pamitan kepada kedua orangtuanya, sudah cukup lama menunggu di depan, sebenarnya ia sudah menawarkan sahabatnya untuk masuk tetapi sahabatnya menolak karena merasa menunggu di mobil lebih nyaman.
Raihan sudah mengetahui jika kedua orangtua sahabatnya ada di rumah dari satpam, karena ia cukup dekat dengan satpam dan supir pribadi milik sahabatnya.
Padahal itu hanya alasan dari Raihan saja, karena Raihan tahu jika saat jni sahabatnya sedang sarapan bersama kedua orang tuanya, Raihan tidak ingin mengganggu quality time sahabatnya bersama keluarga.
"Mom, Clarisya berangkat dulu yah, pagi." Ucap Clarisya sambil mencium pipi kanan dan juga pipi kiri milik mommynya.
"Dad, Clarisya berangkat kuliah dulu ya." Ucap Clarisya kepada daddy, Clarisya tentu saja tidak lupa untuk mencium pipi kiri dan kanan milik daddynya.
"Nak Raihan udah jemput ?" Tanya mommnya.
"Sudah, dan dia udah nunggu di depan." Jawab Clarisya.
" Loh kenapa enggak diajak masuk ?" Tanya mommnya, biasanya anak tetangga sekaligus sahabat dari putrinya akan masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
"Gatau, katanya dia tunggu di mobil aja dan satu lagi dia nitip salam buat mommy sama daddy." Jawab Clarisya seadahnya.
"Oh, Ya sudah kalau begitu titip salam juga ya buat nak Raihan dan nak Aldi." Ucap mommy Clowy yang memaklumi.
"Hati-hati ya di jalan, Ingat jangan lupa buat makan tepat waktu." Ucap daddy Frico sambil mengeluarkan tatapan peringata.
"Hahaha iya iya tenang aja." Ucap Clarisya sambil berjalan meninggalkan ruang makan.
Kedua orang tua Clarisya hanya menatap punggung Clarisya dengan tatapan sendu, mereka sangat jarang memiliki waktu untuk bersama dengan putri mereka.
Bahkan Putri mereka lebih dekat dengan orang lain dibandingkan dengan keduanya, mereka hanya berharap agar putri mereka tidak kecewa memiliki orang tua seperti keduanya.
Rumah tangga yang melihat nona muda mereka terlihat senang, mereka juga turut merasa senang.
"Maaf lama menunggu." Ucap Clarisya kepada sahabatnya Raihan.
"Nggak papa, ayo cepetan masuk." jawab Raihan sambil tersenyum.
"Nyokap sama bokap tadi nitip salam." Ucap Clarisya setelah berhasil duduk di mobil milik sahabatnya.
"Iya." Singkat Raihan.
__ADS_1
Selama dalam perjalanan menuju ke kampus tidak ada yang berbicara, Raihan ataupun Clarisya hanya diam saja sambil menikmati padatnya jakarta.
Clarisya tertidur selama perjalanan menuju kampus, Raihan yang melihat itu hanya tersenyum ia tidak masalah jika ditinggal tidur oleh sahabatnya.
Sesampainya di kampus keduanya mendapat chat dari Aldi, jika Aldi tidak dapat masuk ke kampus karena ada urusan keluarga mendadak, Aldi meminta tolong ada Clarisya dan juga Raihan sampaikan kepada dosen jika ia tidak ikut kelas hari ini.
Roomchat.
AL. "Eh guys hari ini gw nggak masuk kampus dulu ya, ada urusan keluarga mendadak tolong sampaikan ke dosen nanti yah, thank u."
AL. "Kalian berdua jaga kesehatan, juga jangan sampai telat makan yah, hati-hati di jalan dan dimanapun."
CL. " Oke Al, btw bokap sama nyokap gue nitip salam buat loh, salam juga buat keluarga lu yah."
RAI. " Lu juga hati-hati, jaga kesehatan juga."
AL. " Okay guys, Kalau ada apa-apa kalian hubungin gua aja."
CL. " Okey."
Cara isi pesan singkat dari ketiga sahabat tersebut, setelah selesai memarkirkan mobil Clarisya dan Raihan segera keluar dari dalam mobil menyusuri koridor kampus menuju ke kelas mereka.
__ADS_1