
Masuk sekolah lagi .
Hari ini semester dua tahun dua ribu dua puluh , semua orang mulai melakukan aktifitasnya secara normal sehabis liburan natal dan tahun baru , libur sudah habis waktunya anak sekolah kembali belajara dan para pekerja kembali ke kantor .
“Clarisya bangun sayang , ini udah pagi .” ucap momy Clarisya lembut .
“Sayang apa kamu gak mau masuk sekolah . “ Ucapnya lagi melihat sang putri tak kunjung membuka mata .
“Hmmmm iya mom , sabar yah lima menit .” jawab Clarisya dengan suara serak sambil menutup badannya menggunakan selimut .
“Hmmm , ini udah mau telat loh udah mau jam enam , ayo buruan .” jawab momy Clarisya .
“Kok baru bilang sih kalau udah mau telat .” jawab Clarisya sambil membuka matanya secara paksa dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya dan bersiap – siap ke sekolah sementara momy hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan putrinya ..
Ruang makan .
“Hallo tan , selamat pagi .” sapa Raihan ramah .
“Hai nak Raihan , selamat pagi , ayo duduk dulu .” ucap momy Clarisya ramah dan lembut .
“Terima kasih tante .” jawab Raihan sopan sambil duduk di salah satu kursi .
“Sarapan bareng aja yah , sebentar lagi Clarisya turun .” ucap Kaira .
“Iya tan .” jawab Raihan sambil tersenyum .
“Bagaimana keadaan orang tua kamu nak Raihan .” tamya Kaira .
“Baik tan , Cuma kerjaanya aja yang gabisa dikurangin .” jawab Raihan sambil memaksakan senyum .
“Kamu yang sabar yah , toh mereka juga kerja buat biayain hidup kamu .” jawab Kaira memberi pengertian , dan tiba – tiba terdengar suara dady Clarisya ..
“Hallo nak Raihan .” sapa Frico kepada sahabat dari putrinya .
“Hallo om , selamat pagi .” jawab Raihan sambil berdiri dan memberikan salam .
“Apa kabar nak , lama tak bertemu .” tanya Frico dady dari Clarisya .
“Baik om , om sendiri bagaimana ?” jawab Raihan sekaligus menanya kembali .
__ADS_1
“Baik , tapi dimana putri kesayanganku , kenapa tidak ada di meja makan ?” tanya Frico yang tak melihat anaknya atau putri kecilnya .
“Dia masi .” omongan Kaira terhenti karena di potong oleh .
“Hallo semua selamat pagi , selamat pagi Mom , selamat pagi dady , selamat pagi Raihan .” teriak Clarisya sambil berjalan turun tangga dan menghampiri kedua orangtua dan juga sahabatnya .
“Anak gadis kenapa teriak – teriak sih , kan bis alebih lembut lagi .” ucap Kaira yang melihat putrinya bergabung .
“Selamat pagi . “ jawab dady Frico dan Raihan datar .
“kamu harus bisa bangun lebih pagi lagi sayang , jangan di biasain malas – malasan , kan anak gadis harus rajin .” ucap Frico kepada putrinya sambil tersenyum .
“Hehehe iya nanti bakalan di usahain kok , tenang aja .” jawab Clarisya sambil tersenyum .
“Ngomong doang .” jawab momy Clarisya .
“Yauda momyy, daddy Clarisya berangkat dulu yah .” ucap Clarisya sambil memberi salam .
“Tante , om ,Raiha juga pamit dulu yah , terima kasih buat sarapannya .” pamit Raihan kepada kedua orang tua nya .
Sesampainya di sekolah , Clarisya dan Raihan menjadi pusat perhatian , Clarisya dengan senyum mengembang dan Raihan yang terlihat dingin serta cuek , sehingga mereka berdua di sebut sebagi couple goals , meskipun semua udah pada tau kalau Clarisya dan Raihan hanya sebatas sahabat . sepanjang perjalanan ke kelas banyak yang menyapa dan menegur mereka baik teman seangkatan atau kakak kelas .
“Pagi Clarisya .” jawab anak kelas atau temen sekelas Clarisya .
“Clarisya apa kabar ?” tanya siswa A.
“Clarisya makin cantik deh, pacarana yuk .” ucap siswa z yang langsung mendapat tatapan peringatan dari Raihan , sehingga satu kelas tertawa akan kebodohan siswa Z karena berani menggoda Clarisya yang sedang bersama pawangnya .
“Coba aja kalau berani .” ucap Raihan dingin dengan tatapan peringatan .
“Gw becanda doang kali ,serius amat .” jawab siswa Z gugup .
“Emang lu pikir sahabat gw tempat buat lu pake becanda haaaa ! “ bentak Raihan , karena emang Raihan tak terlalu suka dengan sifat – sifat badboy dan mencoba untuk mempermainakan sahabatnya .
Seketika suasana kelas menjadi sangat mencengkram , suasana kelas menjadi horror karena bentakan dari Raihan , dan tiba -tiba saja Aldi datang memecah suasana yang sangat tidak enak .
“Hai semua , selamat pagiii .” ucap Aldy yang belum menyadari suasana kelas yang horror .
“Etdahhh kenapa masih pagi begini dah horror .” tanya Aldi yang mulai paham dengan suasanya yang tak bersahabat .
__ADS_1
“Brisik lu .” jawab Raihan dingin .
“Selowww bro , apa yang buat lu marah pagi -pagi begini .” tanya Aldi yang sudah mengerti suasana tidak bersahabat karena ulah dari Raihan .
“Udah diam aja lu , jangan jadi kompor deh .” ucap Clarisya yang sejak tadi diam .
“Iyaudah deh maaf .” jawab Aldi tak mau memprovokasi .
Yah begitulah mereka , Aldi yang suka ceplas ceplos dan Raihan yang dingin di tambah dengan Clarisya yang santai dan masa bodo , Aldi dan Raihan tak pernah membiarkan mereka di tindas dan mereka selalu melindungi sahabat wanita satu – satunya .
Kantin .
“Ehh gimana sisa liburan kalian?” tanya Aldi .
“Gw gak gimana-gimana kayak biasa sih .” ucap Clarisya sambil memaksakan senyum .
“Hmm .” jawab Raihan singkat .
“Hahahha tapi gw senang bisa liburan sam kalian .” ucap Aldi dengan senyuman .
“Hahahaa , ohiya bte kenapa Reno udah gakperna kasih kabar yah ?” tanya Clarisya .
“Gak tau ,mungkin aja dia lagi sibuk , makanya belum sempat kasih kabar .” jawab Aldi .
“Bisa jadi sih .” jawab Raihan menyetujui apa yang di katakana sahabatnya .
“Hmmm tumben aja , udah sebulan loh dia gak ngasih kabar , apa dia ada masalah yah ?” tanya Clarisya meminta pendapat .
“Hmmm ,semoga dia baik -baik saja .” ucap Aldi yang tak ingin berpikir yang tidak – tidak .
“Udah doain aja semoga dia baik – baik aja dan lagi sibuk makanya gabisa ngasi kabar gitu .” ucap Raihan .
“Udah yuk masuk kelas .” ajak Clarisya .
“Bentar , kenapa coba buru- buru .” jawab Aldi .
“Kan abis ini gurunya galak “ ucap Clarisay polos .
“Hahahah aneh – aneh aja lu .”Jawab Raihan dengan tawanya .
__ADS_1
Begitulah kehidupan harian mereka , banyak canda dan tawa , sering berbagi baik cerita sedih atau senang , saling melengkapi setiap kekurangan dan kelebihan masing masing dan tak pernah memaanfaatkan satu sama lain .