Anak Orang Kaya

Anak Orang Kaya
Eps 39


__ADS_3

Sedangkan Raihan tampak fokus dengan hp nya untuk melihat restaurant yang akan di datangin nanti nya .


Waktu tetap berjalan sekarang sudah pukul tujuh malam , waktu nya ketiga sahabat tersebut untuk makan malam .


"Clar , uda siap belum ?" tanya Aldi pada sahabatnya sambil sedikit berteriak .


"Iya , bentar lagi sabar yah ." jawab Clarisya sambil berteriak dari arah kamar .


"Udah selesai ." ucap Clarisya sambil tersenyum .


"Yauda yuk ." jawab kedua sahabat hanya bisa pasrah .


Perjalanan dari villa ke restaurant tersebut memakan waktu sekitar empat puluh lima menitan , jadi mereka kira - kira sampai di restaurant jam delapan kurang sedikit .


"Hmmm , tempatnya lumayan ." ucap Clarisya stelah memasuki restaurant dan memperhatikan sekitar .


"Hmmm , tempatnya lumayan ." ucap Raihan meniru gaya bicara Clarisya karena menurutnya ini sudah bagus .


"Ha ha ha , becanda Raihan sensi banget sih ." ucap Clarisya sambil tersenyum , sisusul tawa kecil Aldi yang melihat tingkah dua sahabatnya .


"Mari saya antar ." ucap pelayan ramah pada ketiga sahabat tersebut .


Akhirnya mereka menghabiskan makan malam bersama dengan bahagia di gabungin dengan canda tawa .


"


"Ahirnya selesai juga ." ucap Aldi setelah menghabiskan makannya .


"Kenyang juga ." ucap Raihan menimpali ucapan sahabatnya .


"Sama nih gw juga kenyang ." jawab Clarisya sambil tersenyum .


"Habis dari sini kita mau kemana ?" tanya Raihan sambil menatap kedua sahabatnya bergantian .


"Hmmm , gimana kalau kita beli ciki aja , terus kita nonton deh di villa ." usul Clarisya yang langsung di setujui oleh kedua sahabatnya .


"Yaudah yuk ." jawab kedua nya sambil berdiri di ikuti Clarisya .


Akhirnya mereka memutuskan meninggalkan Restaurant dan menuju minimarket terdekat untuk membeli beberapa makanan ringan dan juga minuman berupa susu dan kopi .


"Clar , lu udah semua ?" tanya Aldi pada sahabatnya .


"Udah , nih ." ucap Clarisya sambil memperlihatkan belanjaannya .


"Okay , taru aja sekalian , biar gw yang bayar ." jawab Aldi .


"Oke , thank ' u ." jawab Clarisya sambil tersenyum bahagia .


"Raihan lu mau apa ?" tanya Aldi pada sahabat lelakinya .


"Punya gw udah sama Clarisya ." jawab Raihan sambil memainkan hp .


"Udah gak ada lagi ?" tanya Aldi memastikan .


"Gak ada ." jawab Raihan sambil menatap belanjaan .


"Oke , ini aja mba berapa semua ?" tanya Aldi pada kasir .


" 232 .000 rb ." jawab kasirnya .


"Ini ." sambil memberikan uang cash 250 .000


"Kembaliannya 18.000 , terima kasih ." ucap kasir tersebut dengan ramah.


"Sama - sama ." jawab ketiganya datar tapi tetap sopan .

__ADS_1


Akhirnya mereka menyelesaikan tujuan belanja mereka , dan langsung melanjutkan perjalanan ke villa , untuk sekedar nonton dan menghabiskan cemilan yang mereka beli , sesampainya di villa .


"Nonton horror atau action ?" tanya Raihan pada sahabat - sahabatnya yang sedang duduk sambil nyemil .


"Horror ." jawab keduanya kompak .


"Oke ." jawab Raihan langsung memasang dvdnya .


Satu jam stengah mereka menghabiskan waktu bersama dan menghabiskan semua makanan ringan yang di beli , stelah puas akhirnya mereka menuju ke kamar masing - masing untuk beristirahat .


Waktu berjalan begitu cepat akhirnya matahari mulai terlihat menyinari dunia , membawa senyum untuk orang - orang yang ada .


"Eummmm ." suara Clarisya di pagi hari .


"Morning dunia , semoga hari ini semua orang bahagia ." ucap Clarisya sambil memejamkan mata .


"Sekarang jam berapa yah ." ucap Clarisya pada dirinya sendiri .


"Hmmm ternyata baru jam delapan pagi ." ucap Clarisya stelah berhasil mendapatkan hp nya dan langsung beranjak dari tempat tidur .


"Aldi , Raihannn ." teriak Clarisya stelah keluar dari kamar .


"Hmmm , apa mereka masih tidur ." batin Clarisya .


"Aldi , Raihan ayo ke pantai ." teriak Clarisya sudah mulai kesal .


Tok .. tokk .. tok .


"Aldi gw masuk yah ?" tanya Clarisya dari balik pintu .


"Iya masuk aja ." jawab Clarisya sendiri dengan meniru suara laki - laki .


"Aldi bangunn ." ucap Clarisya sambil menggoyang - goyangkan sahabatnya tapi nihil tak di respon oleh Aldi .


"Aldi jangan nyeselin dong , ayo bangun ." ucap Clarisa yang mulai kesal karena tak di tanggepin .


"Ayoo bangun , nanti kita tinggal loh ." ancam Clarisya yang langsung berhasil membuat sahabatnya bangun .


"Hmmm , dua menit yah ." jawab Aldi dengan suara seraknya .


"Gak mau , maunya sekarang ihhh ." jawab Clarisya yang mulai pasrah dan akhirnya berpinda ke kamar sahabatnya yang satu .


"Raihan , gw bole masuk gak ?" tanya Clarisya dari balik pintu .


"Iya bole , masuk aja ." jawab Clarisya sendiri sambil menirukan suara sahabatnya dan tersenyum lalu masuk .


"Raihannnn ." teriak Clarisya untuk membangunkan sahabatnya , etss tetap aja gak berpengaruh sama Raihan .


"Raihan ayoo bangun ." ucap Clarisya sambil menggoyang - goyangkan badan sahabatnya .


"Ihhh , ayoo cepetan bangun gw mau kepantai ." ucap Clarisya dengan nada yang mulai kesal .


"Hu hu hu , ayo bangun ." tiru Clarisya yang seperti sedang menangis .


"Hmmm, sabar 2 menit ." ucap Raihan dengan suara serak tetap masih memejamkan mata .


"Maunya sekarang ." ucap Clarisya dengan nada yang mulai pelan .


Akhirnya Clarisya menyerah dan langsung menuju ke kamar karena kesal , Clarisya memutuskan untuk bersiap - siap di kamar dari pada menghabiskan waktu untuk membangunkan sahabatnya .


Aldi dan Raihan sebenarnya muda di bangunkan tapi karena mungkin kelelahan akhirnya mereka menjadi sulit untuk di bangunkan .


"La la la ." nyanyi Clarisya sambil berjalan ke arah taman .


"Hufff bosan ." ucap Clarisya dengan cemberut .

__ADS_1


"Mending gw buatin nasi goreng aja kali yah ." ucap Clarisya stelah mendapatkan ide .


"Baiklah , karna Clarisya baik jadi buatin nasi goreng juga buat Aldi dan Raihan ." ucap Clarisya sambil berjalan ke arah dapur dengan gembira karena berhasil mendapatkan ide untuk tidak merasakan bosan .


Clarisya sebenarnya tidak terlalu tahu memasak , Clarisya pernah memasak tapi di awasi oleh parah koki jadi bagaimana nanti nasi gorengnya , hanya Aldi dan Raihan yang tahu .


"Yah nasi nya cuma cukup buat dua orang ." ucap Clarisya sedih .


"Gak apa - apa deh , kan gw sayang sama mereka jadi buat mereka aja ." ucap Clarisya kembali senang .


Akhirnya Clarisya menghabiskan waktu sekitar dua puluh menit untuk membuatkan nasi goreng spesial , Clarisya sangat bahagia bisa memasakan nasi goreng untuk kedua sahabatnya .


"Clar . " tiba - tiba terdengar suara yang meneriaki dirinya yah suara siapa lagi kalau bukan suara kedua sahabatnya .


"Iyaa ." teriak Clarisya menandakan dirinya sedang berada di dapur .


"Clar , lu ngapain disini ?" tanya Aldi pada sahabatnya .


"Gw abis masakin nasi goreng buat kalian ." ucap Clarisya dengan bangga dan senyum bahagia .


"Uhuk uhukk , lu serius Clar ?" tanya Raihan yang kaget dengan ucapan sahabatnya , dia ingat jelas pertama kali Clarisya memasak untuk dirinya .


"Iya ." jawab Clarisya dengan senyum mengembang .


"Tapi cuma buat dua orang , karena tadi nasi nya gak cukup ." sambung Clarisya yang tampak sedih .


"Yauda satu buat lu , satu gw sama Aldi bagi dua ." ucap Raihan menasehati .


"Gak apa - apa , buat kalian berdua aja ." jawab Clarisya sambil tersenyum .


"Terus elu ?" tanya Aldi .


"Ini special buat kalian yang selalu ada buat gw , gw nanti tinggal beli ." ucap Clarisya pelan .


"Baiklah ayo makan ." ucap Aldi sambil mengangkat kedua piring menuju meja makan .


"Lu belum tahu masakan dia kayak gimana sih ." batin Raihan pasrah .


"Makan ." ucap Clarisya pada sahabat - sahabatnya .


"Makan ." jawab keduanya .


"Aaaa , satu suap mendarat di mulut keduanya ."


"Gimana ?" tanya Clarisya dengan mata yang tampak berbinar - binar menunggu pujian .


Kedua sahabatnya saling pandang beberapa dekit membuat Clarisya langsung tertunduk sedih .


"Enak ." jawab keduanya sambil memaksakan senyum .


"Serius ?" tanya Clarisya sambil menitihkan air mata karena terharu .


"Iya ." jawab kedua sahabatnya sambil tersenyum .


"Maaf , Clar kalau lu tahu yang sebenarnya gw takut lu bakalan sedih ." batin Aldi sambil tersenyum.


"Gak apa - apa deh dari pada lu sedih , thanks udah masakin tapi serius ini gak enak Clar ." batin Raihan menangis tapi fisiknya tersenyum .


***Please guys buat kalian yang udah setia buat baca dang like terima kasih banyak , tapi aku pengen juga kalian berikan dukungan melalui komen serta VOTE , please buat kalian semua bantu vote novelku ini , maaf bila terlalu memaksa , terima kasih atas waktu dan dukungannya .


Jangan lupa juga untuk menyempatkan waktu untuk bergabung dengan dua novelku


"Anak orang kaya "


"Menikah"

__ADS_1


Kalian bisa cek langsung di profile ku dan tinggalkan jejak juga di kedua novelku , terima kasih salam hangat dari aku untuk kalian*** .


__ADS_2