
Keesokannya tepatnya pada hari minggu, Carisya bangun dari tidur panjangnya, dia tampak mengerjapkan mata, sangat sulit untuk bangun ketika pagi hari apalagi Hari ini adalah hari libur.
Rasanya ia ingin tidur selama 1 hari penuh, perutnya sepertinya melakukan aksi protes, Iya merasa lapar pada pagi hari ini karena cacing-cacing yang berada dalam perutnya udah mengaung-ngaung meminta untuk diberi makan.
Clarisya segera beranjak dari tempat tidurnya, Iya segera memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya,ia tempat menyikat gigi, dan juga mandi, wanita harus menjaga kebersihan diri sendiri.
Hampir setengah jam berlalu, akhirnya Clarisya selesai membersihkan diri, Iya segera keluar dari kamar mandi, dan menuju tempat penyimpanan barang pribadi miliknya.
Di ruang yang cukup besar, ruangan ini tak kalah besar dengan kamar milik Clarisya, ruangan ini di khususkan untuk semua barang-barang dan koleksi milik Clarisya.
Barang yang berada di dalam ruangan ini, adalah barang branded dengan harga yang cukup menguras dompet, barang-barang yang berada di dalam ruangan tersebut adalah pemberian dari kedua orang tuanya.
Sepatu-sepatu yang berada di dalam situ adalah pilihan ia dan juga daddynya, Frico selalu memberikan sepatu baru untuk Clarisya anaknya, sepatu yang diberikan Adalah Sepatu dari brand ternama, tentu saja sepatu sepatu milik Clarisya kebanyakan hanya stok terbatas.
__ADS_1
Sementara gaun-gaun yang ada di dalam ruangan tersebut, kebanyakan gaun-gaun tersebut adalah pemberian dari Klara, karena Klara adalah salah satu sosialita kalangan atas.
Untuk baju-baju santai yang berada dalam kamar tersebut, atau lebih tepatnya baju-baju sehari-hari atau baju-baju untuk pergi ke kampus adalah pilihan dari Clarisya sendiri.
Di sana juga ada berbagai macam aksesoris, itu adalah pemberian dari kedua orang tuanya, beda dengan gaun dan sepatu, gaun hanya boleh dipilihkan oleh Klara, dan sepatu hanya boleh dipilihkan oleh Frico.
Untuk barang-barang yang lain, seperti tas, dompet dan juga jam tangan, serta baju santai, semua adalah bebas pilihan dari Clarisya.
Hehehe sepertinya episode kali ini sedikit berputar-putar ya, tapi semoga saja kalian tetap menikmati, Terima kasih buat kalian yang udah tetap setia sampai saat ini, semoga apa yang kalian semogakan bisa tercapai, ini doa khusus dari autor untuk kalian hanya untuk kalian saja.
Ketika Clarisya turun, Iya dapat melihat kedua orang tuanya yang sedang duduk santai di sofa, jika kedua orang tuanya harusnya sudah pergi berangkat kerja, tumben kedua orang tuanya masih berada di ruang tamu.
Dengan segera Clarissa menyapa kedua orang tuanya.
__ADS_1
" Hai mom, dad tumben masih ada di sini, biasanya udah pada berangkat kerja, Iya meskipun hari Minggu." Celetuk Clarisya tanpa dosa.
" Hai sayang selamat hari minggu, daddy sama mommy bakalan cuti selama satu minggu." Jawab Klara sambil tersenyum hangat.
" Wah Benarkah, jangan kalian tidak akan menumpuk nanti jika kalian tinggal selama satu minggu, dan untuk apa kalian selama satu minggu mom ?" Tanya Clarisya yang tampak penasaran, untuk apa kedua orang tuanya cuti selama satu minggu, sedangkan pekerjaan kedua orang tuanya sangatlah menumpuk jika harus ditinggal selama satu minggu.
"Tidak apa-apa sayang, pekerjaan daddy masih bisa di handle oleh orang lain, mommy juga demikian." Terang Frico pada putrinya.
"Apa yang dikatakan Daddy memang benar adanya, kamu tidak perlu khawatir." Ucap Klara pada putrinya.
"OHH." Clarisya hanya ber-oh ria.
"Apa mommy dan daddy sudah sarapan ?" Tanya Clarisya pada kedua orang tuanya, sambil menatap secara bergantian kepada ke dua orangnya tuanya.
__ADS_1
Nanti kita lanjut lagi yoo, byee :)