
Sebulan berlalu .
Hari berganti hari sudah sebulan mereka bersekolah sebagai anak SMA , Mereka sudah mulai terbiasa dengan anggota persahabatan mereka yang tidak lengkap , tapi mereka masih mengikat persahabatn mereka , taka da rahasia dalam hubungan persahabatan mereka , setiap ada masalah mereka selalu berbagi , kadang satu minggu sekali mereka pergi bersama , tanpa ada nya Reno karena Reno masi berada di luar negeri , memang masi terasa kurang karena tidak ada sosok Reno dalam persahabatan mereka , tapi berjalannya waktu mereka mulai sedikit terbiasa tanpa ada nya Reno .
Hari ini senin .
"Hallo Clar lu dimana , nih gw udah depan rumah lu , mau berangkat bareng gak ?" tanya Raihan sedikit kesal karena Clarisya tak kunjung keluar dari dalam rumah .
"Hmmm iya sabar tau , kalua gw lari – lari nanti jatoh . " ucap Clarisya tanpa merasa bersalah .
"Hmmm iya – iya sera lu bawel . " jawab Raihan dengan jengkelnya .
"Iyaaa, bibi Clarisya berangkat dulu yah. " teriak Clarisya kepada pembantunya .
sekolah .
"Hallo Raihan ku yang ganteng dan baik hati , selamat pagi ." sapa Clarisya dengan senyuman nya yang paling cantik dan tanpa prasaan bersalah sama sekali .
"Cihh kalau ada salah aja mujinya begitu ." jawab Raihan stengah jengkel .
"Besok aja kalua lu lama gw tinggal titik. " ucap Raihan tegas.
"Iya ." jawab clarisya dengan suara lemes .
Sampai di sekolah Raihan dan Clarisya turun dari mobil , dan seperti biasa Raihan menjadi pusat perhatian kaum hawa karena Raihan adalah anak cowo yang tinggi dan memiliki paras tampan di atas rata – rata sehingga sangat di gilai kaum hawa baik seangkatan atau kakak tingkat .
Sementara banyak sekali yang iri dengan kedekatan Clarisya dan Raihan , sehingga tak sedikit yang mau membuat nama Clarisya jelek di depan Raihan tapi saying semua tidak ada yang mempan .
"Hai Raihan ." sapa anak sekolahan kepada Raihan , tapi Raihan hanya senyum paksa untuk membalas mereka.
Semua sudah tau untuk deket dengan Raihan harus deket dengan Clarisa , karna Clarisya saja yang bisa membuat mereka deket dengan Raihan .
"Clar , pulang sekolah kita Meisya mau kesini sama Reisya . " Ucap Aldi kepada sahabatnya .
"Ohoke ." ucap Clarisya
Jam istirahat .
Clarisya sedang membawah nasi goreng dan bakso milik dia dan Raihan , tapi tanpa di sangka – sangka clarisya di senggol oleh kakak kelas nya , dan kuah bakso tumpah kek kaki clarisya , secara refleks Clarisya berteriak karena kakinya sakit .
__ADS_1
"Ahhhh sakit ." teriak Clarisya yang membuat semua orang menatap dia .
"He lu gak punya mata yah , kalau jalan liat – liat . "Ucap cowo yang bersenggolan dengan Clarisya .
Clarisya akhirnya menunduk dan menangis karena malu dan juga sakit di bagian kakinya , semua orang hanya menatap dan tak berani membantu Clarisya .
Dan tiba – tiba Aldi datang dan langsung memeluk Clarisya untuk menenangkan , aldi menatap geram kepada lelaki di depannya , aldi ingat jelas dia adalah Rey yang membuat Clarisya pingsang sewaktu Smp .
"Aldi gw takut hu hu hu ." ucap Clarisya masi sambil memeluk Aldi .
"Iya tenang yah clar , ada gw yang bakalan jagain lu ." ucap Aldi menenangkan sambil menahan amarah .
Tak lama kemudia terdengar suara Raihan .
Clarisya , teriak Raihan dari kejauhan , semua langsung melihat ke Raihan , tampak Raihan sangat marah karena melihat sahabat kecil nya menangis .
"Aldi lu apain Clarisya , kenapa dia sampe nangis dan ketakutan kek gini ."ucap Raihan dengan suara tinggi .
Clarisya langsung melepaskan pelukan dari aldi dan langsung memeluk Raihan karna dia tau kalau Raihan sudah sangat marah saat ini .
"Raihan kaki gw sakit hu hu hu , gw takut hu hu hu . " ucap Clarisya sambil menangis .
"Tenang Clarisya sambil mengules kepala clarisya tapi sayang karna terlalu takut Clarisya tetap menangis . "
"Kita ke kelas yah ." Ucap Raihan .
"Iya , tapi kaki gw sakit , gendong yah ." pinta Clarisya dengan suara serak .
"Iya ."Raihan pun mengendong Clarisya .
semua orang bisa melihat mata Clarisya yang sembab akibat menangis terlalu lama , dan di saat Rei yang hanya diam sadar akan siapa yang dia bentak tadi .
Aldi bawain bubur ke kelas , Clarisya udah telat makan dia harus minum obat – ucap Raihan yg membuat semua orang semakin merasa iri terhadapny .
Kelas .
"Lu kenapa clar , coba cerita dulu , jangan nangis terus ." Raihan berusaha menenangkan sahabatnya .
"Tadi , tadi gw di senggol sama kakak kelas tapi kayaknya dia gak sengaja terus dia marahin gw dan gw di salahin terus kaki gw sakit makanya gw langsung nangis hu hu hu ." Ucap clarisya dengan suara serak serta terbata – bata .
__ADS_1
"Yauda sekarang kan udah baik baik aja , lu bias tenang , jangan nangis terus oke. " ucapa Raihan.
"Iya . " jawab Clarisya
Tak lama kemudian Aldi datang membawa bubur .
"Clar makan dulu yah biar lu bi minum obat . " ucap Aldi .
" Iya terima kasih . "ucap Clarisya lalu memakan bubur yang di bawahkan Aldi untuknya .
"Sama – sama . "kedua sahabatnya hanya senyum lega melihat Clarisya yang sudah berhenti menangis dan sudah cukup tenang .
10 menit kemudia Clarisya hampir selesai memakan buburnya ,
dan tiba – tiba ada yang masuk ke kelas mereka , yaitu Rei , semua orang melihat eri kaget dan banyak dari mereka yang merasa kagum dengan sosok Rei , tapi jelas berbeda dengan Clarisya yang langsung menangis karena takut , dan itu tak luput dari penglihatan Raihan & Aldi .
"Clar lu kenapa . " tanya Aldi yang melihat sahabatnya menangis.
"Hmm. " jawab Clarisya singkat .
Tiba – tiba Rei berjalanan menghampir mereka .
"Hai . "sapa Rei .
"Ngapain lu kesini , belum puas luh ? …" tanya Aldi dengan suara tinggi.
"Hmmm gw cuma mau minta maaf sama dia ." Ucap Rei sambal menunjuk ke arah Clarisya yang sedang menangis dalam pelukan Raihan .
"Clarisya udah maafin lu , sana pergi – ucap Raihan yang sudah naik darah
Oke . " ucap Rei sambil berlalu pergi .
Pulang sekolah pun sudah tiba .
Meisya & Reisya sudah menunggu di kantin sekolahnya Clarisya , Aldi & Raihan .. akhirnya yang mereka tunggu datang juga .
"Hai ."sapa aldi yang langsung memeluk Meisya & reisya , Raihan juga memeluk kedua sahabatnya , Clarisya juga demikian . sehingga semua langsung menoleh ke mereka , mereka sangat penesaran kenapa Aldi dan Raihan memeluk kedua wanita asing itu , di karenakan meraka sangat tau Aldi dan Raihan hanya dekat dengan satu wanita yang tak lain adalah Clarisya .
Meisya menyadari mata sahabatnya sedikit sembab dan seperti habis menangis , firasat seorang sahabat mengatakan kalau Clarisya sedang tidak baik – baik saja . Meisya langsung melotot kepada aldi dan Raihan .
__ADS_1
Ehm Aldi , Raihan , lu apain Clarisya ? Tanya Meisya dengan suara datar .
Ahhh bagaimana sekarang , apa kalian masi setia , kalau masih autor pasti bakalan up terus .