Anak Orang Kaya

Anak Orang Kaya
Eps 29


__ADS_3

Setelah kepergian Meisya , tampak semuanya berubah 180° , Clarisya yang awalnya ceria dan banyak tertawa sekarang menjadi Clarisya yang dingin dan tak banyak bicara , terkadang hanya diam dan bermain gitar , Sementara Aldi dan juga Raihan menjadi sosok yang dingin sangat dingin , susah untuk di tembus , mereka yang biasa tertawa dan adu argumen sekarang menjadi sosok yang diam dan tak banyak bicara , untuk Reisya sendiri dia masih setia dengan mata yang tertutup seolah masih beta dengan keadaanya . sudah dua bulan berlalu sekarang sudah bulan juni , semua sudah berubah dan tak banyak berbicara .


"Hari ini gw mau ke rumah sakit ." ucap Clarisya dingin .


"Gw juga ." jawab Raihan singkat .


"Gw lagi ada urusan ." jawab Aldi yang tak mau melihat kondisi sahabatnya , bukan karena tak peduli tapi karena sedih dan merasa terpukul .


"Okei ." jawab Clarisya sambil berlalu pergi .


Supermarket .


Clarisya memutuskan untuk mampir ke supermarket yang berada dekat dengan rumah sakit , dia membeli buah tangan seperti buah - buahan dan lain - lain .


Clarisya tidak sengaja bertemu dengan Fiko , keadaan Fiko tampak kacau dan tak terurus dia kembali menjadi anak nakal "Bad boy " karena terpuruk dengan keadaaan .


"Hei . " sapa Clarisya .


"Eh , hai " sapa Fiko kembali .

__ADS_1


"Gimana kabar lu Fik ." tanya Clarisya .


"Baik , lu sendiri gimana ?" tanya Fiko balik .


"Hmmm kek biasa . " ucap Clarisya .


"Lu mau kemana ?" tanya Fiko .


"Ke tempat Reisya , kenapa ?" tanya Clarisya balik .


"Apa gw bole ikut , udah seminggu gw gak liat dia . " ucap Fiko sambil menundukan kepala .


"Setelah selesai membayar , akhirnya mereka menuju rumah sakit dengan kendaraan masing - masing ."


#RumahSakit .


Apa lu masih beta sama tidur lu ? " tanya Clarisya pada sahabatnya dengan lembut dan hangat .


"apa lu gak mau bangun dulu ." ucap Clarisya mulai menitikan air mata merasa tak kuat melihat keadaan sahabatnya .

__ADS_1


"Hai Rei , gw dateng lagi, apa lu masih belum mau buka mata lu ? " tanya Fiko pada Reisya .


"Sampai kapan lu bakalan nangis terus Clar, sampe kapan ." tanya Aldi yang tiba - tiba masuk bersama Raihan .


"Sampe dia mau bangun dan ngomong sama gw , baru gw bakalan berhenti nangis ." jawab Clarisya dingin .


"Kembalikan Clarisya yang dulu , jangan kayak gini terus , pasti Reisya dan Meisya sedih ngelihat lu ." ucap Raihan kepada sahabatnya yang masih dalam jurang keterpurukan .


"Sudah waktunya lu bangun lagi Rei , sampe kapan lu mau tidur terus ." ucap Clarisya tak memperdulikan ucapan kedua sahabatnya .


"Yah Tuhan , jangan ambil Reisya dari sisi kami , kami mohon Tuhan ." ucap Aldi dalam hati .


"Hukumana apa ini Tuhan , kenapa engkau tega melihat ini semua , hamba mogon kembalikan semua nya ." ucap Raihan dalam hati sambil menrteskan air mata .


Sudah dua bulan Reisya tampak setia dengan tidur manisnya , dia tampak sangat beta dengan keadaanya , dua bulan ini Clarisya ,Aldi , Raihan dan Fiko tampak menjalani hari dengan keadaan yang berbeda keempat orang yang awalnya hangat penyanyang dan penuh canda tawa berubah menjadi sangat dingin .


Perubahan mereka sudah banyak yang mengetahui karena apa , banyak yang mengirim doa untuk sahabat mereka yang bernama Meisya agar tenang di surga dan Reisaya agar cepat bangun dari tidyr panjang nya .


Okay terus pantau novel ini yah , kira - kira Reisya akan bangun kembali atau akan tetap setia dengan dunia tidur yang akan bekelanjutan , jangan lupa vote , like serta komen di bawah ini .

__ADS_1


__ADS_2