Anak Selir

Anak Selir
Pergi Ke Mall


__ADS_3

Selamat membaca😊


Erick terkejut Agatha benar benar mabuk kendaraan,ia salah mengira kalau Agatha sengaja membohongi mereka berdua.


Rendy terdiam melihat muntahan Agatha mengotori celana mahalnya,ia lalu keluar dari mobil untuk membersihkan celananya.Dengan raut wajah tak mengenakan.


"Aduh gawat nih Agatha" seru Erick sambil menggigiti bibir saking tidak enaknya dengan Rendy ia takut kalau masa sekolah indahnya berubah karena berurusan dengan tuan muda De Facto.


"Rick...gue pusing nih mending kita jalan kaki aja ya" ajak Fang Yin sambil keluar dari mobil karena tak tahan dengan bau bensin yang membuatnya mual.


"Tapi Agatha,Rendy kan belum balik,kalau dia marah gimana?" pekik Erick terlihat ragu ragu.


Erick menoleh ke kanan dan ke kiri sambil mencari keberadaan Rendy,Fang Yin tanpa ragu menarik tangan Erick, ia tak peduli dengan Rendy orang yang sudah ia muntahi itu.


Fang Yin sama sekali tidak malu,dia sangat berbeda dengan para gadis yang akan sangat malu jika mengalami kejadian seperti itu di depan gebetannya.


Rendy kan bukan gebetan Fang Yin tapi entah mengapa Erick tersenyum saat melihat Fang Yin menarik tangannya tanpa ragu.


Erick pov~


Entah kenapa hatiku sangat berdebar saat di dekatmu,tidak peduli apapun keadaanmu bayangan Agatha akan selalu melayang di pikiranku,aku senang mengetahui kalau Agatha sebenarnya tidak menyukai Rendy.


Aku tak bisa membohongi rasa suka ku,apakah kamu tahu rasa sukaku terhadapmu?,jangan pernah menarik tanganku seperti ini membuatku salah paham saja.


Erick tetap tersenyum, hatinya sangat berbunga bunga,tiba tiba Rendy menyeberang jalan dan menghampiri mereka,raut wajah Erick kembali tak bahagia setelah melihat Rendy.


"Agatha..Erick lo pada mau kemana kok ninggalin gue" teriak Rendy sambil berlari dengan wajah kesalnya karena hampir di tinggal kedua temannya.


"Ehh Rendy maaf aku tak sengaja mengotori celanamu" seru Fang Yin sambil menundukan kepalanya.


Fang Yin meminta maaf setelah melihat batang hidung Rendy,Fang Yin tak berharap ia akan bertemu dengan Rendy lagi ia takut di suruh menaiki benda berjalan itu lagi.


"Santai aja kok Agatha gue fine fine aja" jawab Rendy dengan nada lembut membuat siapapun pasti akan meleleh seketika.


Rendy menyuruh supir pribadinya pergi dan menyampaikan ke ibunya kalau ia akan pulang terlambat,pak supir menghela nafas lega karena gadis yang ia khawatirkan selamat.

__ADS_1


"Bisanya kan tuan muda bakal marah sama hal kaya gini sepertinya gadis itu merubah sifatnya!" gumam Pak supir lalu pergi dengan mobil mewah itu.


Mereka bertiga pergi ke pasar untuk membeli buah buahan,terlihat Rendy sangat Jijik dengan pasar karena tempat itu kotor dan sangat ramai.


Rendy memutuskan untuk tidak ikut dengan mereka berdua dan menunggu di halte bis,beberapa menit kemudian Fang Yin dan Erick kembali dengan plastik berisi buah di tangan mereka berdua.


"Ehh tunggu sebentar bajumu tadi kena loh" seru Rendy menimpali pembicaraan mereka berdua.


"Emm..ini gak apa kok cuma bekasnya aja" jawab Fang Yin sambil menepis noda itu,Rendy menggeleng ia menarik tangan Agatha menuju ke mall yang kebetulan ada di dekat mereka.


Erick dengan wajah masamnya berlari mengejar Rendy dan Agatha,mereka memasuki mall besar itu,lampu terang yang sangat banyak membuat Fang Yin memicingkan matanya.


Fang Yin terpana dengan keindahan tempat-tempat di masa depan,berbeda di zamannya dulu ia hanya bisa melihat peperangan dan mencium bau anyir darah.


Sedangkan disini Fang Yin sangat senang ia dapat mencium bau harum dari beberapa toko parfum dan pengharum ruangan.


"Lo mau kemana sih Ren....,gue capek ngikutin kalian berdua" seru Erick menekuk tangannya,ia seakan marah pada hal itu,padahal ia kesal karena Rendy mengajak Agatha ke sini.


Erick tahu kalau Rendy anak orang kaya sedangkan dirinya,membeli buku saja ia harus mengumpulkan uang selama satu minggu.


Ia kembali menarik tangan Fang Yin sambil meninggalkan Erick yang sedang melamun.


Mereka berhenti di sebuah toko baju dan mulai memilih beberapa pakaian.


Rendy selalu memilih baju yang kebesaran karena sangat imut saat di pakai di tubuh Agatha.


"Nih,...lo pakai cocok atau gak!.."seru Rendy sambil menyodorkan sebuah baju berwarna biru laut.


Fang Yin terpaksa menuruti permintaan Rendy sebagai permintaan maafnya karena telah mengotori celananya waktu itu,Padahal sebenarnya ia sangat tak nyaman dengan baju-baju yang ia pakai saat ini.


Tapi mau bagaimana lagi,Fang Yin dengan terpaksa memakai gaun santai itu lalu keluar untuk menunjukan baju itu kepada Rendy.


"Memang cantik Tapi aku tak suka* gumam Rendy pelan agar tak kedengaran Agatha.


Ia kembali menyodorkan sebuah kaos dan celana yang sepertinya agak kebesaran,Fang Yin seperti boneka bagi Rendy sepertinya inilah tujuan ia sebenarnya.

__ADS_1


"Huhh..sekarang aku akan menuruti tujuannya itu" gumam Fang Yin di dalam ruang ganti sambil menghela nafas berat.


Fang Yin kembali keluar dengan memakai baju pemberian Rendy,Semua orang di tempat itu juga memperhatikan Fang Yin.


Erick yang baru sadar telah di tinggal ke dua temannya itu ikut terpana dan terdiam beberapa detik,saat melihat Agatha menggunakan baju itu.


"Sangat imutt!" Rendy membuang wajahnya yang memerah.


Rendy Pov~


Aku tak tahan lagi,sebenarnya aku pergi bersamanya karena ingin menjadikan dia sebagai boneka ku,tapi entah kenapa rambut hitam panjang,kulit putih salju dan mata hitam jernihmu itu seolah menyihirku.


Membuatku tak rela saat ia memakai baju bagus di hadapan semua orang,dia hanya boleh memakainya di depanku!.


Rendy untuk terakhir kalinya memutuskan untuk memberikan baju biasa saja kepada Agatha ia tak sanggup kalau Agatha akan menjadi pusat perhatian karena kecantikannya.


"Ini yang terakhir kalinya kan?..",seru Fang Yin dengan wajah memelas,padahal mereka seharusnya menjenguk Alex tapi malah berakhir membeli baju di dalam mall.


Jam menunjukan pukul 14.30 Agatha segera memakai baju biasa itu dan keluar ke hadapan Rendy, Rendy pun akhirnya puas dengan pilihan terakhirnya yaitu baju biasa.


"Bukan kah baju yang tadi sangat bagus" timpal Erick sambil menunjuk baju yang tadi.Rendy tak bisa berkata kata dan memanggil seorang perempuan untuk membayar baju yang akan ia beli.


"Tolong bungkus semua yang ada di toko ini.."dengan enteng nya Rendy menyodorkan sebuah kartu kredit dari dalam dompetnya.


Perempuan itu dan Erick terbengong, jiwa misquen mereka mendadak bangkit melihat kartu kredit yang akan membayar satu toko ini.


Fang Yin segera menghentikan tindakan bodoh Rendy,walaupun Rendy kaya bukan berarti dia bisa seenaknya menghambur hamburkan uangnya untuk hal tak berguna.


Seketika Rendy menurunkan kartu kredit nya,ia hanya membeli beberapa potong baju yang dicoba Agatha tadi,jumlah semua barang kira kira 500 ribu.


Rendy membayar baju-baju itu dengan uang tunai,akhirnya mereka bertiga menjadi pusat perhatian,karena hampir saja membeli semua baju di toko itu.


Terima kasih sudah membaca😊


Jangan lupa like,vote dan komentar😊🆗

__ADS_1


__ADS_2