Anak Selir

Anak Selir
Balikan lagi?


__ADS_3

Selamat membaca😊


Setelah berpikir panjang Agatha tanpa sadar langsung tertidur lelap di atas kasurnya.


Matahari sudah naik, sayup-sayup juga mulai terdengar suara kendaraan yang bergema di setiap gedung pencakar langit.


Agatha seperti biasa masuk ke kamar mandi dan mulai membersihkan dirinya,ia lalu mengganti baju tidurnya dengan seragam olahraga karena hari ini ada jadwal olahraga.


Sambil membawa tas di bahunya ia lalu menghampiri ibunya yang seperti biasa sedang mempersiapkan sarapan yang sudah tak asing lagi di mata Agatha.


Ya roti bakar berserta selai cokelat sebagai pendamping sarapannya kali ini.


Agatha tanpa kata-kata langsung melahap habis roti bakar dan meminum susu di gelas tanpa menyisakannya sedikit pun.


Waktu sudah menunjukan pukul 06.40 Agatha langsung bergegas mempersiapkan keperluan sekolahnya,lalu mencium tangan ibunya.


"Agatha berangkat dulu ya" seru Agatha sambil tersenyum melihat ibunya yang kembali ramah seperti biasanya.


"Hati-hati di jalan Agatha" jawab Alice sambil mencium kening dan membelai rambut Agatha yang lembut dan wangi setelah keramas tadi.


Agatha melangkahkan kakinya keluar dari apartemen,sesekali ia membalikan badannya sambil tersenyum melihat ibunya yang sedang melambaikan tangannya.


Sambil menghirup udara pagi Agatha berjalan santai ke arah sekolahnya,melewati trotoar dan kemacetan di jalan raya,udara segar pepohonan di taman juga menambah indah pemandangan pagi itu.


Akhirnya Agatha sampai di gerbang sekolahnya,ia lalu melihat ke arah jam tangannya yang menunjukan hampir pukul 07.00,dengan terburu buru Agatha bergegas untuk masuk ke kelasnya.


Saat ia akan berlari ke arah kelasnya tiba-tiba secara tak sengaja ia menabrak seorang siswa bergaya khas berandalan sekolah.


Agatha yang menabrak siswa tersebut langsung terjatuh kesakitan karena perbedaan berat tubuh di antara mereka berdua.


"Kalau jalan tuh pakai mata!" pekik siswa itu sambil menatap tajam Agatha.


Agatha langsung menatap siswa itu,betapa terkejutnya ia saat melihat orang yang menabraknya adalah Alex orang yang cukup dekat dengan dirinya.


Namun anehnya ia seperti tidak mengenali Agatha dan sepertinya ia juga tak ingat kejadian yang pernah mereka berdua lalui.


"Alexx?" celetuk Agatha saking terkejutnya.

__ADS_1


Dengan ekspresi dingin Alex dan teman-teman pemalaknya itu mengabaikan Agatha dan langsung berjalan santai melewatinya tanpa rasa bersalah sedikit pun.


Dengan ekspresi kesal Agatha bangun sambil membersihkankan roknya yang kotor setelah terkena tanah.


Agatha yang masih tak percaya mencoba mencubit pipinya hingga memerah.


"Adu..duh.." teriak Agatha sambil merintih kesakitan.


"Kalau dia masih marah kan bisa diomongin" gumam Agatha menggerutu kesal karena Alex mengabaikannya.


Kringgg..(suara bel).


Setelah bel berbunyi Agatha langsung berlari masuk ke dalam kelas,untung saja belum ada guru di sana kalau tidak dia pasti sudah dihukum karena telat.


Saat Agatha masuk kelas ia sudah disapa oleh sahabatnya Melati yang tiba-tiba berubah penampilan menjadi anak tomboy dengan rambut yang dikuncir di belakang.


"Agatha..sini!" teriak Melati dengan suara keras.


Agatha yang mendengar suara Melati langsung menghampirinya lalu kemudian duduk di samping Melati.


"Ehh..Agatha lo udah denger gosip terhot hari ini?" bisik Melati sambil melihat keadaan sekitar.


"Ini soal Alex!" pekik Melati yang sontak membuat Agatha terkejut.


"Emang Alex kenapa?" seru Agatha yang tiba-tiba merasa khawatir kalau ada berita tak benar tentang Alex seperti yang pernah dia alami seminggu yang lalu.


"Katanya ya" jawab Melati yang tiba-tiba terpotong karena suara berisik dari luar kelas,karena ingin tahu Agatha dan Melati akhirnya pergi untuk melihat apa yang sedang terjadi.


Betapa terkejutnya Agatha saat ia melihat seorang siswa yang tadi menabraknya kini sedang mencium pipi seorang siswi yang tak lain adalah Rara mantan pacarnya.


Sepertinya mereka berdua kini sudah kembali menjadi pasangan kekasih.


Rendy yang juga berada di sana tak bisa berkata-kata saat temannya Alex tiba tiba menyatakan perasaan pada orang yang dulu pernah menyakitinya.


"Deg..deg.." jantung Agatha berdetak keras,entah apa yang dirasakan Agatha saat ini,rasanya ia tak sanggup melihat kemesraan mereka lebih lama.


"Apa aku sakit?" gumam Agatha lalu memutuskan untuk masuk kembali ke dalam kelas.

__ADS_1


Sorak sorai kini terus bergema di dalam kelas Agatha yang tadinya sunyi,kini berubah seperti pasar karena pasangan terhot hari ini.


Karena kebetulan Erick tidak berangkat,kursi di sebelah Rara secara otomatis menjadi milik Alex yang sekarang sudah berpacaran kembali dengan Rara.


"Astaga gue gak percaya Alex jadian sama Rara gue kira dia suka sama lo" timpal Melati dengan mulut cerewetnya.


Tiba tiba Alex yang berada di depan mereka menoleh dengan tatapan dingin sepertinya ia tak sengaja mendengar pembicaraan Agatha dan Melati tadi.


"Gue gak salah denger kan?gue suka sama nih cupu najis!" teriak Alex sambil merendahkan Agatha yang ada di belakang bangkunya.


Kelas semakin riuh saat murid dari kelas lain berteriak saat akan terjadi pertengkaran di antara Alex dan Agatha.


Pantas saja mereka merasa senang,mereka memang sangat membenci Agatha,apalagi karena Agatha dan Alex yang selama ini selalu bermain bersama mereka kini malah berubah dan selalu mengikuti Agatha kemanapun ia pergi.


"Lex..lo yang bener aja" pekik Melati yang tak terima sahabatnya direndahkan oleh Alex.


Tanpa ragu-ragu Melati langsung memukul pipi Alex,pukulan itu berhasil karena kepribadian nakal dan bengis sedang berada di tubuhnya.


"Hahh..cewek aja kebanyakan tingkah!" teriak Alex lalu dengan sengaja mendorong tubuh mungil Melati hingga terjatuh dan terbentur keras di sebuah meja.


"Alex..lo apaan sih,dia Melati temen kita" seru Rendy langsung menengahi perkelahian itu.


Dengan kemarahan yang meledak ledak Rendy langsung menarik kerah Alex dan mendorongnya di antara meja meja kelas yang membuat murid lari berhamburan.


"Melati!" seru Agatha sambil memapah tubuh Melati yang sedang tak sadarkan diri.


Tanpa ragu akhirnya Agatha membawa sahabatnya ke ruang UKS,walau Melati sudah menjadi korban,perkelahian ini tetap tidak berhenti.


Para murid yang berada di sana juga hanya menonton dan sengaja tidak memanggil guru untuk menghentikan perkelahian ini.


Saat mereka terus melayangkan pukulan, tiba-tiba Faizal muncul dan melerai kedua siswa yang wajahnya hampir babak belur.


"Sayang!" teriak Rara lalu menghampiri Alex yang masih menatap tajam Rendy dengan nafas terengah-engah.


"Kalian ini gak bisa berpikir dengan kepala dingin ya?" bentak Faizal sambil menarik kerah Alex dan Rendy yang masih saling beradu mata.


Untung saja ada Faizal yang kebetulan sedang berada di lantai kelas 2 kalau tidak,bisa-bisa perkelahian ini akan terus berlangsung sampai salah satu di antara mereka tumbang.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca😊


Jangan lupa like, vote dan komentar😊🆗


__ADS_2