Anak Selir

Anak Selir
Sa-rang?


__ADS_3

Selamat membaca😊


Gadis bergaun ungu itu lalu membalikan tubuhnya,wajah cantiknya dan tubuhnya indah cukup mirip dengan Maya yang selalu memanjakannya.


Ia berjalan anggun bak seorang ratu di pesta keluarga itu,ya sama dengan namanya Ratu Khanza Amelia,anak seorang presdir kaya raya yang sekarang telah tiada.


"Princess..ayo masuk" panggil Maya sambil merangkul anaknya.


Agatha yang sedang duduk di kursi meja makan kaget setengah mati saat gadis bergaun ungu yang dilihatnya sangat mirip dengan Sa-rang gadis lugu dari masa dinasti Huang.


"Sa-rang?" teriak Agatha saking terkejutnya setelah melihat anak SMA seumurannya.


Seluruh mata langsung menusuk Agatha dari belakang, Agatha masih tak bisa berkata kata sedangkan Ratu hanya terdiam dengan ekspresi dinginnya.


Maya dan putrinya lalu berjalan ke arah Agatha dan ayahnya, ia kemudian menatap Angga sambil menyindir dirinya yang sontak membuat Angga naik pitam.


"Sudah ayo kita mulai makan malam nya" timpal kepala keluarga Anggara sambil menatap tajam kedua anaknya.


Agatha duduk tepat di depan Ratu yang ia anggap sebagai renkarnasi dari Sa-rang,sepertinya Ratu juga lupa akan masa lalunya, ia juga tak bicara apa-apa saat melihat Agatha dan hanya menikmati makan malamnya.


Agatha Pov~


Apa dia bukan Sa-rang?, dia hanya gadis biasa dari keluarga kaya,tingkahnya saja berbeda saat berada di dinasti Huang.


Trangg..tiba tiba sebuah garpu di jatuhkan oleh ibu Anggara sambil terus menatap Agatha sinis,entah apa yang tengah ia pikirkan sekarang.


Yang pasti dia sedang menahan amarah yang sangat besar saat melihat Agatha berada di sini.


"Bu..jangan menatap putriku seperti itu" seru Angga sambil memakan sepotong daging di atas garpunya.


"Aku jadi tidak nafsu makan saat melihat gadis murahan itu berada di sini" seru nyonya Anggara yang sontak membuat Angga marah besar namun ia masih bisa menahannya.


"Jadi dia putrimu?" celetuk sang kepala keluarga dengan ekspresi dingin.


"Walau jadi pembantu pun dia tetap tak layak berada di sini" gumam Maya sambil menatap sinis ke arah Agatha.


Walaupun semua orang tidak mendengar suara kecil itu,Agatha tetap bisa mendengarnya karena pendengarannya yang sangat kuat.

__ADS_1


Angga hanya mengangguk lalu meneruskan makan malamnya dengan wajah yang mulai tidak nyaman.


"Ohh iya Angga sudah ada wanita yang kamu pilih?" seru ibunya sambil melirik wajah Agatha yang tanpa ekspresi.


"Jangan bahas itu di sini Bu"jawab Angga dengan wajah tak karuan.


Dari awal Angga tahu bahwa ibunya hanya memanfaatkan dirinya untuk mengambil seluruh harta warisan, yang tak lain dengan cara menjodohkan dirinya dengan wanita pilihan ibunya.


Setelah semua rencananya berhasil ia akan menguras harta itu sampai tak ada sisa sedikit pun.


Prangg...tiba tiba sebuah piring dipecahkan oleh Ratu,saat ia akan membereskan pecahan piring itu Maya langsung menepis halus tangan anaknya dan menunjuk Agatha untuk membersihkannya.


"Kamu bersihkan sekarang juga" seru Maya sambil menatap tajam ke arah Agatha.


Memang Agatha hanya gadis rendahan yang tak punya apa-apa,ia juga tak pantas masuk ke dalam perkumpulan keluarga ini namun ia masih punya harga diri.


Siapapun pasti akan marah saat diperlakukan seperti ini,Angga pun sudah mulai mengerutkan dahi dan menggigiti bibir saking kesalnya.


Maya memperlakukan Agatha seperti ini karena ia tahu kalau Agatha selama ini dibully teman temannya di sekolah,jadi dia pasti tidak akan menolak permintaan siapapun.


"Baiklah aku akan bersihkan" seru Agatha sambil tersenyum ramah.


"Ahhh" teriak Ratu sambil mengibas ngibaskan gaunnya yang hampir basah kuyup.


"Kamu gimana sih" teriak Maya sambil mendorong tubuh Agatha ke belakang.


"Bukankah anda bilang saya tidak layak menjadi siapapun di rumah ini?" jawab Agatha sambil tersenyum polos.


"Jadi saya hanya bayangan yang tidak sengaja menumpahkan air itu" pekik Agatha yang sontak membuat Maya melayangkan satu tangannya untuk memukul Agatha.


"Jadi dia dengar semua perkataan ku?" gumam Maya dalam hati.


"Grepp" Agatha lalu memegang kuat tangan Maya sampai terlihat memar.


"Maaf,bayangan kan tidak bisa dipukul?" seru Agatha lalu berjalan ke arah pintu keluar sambil terus mengepalkan tangannya untuk menahan emosi.


Grekk..pintu pun terbuka,Agatha melangkahkan kakinya keluar dari rumah bak istana itu diikuti Angga yang juga muak dengan keluarganya sendiri.

__ADS_1


"Angga kalau kamu keluar sekarang warisan akan Ayah kasih ke Maya" seru sang ayah yang membuat Angga sempat menghentikan langkahnya.


"Aku tak peduli,sebagai gantinya jangan ikut campur dalam kehidupan Angga lagi" jawab Angga sambil membalikan tubuhnya lalu kembali mengikuti Agatha dari belakang.


Semua orang yang berada di sana sempat merasa kesal kepada Agatha,mereka salah paham tentang dirinya karena dirinya hanya keturunan yang tidak dianggap di dalam keluarga itu.


Maya masih kesal dengan tingkah laku Agatha,ia bertekad akan membalaskan dendamnya karena telah mempermalukan dirinya di depan banyak orang.


"Agatha maaf karena ayah sudah membawa mu ke sini" seru Angga dengan ekspresi lesu.


Agatha hanya membalasnya dengan tawa kecil saat melihat ayahnya seperti seekor kelinci kecil yang sedang merasa bersalah.


Tak terduga tiba-tiba Alice datang ke rumah tersebut dengan ekspresi marah,ia lalu berjalan ke arah Angga lalu menampar mantan suaminya itu dengan keras.


"Ibu" teriak Agatha kemudian memegangi tangan kaku ibunya.


Ekspresi ibunya yang sangat marah dan air mata yang mulai berlinang di pipinya membuat Agatha ingin menangis.


"Kenapa kamu bawa Agatha ke neraka ini!" bentak Alice sambil terus memojokan Angga.


Alice kemudian menarik paksa tangan putrinya,dan berjalan pergi menjauh dari kediaman Anggara.


Dengan mata sayu,Angga lalu masuk ke dalam mobilnya,dengan pikiran kacau ia lalu menngendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Angga Pov~


Aku bingung seandainya aku tidak menikahi Alice mungkin akhirnya dia akan lebih bahagia kan?.


Walaupun sekarang Agatha sudah berubah menjadi gadis yang pemberani namun aku yakin kalau masih tersisa luka di dalam benaknya.


Angga terus mengendarai mobilnya dengan ugal ugalan,ia juga menerobos lampu merah hingga kejadian tak terduga menghampiri dirinya yang sedang tak fokus berkendara.


"Brakkk" sebuah truk box menabrak mobil mewahnya hingga ringsek dan terguling puluhan meter.


Angga yang masih tersadar berusaha keras menyelamatkan dirinya dari maut yang menghampiri.


Tapi sayang takdir berkata lain tiba tiba mobil lain melaju kencang ke arah mobilnya,dan kecelakaan beruntun pun tak dapat terhindarkan.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca😊


Jangan lupa like, vote dan komentar😊🆗


__ADS_2