Anak Selir

Anak Selir
Rendy Dan Alex


__ADS_3

Selamat membaca😊


Agatha menatap Rendy heran sambil melihat Rendy yang salah tingkah setelah ia peluk.


"Ternyata dia punya sisi lucu juga ya" gumam Agatha dalam hati.


Rendy yang sebenarnya akan berjalan ke arah kamar apartemen Agatha malah berbelok dan mengetuk pintu kamar Erick.


"Tok..tok..tok.." suara pintu diketuk cukup keras karena Rendy kesal dengan dirinya sendiri,ia malah jadi salah tingkah hanya karena seorang gadis yang baru ia kenal kemarin.


Erick yang sedang asyik membaca buku dikamarnya terkejut dan langsung membuka pintu,ia tak bisa berkata-kata saat melihat Rendy datang dengan pipi yang memerah.


Rendy tanpa permisi langsung memasuki rumah Erick dan menuju ke kamar mandi.


Agatha yang melihat itu langsung menghampiri Erick yang berdiri terheran heran di depan pintu.


"Agatha tadi ada kejadian apa,kok Rendy jadi kaya gitu?" tanya Erick pada Agatha.


Agatha tak menjawab dan hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Seperti nya ada yang mereka berdua sembunyikan" gumam Erick.


Agatha tak mengacuhkan pertanyaan Erick,ia kemudian masuk dan duduk di kursi ruang tamu seolah tak ada kejadian apa-apa.


Hanya karena kesalahpahaman kecil,kerja kelompok yang harusnya dimulai dua jam lagi malah harus dimulai sekarang juga,Rendy keluar dari kamar mandi dengan pipi merah saat melihat Agatha.


"Mau kerja kelompok sekarang?,padahal ini masih pagi" tanya Erick dengan wajah memelas.


"Ya lebih cepat kan lebih baik" balas Rendy yang tak mau dijadikan kambing hitam,Erick pergi kedapur untuk mengambil makanan.


Sedangkan Rendy berniat untuk menelepon Melati yang pasti sedang tidur di rumahnya karena masih sangat pagi.


"Hei..Agatha hp mu bunyi terus tuhh" timpal Rendy sambil memainkan hp nya,Agatha tetap terdiam dan tak melakukan apapun karena ia tak bisa menggunakan hp tersebut.


Rendy sangat terganggu dengan suara dering hp Agatha dan langsung mengambil hp bercase ungu itu.


Ia membuka hp Agatha dan melihat isi pesan-pesan tersebut.


Wajah Rendy yang tadinya santai dan cool berubah total,sambil mengerutkan dahi Rendy menunjukan isi pesan dalam hp tersebut hingga membuat Agatha terkejut.

__ADS_1


"Jadi selama ini lo diganggu sama ceweknya Alex?" tanya Rendy sambil memijat-mijat dahinya.


Agatha tak paham dengan perkataan Rendy,ia langsung mengambil hp itu dari tangan Rendy karena ingin tahu apa yang sedang terjadi.


Agatha terkejut dengan isi pesan tersebut, Agatha yang dulu ternyata sudah lama tersiksa karena pembullyan itu,hal itu membuat Fang Yin yang sekarang berada di tubuh Agatha sangat geram.


Hingga menggigit bibirnya sampai berdarah.


"Heii..gue tahu lo kesal sama si Rara,tapi jangan lukain diri lo begini dong!" Rendy berusaha menenangkan kemarahan yang meluap-luap di tubuh Agatha.


Rendy mengusap semua darah yang ada di bibir Agatha dengan ibu jarinya,Agatha terdiam sesaat sambil menatap mata biru Rendy yang penuh kekhawatiran.


Agatha Pov~


Sejak kapan ada orang yang sangat peduli dengan diriku, padahal aku ini hanya Anak Selir tak berguna tapi semua kebaikan ini  terasa sangat nyata.


Agatha melamun saat Rendy berusaha menghapus darah di bibirnya,sedangkan Erick baru datang membawa makanan dan tak tahu apa-apa.


"Ehh..Agatha bibir lo kenapa?" tanya Erick terkejut melihat luka di bibir Agatha.


Tiba tiba brakk...pintu apartemen Erick terbuka lebar seperti didobrak seseorang,terlihat Alex sedang berdiri di depan pintu sambil membawa tas besar di lengannya.


"Kalau masuk permisi dulu jangan seenaknya" seru Rendy marah pada temannya Alex, tatapan mata Rendy juga tak bersahabat saat melihat kedatangan Alex.


Tiba tiba Rendy menarik kerah Alex yang baru saja datang membuat semua orang yang ada di sekitarnya terkejut.


"Kalau punya pacar tuh dijagain jangan seenaknya!" seru Rendy sangat marah.


"Maksut lo apaan Ren,gue aja baru datang" seru Alex yang merasa tertekan karena Rendy menyudutkan dirinya yang baru datang.


Alex melepas tangan Rendy,ia tak sanggup berkata-kata melihat temannya tiba-tiba marah tanpa alasan,Rendy mengambil sebuah hp dari tangan Agatha dan menunjukannya pada Alex.


Alex menerima hp tersebut dan membaca semua pesan-pesan bully dari pacarnya Rara, Alex terdiam ia sangat terkejut ternyata pacarnya selama ini adalah seorang pembully.


"Gue gak tahu kalau selama ini Rara orangnya kaya gitu" jawab Alex pelan ia merasa sangat bersalah.


"Dan lo ngajak ribut cuma karena cewek cupu ini?" bentak Alex tak mau kalah.


Agatha yang tak tahu kalau jadi seperti ini,hanya terdiam dan pergi keluar dari apartemen Erick,suasana menjadi hening setelah orang yang diributkan keluar.

__ADS_1


"Aduhh kok baku hantamnya di rumah gue sihh!" teriak Erick dalam hati,ia tak bisa keluar meninggalkan Alex dan Rendy karena ini rumahnya.


Saat Agatha akan kembali lagi ke apartemennya,ia kebetulan bertemu Melati teman sekelasnya,Agatha langsung menarik Melati untuk masuk ke apartemennya.


"Agatha ada apa sih?" tanya Melati saat melihat Agatha sangat gelisah.


"Itu ada sedikit masalah kecil" jawab Agatha sambil menarik nafas panjang.


Saat Agatha membuka pintu,Ayahnya sudah berdiri tegap di depan sana,ia tersenyum melihat Agatha sudah pulang.


"Agatha itu teman kamu?" tanya Angga pada putrinya.


"Iya yah" jawab Agatha terbata-bata.


Melati yang berada di belakang terkejut melihat Ayah Agatha,Mata biru jernih dan rambut hitam lebat sangat tampan!,apalagi tubuhnya yang tinggi seperti seorang model.


Melati terdiam melihat ciptaan Tuhan yang tak ada tandingannya ini.Pipi Melati memerah karena melihat Ayah Agatha terlalu lama.


"Astaga ganteng bangett!" gumam Melati dalam hati saat melihat ketampanan Ayah temannya sendiri.


"Agatha sepertinya gue udah jatuh cinta sama Ayahmu!" bisik Melati di telinga Agatha.


Agatha terkejut mendengar pengakuan Melati,ia sampai tak sanggup berkata kata,Agatha terkejut dengan mulut tetap menganga.


Ayahnya langsung menutup mulut Agatha dengan senyum sangat manis,Melati meleleh seketika ia tiba-tiba memegangi dadanya yang terasa sakit.


"Mel..kamu gak apa apa?" tanya Agatha khawatir saat melihat Melati kesakitan,Ayahnya juga ikut khawatir sampai akan menelepon ambulans.


Melati langsung memegang tangan Angga,dan langsung pergi melewati Agatha.


"Ayahmu ganteng banget sampai dada ku jadi sesak" bisik Melati lalu keluar dari ruangan itu.


Agatha melihat Ayahnya,tak ada kelebihan kecuali wajahnya yang sangat tampan.


Kesedihan yang Agatha lihat pada melati juga sudah hilang,setelah melihat ayahnya,Agatha tak tahu ia harus senang atau sebaliknya.


Agatha bertekad kalau ia tetap akan berusaha mendekatkan ibu dan ayahnya tanpa menjauhkan Melati kalau dia memang benar-benar suka dengan Ayahnya.


Terima kasih sudah membaca😊

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komentar😊


__ADS_2