Anak Selir

Anak Selir
Pulang Ke Apartemen


__ADS_3

Selamat membaca😊


Fang Yin dan Erick keluar dari  rumah sakit dengan suasana hening,tak ada yang berbicara setelah kejadian itu,Fang Yin tak berniat meninggalkan mereka berdua,akan tetapi aura itu seperti aura orang-orang yang mengejarnya pada masa lampau.


"Agatha aku pulang dulu ya udah mau mahrib.."


"Akhh..iyaa hati-hati.."


Erick memasuki kamarnya yang kebetulan berada beberapa langkah dari kamar Agatha.Fang Yin membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan itu.


Ruangan itu gelap karena lampunya tidak dinyalakan,Fang Yin pun heran saat tidak melihat ibunya,padahal ia selalu berada di rumah dan menyambutnya saat ia pulang.


Cklekk..lampu dinyalakan oleh Fang Yin, tiba tiba berdiri seorang pria berjas hitam dan berkaca mata tepat di belakangnya,ia menyentuh pundak Fang Yin.


Fang Yin terkejut dan membalikan badannya,seseorang yang tak ia kenal sekarang berdiri di depannya,ia pun segera menyiapkan kuda-kudanya.


"Heii Agatha ini Ayah" seru lelaki itu berkeringat dingin melihat tingkah laku Agatha.


Lelaki itu kembali duduk dan menikmati secangkir kopi yang ia buat sendiri.


Agatha Pov~


Apakah itu ayahnya Agatha,aku memang tak mengenalnya dia bisa saja curiga kalau ada orang lain di dalam tubuh anaknya,tapi kenapa wajahnya itu masih sangat muda!,pokoknya aku harus bertingkah laku sama seperti Agatha dulu.


"Akhh..emm..Ayah yaa?" Fang Yin memanggil Ayahnya dengan terbata bata.


Flasback ~


Pria muda tampan berambut cokelat dan bermata hitam itu bernama tuan muda Anggara,wajahnya sangat tampan sehingga putrinya mewarisi gen ayahnya yang tampan.


Nama Agatha juga diambil dari nama Anggara sang Ayah,saat dulu Ayah Agatha masih muda ia bertemu dengan Alice,Alice hanya anak ibu penjual makanan kantin.


Alice hanya lulusan SMA berbeda dengan Angga yang bisa berkuliah karena berasal dari keluarga kaya.Terlihat jelas perbedaan umur Alice dan Angga.


Perbedaan umur mereka hampir 10 tahun,pada masa itu Angga termasuk mahasiswa populer di kampus mereka,banyak gadis yang ingin menjadi pacar Angga.


Dari anak penjabat,sampai anak pengusaha kaya ditolak mentah-mentah oleh Angga,pernah seorang gadis yang sangat populer karena kecantikannya seperti seorang dewi,menembak Angga dengan acara yang mewah tapi juga di tolak Angga.


Hanya satu gadis yang bisa meluluhkan hati tuan muda itu,yaitu Alice lawres anak pedagang kantin,akhirnya mereka berdua menjalani hubungan mereka secara sembunyi-sembunyi.

__ADS_1


Mereka menikah tanpa pengetahuan orang tua Angga,jika mereka tahu mereka pasti menolak pernikahan itu,perbedaan status yang menjadi masalahnya.


Setahun kemudian Agatha lahir di dunia membuat dua pasangan suami istri itu sangat bahagia,akan tetapi kebahagian itu tak berlangsung lama.


Mata-mata yang diutus ibunya membuat Angga ketahuan telah menikahi Alice dan tinggal di sebuah apartemen,


Akhirnya saat Agatha berumur 13 tahun Ayah dan ibunya terpaksa bercerai.


Sebenarnya mereka masih saling mencintai,tapi Ibu Angga mengancam akan mencelakai Agatha anak mereka berdua, akhirnya Angga mengalah dan mau bercerai dengan Alice.


Sekarang mungkin umur Angga sudah 38 tahun sedangkan Alice 48 tahun.


Tapi hingga saat ini Angga masih sering mengunjungi Alice dan Agatha.


Angga menatap tajam ke arah Agatha,mungkin dia merasa aneh dengan perubahan penampilan dan sikap Agatha.


"Ada apa dengan penampilan mu?" seru Ayahnya merasa aneh.


Fang Yin merasa tidak ada yang aneh dan melihat bajunya dari atas ke bawah.


"Memang ada yang aneh?" gumam Agatha cuek.


"Kenapa kamu melakukan itu?" tanya Ayahnya khawatir.


Fang Yin mulai kesal dengan tatapan kasihan dan perhatian berlebihan itu,padahal kemarin ia hanya akan melompat dari satu balkon ke balkon lainnya itu tak akan membuatnya mati.


Agatha mulai memperlihatkan sifat aslinya.Ia menatap tajam ke arah Ayahnya sendiri,Ayahnya gemetar merasa ada aura aneh di dekatnya.


"Apa benar dia putri ku?" gumam Angga.


Angga mulai berkeringat dingin melihat tatapan anaknya,mulutnya tak bisa berbicara seperti terbungkam oleh sesuatu.


"Seharusnya saya yang bertanya kenapa kau meninggalkan ibuku?" Fang Yin berdiri sambil mengerutkan keningnya.


"Kenapa kamu jadi formal nak" Angga mulai berbicara sambil menenangkan Agatha yang sepertinya akan marah.


Alice tiba tiba muncul sambil membawa sekantung barang belanjaan sepertinya dia pulang dari supermarket.


Alice kebingungan melihat Angga yang tiba tiba ada di ruang tamu bersama Agatha putrinya,akan tetapi suasananya tegang ini seperti bukan pembicaraan antara anak dan ayah.

__ADS_1


Ekspresi Fang Yin berubah total saat ibunya masuk,ia berdiri lalu membawakan belanjaan ibunya.


"Biar Agatha saja yang bawa bu.."


Fang Yin mengambil kantong plastik belanjaan dan menaruhnya di dapur,Ayahnya heran dengan perubahan emosi itu sepertinya dia sangat sayang dengan ibunya.


"Agatha kamu gak mandi dulu?" seru ibunya menyuruh Agatha mandi.


Fang Yin melihat bajunya yang kotor dan basah karena keringat.


Ia lalu pergi ke arah kamar mandi,sebelum masuk ke kamar mandi Fang Yin membalikan tubuhnya, dan menatap tajam ke arah Ayahnya,sebagai isyarat kalau dia tidak boleh macam-macam.


Ayahnya pun hanya menelan ludah,melihat isyarat itu.


"Yank apa yang terjadi dengan anak kita?" seru Angga berharap akan mendapatkan jawaban dari mantan istrinya itu.


Alice terdiam dengan mata sayu,omlet telur yang ia masak pun hampir gosong,karena lamunan Alice.


"Anak kita sekarang sudah berubah aku harap kamu akan mendukungnya bukan menghakiminya"


Alice kembali menatap sayu,ia sebenarnya sangat sakit hati melihat mantan suaminya berbicara santai kepadanya seperti tak ada apa-apa.


Fang Yin keluar dari kamar mandi dengan memakai baju yang dibelikan Rendy tadi saat di mall,baju yang agak kebesaran kiranya tetap dipakai Fang Yin,karena sayang kalau dibuang.


Angga menatapnya lama lalu membuang muka dengan wajah merah.Ia tersenyum sendiri melihat keimutan anaknya.


"Sejak kapan anakku tumbuh secantik ini,aku saja sampai tergoda beberapa saat!" gumam Angga dengan pipi merahnya.Ia berusaha menyadarkan dirinya sendiri dari godaan anaknya.


Alice melihat baju yang dipakai anaknya,ia tak pernah melihat Agatha memakai baju itu,ia juga melihat tas kertas berisi baju lain.


"Nak apa kamu membeli baju?" Alice bertanya kepada anaknya.


Ayahnya berdiri lalu merangkul mantan istrinya itu,tapi Alice menolak dan menggertak karena mereka bukan suami istri lagi.Agatha kembali menatap tajam Ayahnya.


Ayahnya pun melepas rangkulan itu lalu keluar mengambil dua buah tas kertas,berisi baju untuk Agatha dan mantan istrinya.


"Ini untuk kalian" timpalnya sambil memberikan baju itu.


Terima kasih sudah membaca😊

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komentar😊


__ADS_2