
Selamat membaca😊
Tak berlangsung lama,akhirnya Alex dan Rendy dapat ditenangkan sebelum persahabatan mereka hancur sepenuhnya.
Agatha yang baru kembali dari UKS,harus menghadapi semua mata yang menatap tajam dan sinis ke arahnya, setelah kejadian terheboh tadi pagi.
Suasana yang tadinya ramai kini kembali lagi menjadi sepi dan sunyi.
"Kenapa Alex jadi seperti itu" gumam Agatha dalam hati sambil menundukkan kepalanya.
Saat Agatha sedang melamun,tiba-tiba wali kelas mereka datang dan memecah kesunyian itu.
"Selamat pagi anak anak!" seru Bu Fatma sambil menaruh bukunya di atas meja guru.
"Pagi bu!" jawab para murid serempak.
Agatha hanya bisa terdiam dan memandangi dua orang teman laki-lakinya yang penuh dengan luka lebam di bagian wajah mereka.
"Ohh ya anak-anak sekarang kita kedatangan murid baru" timpal Bu Fatma yang membuat para murid terheran-heran.
"Siapa bu?" tanya seorang siswa yang duduk paling depan.
Belum saja Bu Fatma sempat menjawab pertanyaan itu,tiba-tiba seorang siswi cantik berambut cokelat dan bermata biru melangkahkan kakinya masuk ke dalam kelas tersebut.
Para murid yang tadinya acuh langsung mengalihkan pandangan dan tak bisa lepas dari gadis cantik yang berwajah hampir mirip dengan Agatha.
"Gila..cantik banget!" seru seorang siswa sambil terus menatap siswi bak dewi itu lebih lama.
"Iya kaya cewek-cewek korea!..",timpal siswa laki-laki di sampingnya.
Tatapan jernih gadis itu seakan mengubah keadaan di kelas itu,Bu Fatma yang berdiri di sana langsung menyuruh gadis tersebut untuk memperkenalkan diri.
"Perkenalkan nama saya Ratu Khanza Amelia biasa dipanggil Ratu" Seru siswi itu dengan bibir merahnya yang sangat menawan.
Saat Ratu mengenalkan dirinya,Agatha yang sedang duduk termenung terkejut saat mendengar suara yang tak asing lagi baginya.
Ratu langsung melangkahkan kakinya bak seorang model,Agatha masih terus menunduk dan tak percaya kalau gadis yang tengah berjalan itu adalah saudarinya.
Tak disangka Ratu ternyata berhenti tepat di depan meja Alex,Rara yang merasa terancam hanya bisa menggigiti bibirnya hingga berdarah.
__ADS_1
"Mama aku meminta aku untuk menyampaikan ini" timpal Ratu sambil tersenyum lembut yang sontak membuat para murid kegirangan dan kebingungan.
"Bukannya Alex udah balikan sama Rara" bisik seorang siswi yang memang suka bergosip.
"Apa maksudmu" jawab Alex yang sedang lupa ingatan.
Tiba-tiba Alex yang tadi bersikap dingin, memegangi kepalanya yang terasa sangat sakit seakan mau pecah.
"Ahkkk..kepalaku sakit banget" teriak Alex yang sontak membuat para murid menggerumuninya.
Rara yang duduk di sampingnya juga ikut panik,tapi tidak bisa melakukan apapun karena dia bukanlah seorang dokter.
Bu Fatma yang sedang berada di sana pun terkejut dan berniat akan menelpon Ambulans,karena sepertinya Alex terlihat sangat kesakitan.
Anehnya Ratu yang ada tepat di depannya tidak panik dan hanya bersikap dingin seperti biasanya.
Hal itulah yang membuat kecurigaan Agatha semakin bertambah,sakit kepala yang dirasakan Alex pasti ada hubungannya dengan Ratu.
Tak selang beberapa menit,tiba-tiba Alex tersadar dan kembali seperti sedia kala beberapa murid akhirnya kecewa karena tidak ada buah bibir yang akan viral di sekolahan mereka lagi.
"Ratu?" panggil Alex sambil menatap Ratu dengan ekspresi aneh.
Ratu yang berada di depannya hanya tersenyum lalu duduk di pojok kelas yang tempat duduknya kosong.
"Kalian kenapa pada ngumpul di sini,bikin pengap aja!" pekik Alex diikuti Rara yang juga tak suka tempat ramai.
"Ohh ternyata kamu ngerjain ibu ya!" seru Bu Fatma sambil menarik telinga Alex hingga rasanya mau lepas.
"Aduh..duh..bu saya aja gak paham ada kejadian apa barusan!" jawab Alex sambil merintih kesakitan.
"Yaudah sekarang kalian keluar kelas,ada jadwal olahraga kan?" seru Bu Fatma yang diikuti anggukan kepala para murid.
Akhirnya para murid yang berada di kelas langsung berbondong bondong keluar kelas dengan teriakan bersemangat khas anak SMA,sudah lama mereka juga tidak berolahraga di luar kelas.
Ternyata hari ini ada festival olahraga di lapangan sekolah yang berukuran sangat besar itu
Memang sekolah Agatha adalah sekolah elit satu-satunya di kota mereka,yang hanya bisa dimasuki oleh para murid berprestasi dan orang kaya yang mempunyai jalur koneksi.
"Pantesan tadi rame banget di lapangan!" seru salah satu murid yang senang akan mengikuti festival olahraga yang hanya diadakan setahun sekali.
__ADS_1
"Ini Ratu pakai punya aku aja!" seru seorang siswa laki-laki yang sepertinya jatuh cinta pada pandangan pertama.
Tidak hanya siswa itu para murid lain juga mengerumuni Ratu dan memberikan baju olahraga mereka secara sukarela.
"Gakpapa teman-teman aku udah bawa baju olahraga kok" seru Ratu sambil tersenyum ramah membuatnya semakin populer di antara anak laki-laki.
"Seperti ini kah rasanya menjadi seorang figuran?" seru siswi lain yang tampaknya iri dengan kepopuleran Ratu.
Bagaimana tidak?,wajah yang cantik rupawan bak seorang artis korea,tubuh yang bagus seperti seorang model dan kekayaan yang melimpah membuat Ratu semakin menjadi idaman setiap pria.
Agatha yang melihat pemandangan itu hanya bisa terkulai lemas,sampai dua orang gadis dengan ekspresi ceria membuyarkan lamunannya.
"Agatha!" teriak Melati dan Jessica kompak untuk mengagetkan Agatha.
"Melati,Jessica kok kalian ada di sini?" jawab Agatha sambil menatap kedua sahabatnya.
"Dan Melati bukannya tadi kamu lagi pingsan?" lanjut Agatha penasaran kenapa temannya Melati bisa bangun secepat itu.
"Berharap banget ya aku pingsan terus!" seru Melati sambil menggerutu pada teman yang tak peka padanya.
"Udah udah,baperan banget sih kak Melati!" seru Jessica sambil mencubit pipi tembem Melati.
Mereka berdua akhirnya dengan kompak menarik kedua tangan Agatha untuk melihat betapa indahnya dunia luar.
Masa-masa SMA yang dilewatkan begitu saja oleh Agatha kini terpampang nyata di depan mereka bertiga,ya selama ini ia selalu terjebak dalam masalah sampai lupa akan kebahagian yang sebenarnya.
Ia bersyukur mempunyai dua orang sahabat yang selalu menemaninya di saat suka maupun duka.
"Omg!..banyak banget cogan di sini!" seru Melati dengan mulut menganga saking senangnya.
Agatha dan Jessica hanya menepuk jidat saat melihat temannya sangat bahagia hanya karena sedang berada di surganya para cowok tampan.
Agatha dan Jessica hanya bisa menarik tangan Melati yang akan berbuat hal yang memalukan saat bertemu dengan senior tampan.
"Kak,udah lah aku capek ngejar kak Melati terus" timpal Jessica dengan nafas terengah-engah.
Tiba-tiba dua botol air mineral diberikan dua orang yang berbeda dari belakang tubuh mungil Jessica.
"Nihh" seru kedua cowok berjaket hitam itu serempak.
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca😊
Jangan lupa like, vote dan komentar😊🆗