Anak Selir

Anak Selir
Siapa Erick?


__ADS_3

Selamat membaca😊


Melati menepuk nepuk punggung Agatha supaya ia merasa lebih tenang,Melati merasa khawatir kalau akan ada seseorang yang tidak terima dengan kecelakaan yang dialami Anita.


Melati juga tak menyangka teman yang baru ia kenal belum lama ini mempunyai tenaga yang sangat kuat hingga mampu menumbangkan satu orang pembully.


Padahal dulu yang ia tahu Agatha selalu menjadi anak yang dikucilkan tidak punya teman dan selalu digangu oleh Rara dan teman-temannya.


Melati juga merasa bersalah karena waktu dulu ia tidak menolong Agatha dan malah membiarkannya menjadi bahan ejekan dan bullyan Rara.


Walaupun ia tak pernah membantu Agatha dalam masalah apapun,justru sebaliknya Agatha membantu dirinya untuk mengubah kepribadian buruknya.


Melati sebenarnya mempunyai penyakit mental,yang membuatnya dapat berubah emosi dan mood dalam waktu sesaat.


Bisa dibilang dia mempunyai kepribadian ganda,yang membuatnya tidak percaya diri dan takut kalau dirinya yang lain akan melukai orang disekitarnya.


Kini semua telah berbeda,ia akan berusaha menaklukan rasa takutnya dan berusaha menjadi dirinya yang dulu.


Tettt...(Suara bel..),Melati langsung tersadar dari lamunan nya karena melihat Agatha terlalu lama membuatnya menjadi mengingat memori buruk masa lalunya.


"Melati..Ayo masuk" panggil Agatha dengan wajah memelas karena telah membuat kekacauan dan kini ia dijauhi teman sekelasnya.


Melati menganggukan kepalanya dan mengikuti Agatha dari belakang,terlihat di belakang Rendy sedang melambai lambaikan tangannya saat melihat Agatha.


"Agatha..lo duduk dekat gue yaa" seru nya sambil tertawa sok akrab,Agatha tak mengubris Rendy dan duduk di samping Erick seperti biasanya.


Semua orang terheran heran karena baru pertama kali melihat Rendy yang dulunya dingin kulkas 7 pintu kini berubah menjadi pribadi hangat dan mudah bergaul.


Alex yang sedang bermain game di samping Rendy menoleh melihat wajah Agatha,dia terlihat ingin menyapa tapi masih canggung terlebih setelah mengalami kejadian dengan Rara kemarin.


Melati berdiri dari bangkunya dan menyuruh Erick untuk pindah ke bangku miliknya.


"Rick..pindah ke depan sana" serunya dingin sambil membawa tasnya.


Erick sebenarnya tak ingin pindah dari samping Agatha tapi sepertinya ia tak punya pilihan,apalagi Erick selalu terlihat takut saat bertemu anak berandalan seperti Melati.


Walaupun penampilannya sudah berubah bak malaikat,tapi sifatnya masih sama seperti dulu.

__ADS_1


"Tapi kenapa lo mau pindah?" tanya Erick sambil membawa buku bukunya,Melati menatap tajam ke arah Rara lalu duduk di samping Agatha setelah Erick pindah.


"Gakpapa..gue cuma gak mau duduk bareng sampah" serunya sinis sambil terus menatap tajam Rara.


Rara merasa tersinggung dan tak terima saat Melati menyebut dirinya sampah,ia berdiri lalu mendorong Melati yang sedang memainkan ponsel.


"Maksud lo apa ngomongin gue di belakang" bentak Rara tak terima sampai menggebrak meja.


Para murid yang sedang asyik mengobrol dengan teman sebangku mereka teralihkan dan melihat Rara yang seperti biasanya selalu mencari keributan.


Agatha merasa risih,dia sebenarnya hanya ingin hidup tenang dan bahagia di dunia barunya,tapi malah mengalami kejadian tak terduga yang membuatnya semakin tak bisa menahan emosi.


"Lo denger kan berarti gue ngomongin Lo di depan bukan di belakang" timpal Melati membuat Rara semakin marah.


Alex yang sudah putus dengan Rara,berusaha tak peduli dan tetap memainkan hpnya.


"Ehh..Lex Rara lagi berantem tuh" bisik Rendy tertawa melihat kejadian itu.


"Biarin aja namanya juga drama queen" timpal Alex tanpa ekspresi membuat Rendy semakin tertawa keras.


Alex mengalihkan perhatiannya dan terpukau melihat Agatha bertingkah seperti itu,orang yang selalu dibully oleh pacar dan teman-temannya sudah berubah menjadi orang lain.


Tangan Agatha gemetar ia kembali khawatir dan berlari keluar kelas.


"Ehh..Tha lo mau kemana" panggil Melati,ia kemudian mendorong Rarw hingga jatuh terduduk,dan ikut berlari mengikuti Agatha.


"Emang ada kejadian apa sih tadi gue jadi kepo" bisik salah satu murid sekelas Agatha kepada teman sebangkunya.


"Lo gak tahu..tadi tuh Anita masuk rumah sakit karena Agatha" balas murid itu malah bergosip di dalam kelas.


Alex berdiri setelah mendengar pembicaraan murid lain,ia menjatuhkan hp kesayangannya lalu berlari mengikuti Agatha ke luar kelas


"Aduhh..kok pada lari larian sih emang ini lagi main kejar kejaran apa" gumam Erick kesal melihat semuanya keluar kelas seenaknya saat tak ada guru.


Mungkin Erick kesal karena menurutnya ini menyalahi aturan,dia kan murid teladan.


Rendy sebagai ketua kelas berdiri di depan kelas dan berusaha menenangkan para siswa yang mulai ricuh akibat kelalaiannya dalam menjalankan tugas.

__ADS_1


Seharusnya dia tidak mengizinkan siapapun keluar masuk kelas ini saat tak ada guru mengajar.


"Maaf teman-teman sebaiknya kalian mengerjakan tugas kelompok prakarya,karena saya yakin bahwa satu kelas belum mengerjakan tugas itu" seru Rendy bijaksana tapi merendahkan.


Kata-kata Rendy membuat para siswa terkejut dan sadar bahwa mereka belum mengerjakan tugas itu dan malah terlarut dalam gosip yang tak jelas kebenarannya.


"Wahh..untung pemilihan kemarin gue milih Rendy ternyata orangnya baik dan bijaksana" timpal murid paling belakang,diikuti para siswa yang setuju dengan pendapat itu.


Rendy tersenyum kepada teman temannya itu,para siswi juga dibuat meleleh dengan senyum manisnya itu,namun tiba-tiba Rendy ikut berlari keluar kelas.


Hal itu berbeda dengan yang ia bicara kan.


Seharusnya dia menjadi contoh untuk teman satu kelasnya,tapi Rendy malah menyalahi aturan dan meninggalkan para siswa yang sudah berharap padanya.


"Heii..Rendy lo mau kemana" teriak para siswa yang marah dengan tipu daya Rendy.


Rara menggigit bibirnya melihat kejadian itu,ia tak habis pikir kenapa semua murid populer jadi perhatian pada murid buangan seperti Agatha.


Padahal dulu mereka selalu tak peduli bahkan tak mengingat namanya.


"Dunia ini sudah berubah" gumam Rara sangat kesal,baru saja dia diputuskan Alex pacarnya,kini dia menjadi bahan ejekan satu kelas!


Dia kembali duduk di samping Erick, dengan emosi meledak ledak akibat cemburu pada Agatha.


Erick yang berada di sampingnya merasa terganggu,dia lalu menarik rambut Bella dan menatap tajam mata teman sebangkunya itu.


Rara terkejut dan tertekan saat melihat mata Erick yang biasanya hitam berubah menjadi merah menyala yang sangat menyeramkan.


"Ngapain lo narikin rambut gue dasar cupu" seru Rara dengan suara gemetar karena ketakutan,Erick tersenyum membuat Rara yang diancamnya mulai menutup mata.


"Jangan buat gue darah tinggi..gue gak segan segan bunuh lo dan kirim lo ke neraka" bisik Erick tepat di telinga Rara membuatnya semakin ketakutan.


Rara menoleh ke kanan dan kiri tak ada satu murid pun yang sadar atas kejadian ini.


Terima kasih sudah membaca😊


Jangan lupa like, vote dan komentar😊

__ADS_1


__ADS_2