
Selamat membaca😊
Erick dan Fang Yin sangat malu dengan sikap Rendy yang berlebihan hingga menjadi pusat perhatian.
Setelah kejadian itu Rendy masih bisa berjalan dengan santainya,hanya Fang Yin yang sepertinya lelah dengan tingkah aneh para lelaki di sekitarnya.
Mereka akhirnya keluar dari dalam mall,sedangkan Fang Yin keluar sambil membawa dua tas kertas berisi baju pemberian Rendy.
"Ehh gimana kalau kita minum dulu?" seru Rendy kembali mengajak Erick dan Fang Yin ke tempat yang dia mau.
Agatha pov~
Niatnya tadi buat jenguk si cowok brengsek Alex,kok malah jadi jalan jalan?,aku gak betah berada di dua orang lelaki ini,kalau bisa mungkin aku sudah lari sekencang kencangnya dari mereka.
Erick menggelengkan kepalanya,dia melihat ke arah jam tangan,sudah pukul 15.30,lebih dari satu jam mereka menghabiskan waktunya di mall tadi.
Oleh karena itu Erick menolaknya karena ia pasti akan di marahi kakak perempuannya jika pulang terlambat.
"Kok gak mau,Alex juga gak bakal kemana mana kok" seru Rendy dengan wajah memelas.
Fang Yin sudah bosan dengan jalan kaki tak bermanfaat ini,ia melangkah kan kakinya lebih cepat dari biasanya.
Mereka akhirnya sampai di Rumah sakit Sejahtera tempat Alex dirawat,tanpa basa basi Fang Yin langsung masuk ke rumah sakit itu,Erick dan Rendy pun mengikuti Fang Yin dari belakang.
Fang Yin berhenti mendadak membuat Erick tanpa sengaja menabrak punggung Rendy.
"Agatha kok lo berhenti kenapa?.. "seru Rendy sambil menatap Agatha penasaran.
Sedangkan Erick kembali berdiri tegak setelah hampir terjatuh,Agatha menutup hidungnya rapat-rapat seakan-akan ada bau menyengat dari dalam rumah sakit.
Wajah Fang Yin terlihat pucat,matanya bergetar seakan ketakutan,membuat Erick dan Rendy khawatir,tiba tiba Fang Yin berlari kencang ke kamar mawar no 12.
"Heii..Agatha..Agatha lo mau kemana?" panggil mereka berdua serempak dan langsung mengejar Agatha yang lari secepat kilat entah kemana.
"Rendy Agatha kemana ya?.." tanya Erick dengan nafas terengah engah.
__ADS_1
"Mana gue tahu" jawab Rendy cuek,rasanya kesal bercampur rasa khawatir itu lah yang sedang dirasakan Rendy saat ini.
Agatha pov~
Bau kematian yang sangat kuat,sudah lama aku tidak pernah mencium aroma itu,semenjak aku datang ke dunia ini
aku sebenarnya tidak takut dengan aroma kematian pada umumnya.
Tapi aura ini sangat mencekikku sampai sampai aku tak bisa bernafas!
Agatha bersembunyi di ruang tempat Alex di rawat,Alex memang sudah sadar tapi sekarang ia sedang berada di kamar mandi dan ia tak tahu kalau Agatha masuk ke dalam kamarnyanya tanpa permisi.
"Pokoknya aku harus bersembunyi,aku tak mau kalau dia menangkapku!" gumam Fang Yin sambil bersembunyi di balik selimut putih milik Alex.
Fang Yin bersembunyi sambil berharap kalau kamar ini adalah kamar kosong tanpa penghuni agar tidak menjadi masalah nantinya.
Alex keluar dari kamar mandi sambil berjalan kembali ke atas kasurnya.
Saat ia akan naik ke atas kasur,tiba tiba hpnya berbunyi,Alex mengangkat teleponnya dengan nada memelas seakan ia bosan seseorang itu selalu menelponnya setiap saat.
Alex hanya terdiam saat orang itu berbicara tanpa henti,terlihat kalau perempuan itu sangat cerewet sekaligus overprotektif.
"Hmm..yaudah aku tutup ya yank" baru saja Alex akan menutup teleponnya,Fang Yin keluar dari selimut karena tak tahan dengan bau selimut itu.
"Hahh..anak jaman sekarang bau tubuhnya gak enakk" teriak Fang Yin sambil menutupi hidungnya,Alex terkejut saat melihat Fang Yin tiba-tiba muncul dari dalam selimutnya.
"Yank..itu siapa?,jangan jangan ada cewek lain yaa?" teriak Rara kembali curiga karena mendengar suara perempuan di dalam telepon,tanpa berkata-kata Alex langsung menutup telepon dari pacarnya Rara.
Hal itu membuat Rara semakin curiga,Rara sangat kesal hingga ia membanting hp keluaran terbaru hingga hampir tak berbentuk.
Alex tak bisa berkata kata saat melihat Agatha,Alex melangkahkan kakinya,dan mulai mendekati Agatha.
"Akhh kau ya ternyata" seru Fang Yin sambil melipat tangan dan membalikan tubuhnya karena malu,tak disangka saat ia kembali menatap orang itu,Alex sudah berada di hadapannya.
Fang Yin mundur perlahan karena Alex terus saja memojokannya hingga ke tembok,Alex menaruh satu tangannya di atas tembok agar Agatha tak bisa kemana-mana.
__ADS_1
Adegan romantis itu pasti akan membuat orang yang melihatnya langsung salah paham.
Brakk...pintu terbuka dengan sangat keras,terlihat Rendy dengan wajah terkejut berdiri di depan pintu,sedangkan Erick yang sedang berada di belakang tubuh tinggi Rendy tidak tahu apa yang sedang terjadi.
Alex dan Fang Yin terkejut saat melihat Rendy di depan pintu,wajah Alex sekarang seperti pencuri yang tertangkap basah oleh sang pemilik rumah.
"Apa yang kalian lakukan?" Seru Rendy terlihat salah paham dengan keadaan ini,Fang Yin yang ikut menjadi kambing hitam kemudian memukul perut Alex hingga ia terjatuh ke lantai.
Alex terbatuk-batuk karena pukulan kuat dari Fang Yin,Rendy yang sudah terlanjur salah paham menatap tajam mata mereka berdua.
"Sebenarnya semua ini hanya salah paham" Alex berdiri sambil berusaha membela diri,ia tak mau kalau pacarnya Rara mengetahui hal ini dan memutuskan hubungan dengannya.
Erick masuk ke kamar itu dan melihat suasana tegang di antara mereka bertiga,padahal ia tak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi.
"Emm..lebih baik aku pulang saja" Erick membalikan tubuhnya,begitu melihat suasana tegang itu,Fang Yin yang melihat Erick akan pergi langsung keluar ruangan tanpa rasa bersalah.
"Aku ikut" seru Fang Yin lalu ikut pergi keluar mengikuti Erick,tanpa kata-kata pamit mereka berdua langsung pergi meninggalkan dua orang siswa populer itu.
Kini tinggal Rendy dan Alex yang berada di ruangan itu,Alex membuang wajahnya di hadapan Rendy.
"Kau tak bisa melakukan hal sesukamu Alex" seru Rendy sambil menghela nafas panjang.
Sepertinya Alex akan dimarahi habis habisan oleh Rendy, kenapa tidak? Alex adalah salah satu anggota osis di sekolah mereka.
Osis adalah salah satu organisasi yang membawa nama baik sekolah,kalau anggota osisnya malah berbuat masalah tentu akan mencemari nama baik osis.
Hal itu membuat Rendy selaku wakil ketua osis memarahi Alex,Alex sepertinya juga selalu membuat masalah membuat Rendy dan anggota lainnya selalu kewalahan dalam menangani Alex.
Alex menghela nafas karena di marahi habis-habisan oleh Rendy,ia kembali ke kasurnya meninggalkan Rendy yang duduk sambil memainkan hp.
Alex pov~
Bau sampo Agatha masih tercium kuat disini,membuatku tak bisa menahan diri untuk mencium aromanya lebih lama,Sebenarnya aku tak suka dengan dia tapi kenapa hatiku selalu berdebar debar saat melihat nya?.
Terima kasih sudah membaca😊
__ADS_1
Jangan lupa like,vote dan komentar😊😊