Anak Selir

Anak Selir
Orang tua Anita


__ADS_3

Selamat membaca😊


Rara gemetar hebat saat melihat siswa yang tadinya cupu sekarang berubah menjadi seperti iblis,para murid juga tidak sadar dengan kejadian itu.


Tak mungkin kalau mereka tidak sadar,pengancaman yang dialami Rara tepat di depan mata.


Atau jangan jangan Erick sebenarnya bukan manusia?,pikir Rara.


"Kenapa kau diam saja?" tanya Erick sambil terus menarik rambut Rara hingga ia kesakitan.


Rara tak menjawab ia sudah salah berurusan dengan seorang iblis,tiba tiba Erick melepaskan tangannya saat Rara berusaha keras menariknya.


Hal itu membuatnya terjatuh ke bawah kursi,para siswa langsung menoleh setelah mendengar kursi yang jatuh,seperti dugaan Rara mereka sudah mulai sadar dari pengaruh Erick.


"Bau kebencian yang sangat kuat" gumam Erick sambil membaca buku tua miliknya,Rara menatap tajam Erick,ekspresi ketakutan Rara terlihat jelas membuat Erick tertawa kecil.


"Ra...lo kenapa sok drama sih..lagi caper ya?" seru siswi di samping Erick.


Rara tidak menggubrisnya sekarang hal yang tak masuk akal terjadi di depannya,Rara kembali bertatapan dengan Erick,sejuta kali pun ia melihat ke arah Erick semuanya tetap nyata.


"Liatin gue gak usah segitunya kali" gumam Erick dengan ekspresi dingin,Rara berdiri sambil membersihkan roknya yang kotor sehabis terduduk di lantai.


Rarq kembali duduk di kursinya sambil mengalihkan pandangannya.


Sedangkan Erick hanya tersenyum khas psikopat ke arah Rara.


Dia tak tahu apa yang akan direncanakan Erick setelah identitasnya diketahui oleh Rara.


Agatha pergi berlari ke kamar mandi,ia menutup pintu agar siapapun tak bisa menggangunya ,dia berusaha untuk menenangkan diri agar emosinya tidak melukai orang di sekitarnya.


"Tha...keluar, kelas bentar lagi mau mulai" panggil Melati sambil menggedor gedor pintu toilet,akhirnya Agatha mau keluar dari kamar mandi dengan wajah suram.


Ia mengurung niatnya untuk mengunci diri sampai pulang sekolah nanti,dia tak ingin membuat khawatir orang disekitar nya,ia juga tak mau bolos kelas hanya karena masalah sepele ini.


"Kok lo tadi lari sih Tha" timpal Melati terengah engah saat melihat Agatha keluar.

__ADS_1


"Aku hanya merasa tidak enak badan" seru Agatha merasa bersalah sambil keluar dari toilet,saat mereka keluar mereka tak sadar bahwa Alex sedari tadi bersembunyi di luar kamar mandi.


Alex menoleh ke kanan dan ke kiri,tak ada siapa-siapa,Alex akan keluar dari tempat persembunyiannya,akan tetapi dia kembali bersembunyi saat melihat Agatha dan Melati sudah keluar.


"Kayanya Agatha udah gakpapa mendingan gue balik ke kelas gak guna banget" gumam Melati dengan wajah memelas lalu pergi kembali ke kelas.


Tiba tiba saat Alex akan melangkah kan kakinya,Rendy mengangetkannya dari belakang.


"Alexx.."panggil Rendy membuat Alex hampir jantungan.


"Lo ngagetin gue udah tahu gue tuh orangnya penakut" teriak Alex marah saat dikageti,Rendy tertawa keras sambil merangkul temannya itu.


"Lo takut karena ini di kamar mandi ya" timpal Rendy mulai menakut nakuti.


Tiba tiba sekujur tubuh mereka terasa merinding,hawa dingin membuat bulu kuduk mereka berdiri semua,Rendy yang tadinya berani mulai ciut saat merasakan aura ini.


"kok..gue merinding ya Lex" bisik Rendy sambil melihat keadaan sekitar siapa tahu ada sesuatu yang tidak mereka inginkan muncul.


Rendy dan Alex berjalan bersama saat ada sesuatu di belakang Alex membuat mereka terpecah belah,Rendy malah berlari kencang ke arah kantin sekolah.


"Anak jaman sekarang udah keluar kelas seenaknya,dipanggil guru juga gak noleh" seru pak Selamet guru mata pelajaran agama.


Pak Selamet lalu pergi kembali ke kantor setelah terheran heran melihat kedua siswa itu lari ketakutan


Agatha yang akan kembali ke kelas mendapati hal tidak mengenakan saat dia berjalan melewati kantor.


Seorang wanita paruh baya dengan penampilan mewah,dari baju bermerek hingga perhiasan menempel di tubuhnya,ia berdiri menghadang Agatha dengan ekspresi marah.


Agatha tak menggubrisnya dia berniat melewati ibu yang sedang berdiri marah di depannya,karena Agatha lengah ibu itu langsung menarik rambutnya hingga ia jatuh tersungkur ke tanah.


"Ini kan yang kamu lakuin ke anak saya" bentak ibu itu yang tak lain adalah orang tua Anita yang tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu sampai masuk rumah sakit.


Melati yang terkejut berusaha keras melepas tangan ibu itu,namun tidak bisa karena tenaga ibu Anita sangat kuat.


"Kepribadian ganda gue!..kok lo gak keluar di saat genting begini" teriak Melati pada dirinya sendiri.

__ADS_1


Para guru langsung keluar setelah mendengar suara ribut dari luar kantor,mereka berusaha keras menenangkan kemarahan ibu Anita yang meledak ledak.


Alex yang tadi berlari kencang menghentikan langkahnya setelah melihat kejadian itu, ia kemudian menghampiri Agatha yang jatuh terduduk dan membantunya berdiri.


"Agatha lo gakpapa?" tanya Melati dan Alex serempak,Agatha berdiri sambil memegangi rambutnya yang sangat perih setelah di tarik oleh ibu ibu tak tahu diri itu.


"Ibu gak bisa seenaknya sama temen saya,ibu pasti gak tahu apa yang sebenarnya terjadi!" bentak Alex marah kepada ibu Anita yang berdiri di depannya itu.


Para murid yang sedang mengikuti pelajaran di kelas langsung mengintip dan berteriak dari balik jendela,para guru yang berada di kelas tersebut juga tak bisa menenangkan kericuhan itu.


Tiba tiba seorang kakak kelas menghampiri Alex dan memukulnya dari belakang,siswa berpenampilan berandal itu keluar kelas setelah mendengar bahwa adiknya Anita masuk rumah sakit karena seorang siswi lemah.


Siswa kelas 3 SMA yang bernama Andre itu awalnya tak percaya tapi setelah melihat mobil keluarganya ada di sekolah,ia buru-buru keluar kelas padahal saat itu ada guru di dalam kelas.


Guru itu pun juga hanya diam saja dan tidak memberi teguran apapun.


Hal itu membuktikan bahwa keluarga Andre adalah keluarga yang cukup berada bahkan para guru tak berani menegur para siswa nakal tapi kaya itu.


Alex tak terima dengan pukulan itu ia langsung membalas Andre dengan pukulan yang sama.


Para guru kebingungan dalam menyelesaikan masalah ini mereka akhirnya memanggil ayah Anita selaku kepala keluarga yang sedang membuat keributan saat ini.


Walaupun masih ada sedikit keraguan di wajah para guru mereka tetap menghubungi ayah Anita karena tak tahu harus berbuat apa lagi.


Para siswa yang berada di dalam kelas juga malah berteriak dan menyoraki mereka agar terus melayangkan pukulan sampai salah satu dari mereka ada yang kalah.


Akan tetapi semua keributan itu berhenti setelah ayah Anita keluar dari mobil mewahnya dengan ekspresi marah,


Para guru juga mulai menelan ludah setelah melihat kedatangan orang paling berpengaruh di sekolah ini.


Agatha yang berada di depan kantor guru juga diam tak berekspresi setelah melihat orang besar tersebut.


Terima kasih sudah membaca😊


Jangan lupa like, vote dan komentar😊

__ADS_1


__ADS_2