Angel'S Revenge

Angel'S Revenge
Eps.01


__ADS_3

"Tolong! Aku tidak bisa berenang! Tolong!" Begitulah teriakan Clarisa yang akan tenggelam setelah didorong oleh saudara tirinya yang jahat itu. Dadanya mulai sesak, kepala nya mulai pusing dan perlahan lahan ia tenggelam ke dalam danau yang tak jauh dari rumahnya. Matanya mulai tertutup bahkan ia tak bisa menghembuskan nafas terakhir karena sudah kehabisan nafas.


"Kau akan hidup kembali.." Terdengar jelas di telinga Clarisa suara berat yang terdengar besar.


"Siapa itu? Apa ada orang disana? T-tolong selamatkan aku!" Penglihatan Clarisa sangat gelap. Ia tak bisa melihat apa pun selain kegelapan yang menyelimuti jiwanya. Muncul setitik cahaya putih yang sangat terang, seperti kunang kunang. Namun cahaya itu makin lama makin membesar hingga Clarisa memberanikan diri untuk menyentuhnya. Lalu cahaya itu meledak dan Clarisa terbangun di kamar seseorang. Kamar yang begitu rapih dan dipenuhi barang barang mewah. Clarisa meraba raba tubuhnya untuk menandakan ia masih hidup. Clarisa lalu mencubit pipinya untuk memastikan sekali lagi.


"Aww" Clarisa lalu memegangi pipi yang habis ia cubit. Clarisa berjalan ke arah lemari yang terdapat cermin pada pintunya. Ia mendapati kalau dirinya berada di tubuh orang lain dengan rambut pirang kecokelatan karena dicat, mata lebar dan bercahaya, kulit yang putih bersih serta glowing dengan tubuh yang tinggi dan ideal. Berbeda dengan Clarisa yang sebelumnya, ia memang putih tapi pucat. Tubuhnya tak terlalu tinggi, rambutnya coklat gelap dengan poni. Matanya tak terlalu lebar dan tidak sipit. Clarisa memang terlahir di keluarga yang berkecukupan, tapi kebutuhannya tak pernah tercukupi karena ibu dan saudara tirinya yang serakah. Ibu Clarisa meninggal saat Clarisa berulang tahun yang ke 14 karena komplikasi. Dua tahun kemudian ayahnya menikah lagi dengan janda anak satu yaitu Maria dan anaknya Jesslyn. Sejak saat itu lah awal kesengsaraan hidup Clarisa dimulai. Ayahnya sering pergi keluar kota untuk kepentingan bisnis. Setiap hari Clarisa dijadikan babu oleh Maria dan Jesslyn. Clarisa hanya bisa menerima karena tidak enak hati dengan ayahnya. Sampai akhirnya, Clarisa dibunuh dengan cara didorong ke danau oleh Jesslyn.


Dari belakang Clarisa muncul sosok wanita tua dengan tubuh yang masih tegak dan kuat. Tetapi saat Clarisa menoleh ke belakang, ia tak melihat sosok itu. Clarisa lalu menoleh ke cermin dan melihat sosok itu.


"S- siapa kau?" Tanya Clarisa sedikit ketakutan.


"Kau jangan takut, aku adalah Mago."

__ADS_1


"M-mago?" Clarisa masih kebingungan, apa benar yang ia lihat bukan lah halusinasi?


"Tubuh yang kau pakai adalah tubuh anak bernama Claudia, ia seumuran dengan mu." Kata Mago.


"Lalu dimana dia nya sekarang?" Tanya Clarisa.


"Aku sudah mengirimnya ke tempat yang seharusnya, dia sangat sombong dan hanya tau cara menghabiskan uang. Kira kira menurut mu tempat apa yang cocok untuknya?" Tanya Mago dengan senyum yang membuat orang yang melihatnya penasaran.


"Apa kau mengirimnya ke neraka?" Tanya Clarisa.


"Dia harus belajar merasakan kerasnya kehidupan agar dia bisa menghargai setiap tindakan." Sambung Mago.


"Apa kau juga yang menghidupkan ku?" Tanya Clarisa.

__ADS_1


"Bukan, yang menghidupkan mu kembali adalah atasan ku, tugas ku adalah membimbing mu." Ucap Mago.


"Kami sedang membutuhkan malaikat yang berwujud manusia untuk menghukum manusia yang bersalah. Manusia semakin lama semakin serakah bukan? Mereka harus diberi pelajaran." Ucap Mago.


"Dan kau adalah orang yang tepat." Sambungnya.


"Kenapa aku?" Tanya Clarisa.


"Kau tidak memiliki rasa serakah yang besar, itu yang kami butuhkan maka kau akan mudah mengendalikan kekuatan mu untuk menghukum manusia." Ucap Mago.


"Tapi, kalau kau menyalah gunakan kekuatan yang kau punya maka kau akan menjadi abu dan tak akan pernah terlahir kembali." Sambungnya.


"Untuk kekuatan apa saja, akan ku jelaskan nanti. Tapi untuk sekarang hidup lah sebagai Claudia dan hukum semua orang yang bersalah." Ucap Mago.

__ADS_1


"Kau bisa mulai dari menghukum ibu tiri mu." Ucap Mago lalu menghilang.


__ADS_2