Angel'S Revenge

Angel'S Revenge
Eps.10


__ADS_3

Clarisa meletakkan kakinya di bagian depan mobil sambil memutar mutar jarinya menandakan kalau ia sedang memainkan kekuatannya. Untuk apa? Tentu untuk menyetir.


"Baru kali ini aku melihat orang menyetir menggunakan kekuatannya." Tiba tiba Mago muncul di samping Clarisa.


"Kenapa? Apa ini pelanggaran penyalah gunaan kekuatan?" Tanya Clarisa.


"Tentu tidak. Hanya lucu saja kenapa ada orang yang membuang buang tenaganya untuk melakukan sihir kecil seperti itu."


"Ingat, tenaga mu akan berkurang saat menggunakan kekuatan mu." Ucap Mago.


"Aku tahu, habis ini aku akan mampir untuk membeli makanan. Kau mau sesuatu?" Tanya Clarisa.


"Apa aku terlihat seperti bisa makan?" Tanya Mago kembali.


"Ah iya, aku lupa kau tak bisa makan. Sayang sekali." Ucap Clarisa.


"Tentu saja bisa." Jawab Mago. Clarisa menghentikan mobilnya di depan restoran burger favoritnya dulu. Tiba tiba Mago keluar dari mobil, seketika ia berganti pakaian seperti tante tante sosialita. Clarisa hanya menatap ia berjalan di depan mobilnya sambil melongo


"Dia benar benar sulit ditebak." UcapĀ  Clarisa.


"Cepat lah aku sudah lapar." Ucap Mago.


"Iya." Clarisa lalu keluar dari mobilnya.


Tak lama mereka kembali ke dalam mobil sambil membawa burger masing masing. Mereka juga membeli cola sebagai minumannya.

__ADS_1


"Bagaimana tadi?" Mago mulai membuka kertas pembungkus burger.


"Menyenangkan, melihat wajah ketakutan Tara membuat ku puas." Clarisa lalu menyedot cola dalam cup minuman.


"Ku pikir kau tak bisa makan."


Mago lalu tersenyum dan menggigit burger miliknya.


"Kau sudah pikirkan hukuman apa yang pantas untuk mereka?" Tanya Mago.


"Sudah." Jawab Clarisa.


"Jangan sampai identitas mu terbongkar oleh manusia." Mago lalu memperingatkan Clarisa.


"Aku mengerti."


"Lelah sekali.." keluhnya


Seseorang lalu masuk dengan membawa sepotong kue stroberi dan susu di atas nampan yang ia bawa.


"Eh Mama." Clarisa lalu bergegas duduk di atas kasurnya.


"Mama tadi membeli kue, apa kau mau?" Tanya Sasha sambil menyodorkan nampan yang ia bawa.


"Wah kelihatannya enak." Clarisa lalu mengambil nampan dari tangan lembut Sasha.

__ADS_1


"Ada es krim juga dikulkas, mau Mama bawakan?" Tanya Sasha lagi.


"Tidak usah, nanti akan ku ambil sendiri." Clarisa lalu tersenyum ke arah Sasha dan mulai menyendok kue di pangkuannya.


"Baiklah."


"Ngomong ngomong ada yang ingin ibu bicarakan pada mu." Raut wajah Sasha mendadak serius.


"Apa itu? Oh duduk lah." Clarisa lalu menepuk kasur sebelahnya. Sasha duduk dan menatap Clarisa. Clarisa hanya bisa menatap Sasha balik dan menunggu Sasha berbicara. Jantungnya mulai berdetak kencang. Kira kira apa yang ingin Sasha bicarakan hingga serius seperti ini?


"Ah, kenapa kau cantik sekali." Ucap Sasha menggoda Clarisa yang ia kenal sebagai putrinya Claudia. Huh.. Kali ini Sasha hampir saja membuat jantung Clarisa berhenti berdetak untuk kedua kalinya. Ia kira hal serius apa yang ingin dibicarakan Sasha kepadanya, ternyata hanya sebuah candaan.


"Ah Mama." Clarisa lalu malu sekaligus lega mendengar candaan Sasha.


"Beristirahatlah sekarang, jangan sampai besok terlambat bangun." Sasha lalu bangkit dan keluar dari kamar Clarisa.


"Baik.." Sasha lalu pergi dari kamar Clarisa. Tapi sesuatu terlintas dipikirannya. Apakah Sasha telah mencurigai Clarisa adalah kalimat yang terus melintas di otaknya.


"Mago keluar lah." Panggil Clarisa. Seketika Mago muncul di belakang Clarisa, ia ingin mengerjai Clarisa lalu Mago berubah wujud menjadi sosok berbaju putih dengan rambut panjang yang kusut.


"Haih mana sih Mago? Lama sekali." Gerutu Clarisa. Seseorang menepuk pundak Clarisa yang membuat Clarisa seketika menoleh ke belakang.


"Astaga!" Clarisa melompat karena melihat sosok Mago seperti hantu di hadapannya. Jantungnya menjadi berdebar kencang karena terkejut. Mago tertawa puas. Bagaimana bisa orang yang sudah mati malah ketakutan saat melihat sesamanya.


"Kau ini dasar." Clarisa lalu mengangkat sebelah tangannya.

__ADS_1


"Bagaimana bisa kau ketakutan seperti itu?" Ucap Mago sambil tertawa


__ADS_2