Angel'S Revenge

Angel'S Revenge
Eps.37


__ADS_3

Jesslyn menghampiri lalu menggoyangkan tubuh Maria untuk memastikan keadaan Maria."Ma.. mama bangun ma.." Ucap Jesslyn dengan terisak isak namun Maria tak bergerak sedikit pun. Dan betapa terkejutnya saat Jesslyn menyadari tangannya dilumuri darah Maria, menandakan bahwa penyebab kematian Maria adalah dirinya sendiri.


Jesslyn lalu memeluk Maria ke pangkuannya dengan erat. Ia tak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi ia menyesali semuanya. Menyesal karena ia sudah memasuki kehidupan Clarisa, apa bila ia tidak menghancurkan kehidupan Clarisa mungkin ini semua tidak terjadi padanya.


"Maafin Jesslyn ma.." Ucap Jesslyn. Kini sudah tidak ada harapan untuk Jesslyn, Maria orang satu satunya yang Jesslyn punya telah tiada. Ren pacar Jesslyn yang ia rebut dari Clarisa juga pergi meninggalkannya. Sementara kedua sahabatnya Miya dan Selena juga tak bisa membantunya karena mereka pasti akan terlibat. Jesslyn menjadi sangat putus asa, untuk apa ia hidup bila hanya dalam kesengsaraan.


Tepat pukul tujuh malam. Jesslyn dinyatakan tewas gantung diri setelah kepolisian mendatangi kediaman Bram untuk menangkap ibu dan anak itu. Namun Jesslyn memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dan menyusul ibunya. Pukul delapan malam, seketika berita itu tersebar luas dan menjadi topik perbincangan hangat di sekolah Clarisa. Beberapa ada yang menyesalinya telah membully Jesslyn namun sebagian besar merasa puas dan senang karena merasa itu semua pantas untuknya tak terkecuali Ren.


***


Kini Ren sedang berdiri di depan jendela lorong sekolahnya sambil melihat ke arah luar. Melamun sambil memikirkan sahabatnya dan menyesali hubungannya dengan Jesslyn. Tiba tiba seseorang mendekati Ren. Menepuk bahunya dengan lembut seolah memberi tahu bahwa dirinya tak sendirian.


"Kau disini?" Tanya Clarisa. Ren hanya mengangguk.

__ADS_1


"Apa kau memikirkannya?" Tanya Clarisa.


"Siapa yang kau maksud?" Tanya Ren.


"Jesslyn. Bukannya kemarin ia tewas? Kau tidak datang ke pemakamannya?" Tanya Clarisa.


"Untuk apa aku datang ke pemakamannya. Sekalipun dia masuk ke neraka itu akan sangat pantas untuknya karena ia telah membunuh sahabatku." Ucap Ren.


Clarisa sedikit tersenyum karena berarti Ren masih peduli padanya. Sangat peduli. Disisi lain memang benar bahwa Jesslyn dan Maria di tempatkan dineraka. Itu semua bukan kemauan Clarisa sendiri, itu adalah hasil rapat pengurus akhirat yang disetujui oleh atasan bahkan memiliki sertifikat gaib dengan tanda tangan dari atasan dikanan pojok bawah bagian sertifikat. Sangat lengkap bukan?


 


"Aku menyesal karena tidak mengetahui kebenarannya selama ini." Sambung Ren.

__ADS_1


"Andai Clarisa masih ada aku akan meminta maaf kepadanya dan akan melindunginya sampai akhir hidup ku." Ucap Ren sambil meneteskan air mata.


Clarisa mengusap punggung Ren untuk menyabarkannya walau ia ingin memberi tahu kalau Clarisa ada di sampingnya sekarang."Jangan menangis. Karena Clarisa akan sedih bila melihatmu menangis." Ucap Clarisa. Itu adalah kebenaran karena hati Clarisa tak sanggup melihat air mata Ren.


Ren akhirnya menghapus air matanya karena tak ingin sahabatnya ikut menangis. Kemudian ia tersenyum kecil pada Clarisa begitu juga dengan Clarisa. Tiba tiba sesuatu menyentuh pundak Clarisa. Membuat Clarisa menoleh ke arahnya dan mendapati Mago dengan wajah yang serius. Clarisa lalu menatap Ren yang sedang melihat ke luar jendela.


"Aku harus pergi." Ucap Clarisa.


"Kau mau kemana?" Tanya Ren.


"Aku akan kembali sebentar lagi." Jawab Clarisa.


***

__ADS_1


Miya dan Selena sekarang sedang ada di gudang sekolahan. Mereka terlihat lelah dengan napas yang terengah-engah akibat berlari menghindari para lelaki hidung belang yang mengejar mereka. Kini mereka sedang bersembunyi di dalam gudang dan mengunci pintu dari dalam. Selena bersandar di pintu dan menjatuhkan dirinya ke lantai. Ia putus asa dan merasa tak ada harapan lagi.


"Sekarang kita harus bagaimana?" Gumam Selena. "Baru saja kita dikejar kejar oleh lelaki hidung belang. Besok apa lagi?" Gumam Selena. Miya menatap Selena di tengah gumamannya.


__ADS_2