Angel'S Revenge

Angel'S Revenge
Eps.14


__ADS_3

Memang tidak sakit, tapi Clarisa terkejut dengan apa yang baru saja kucing itu lakukan.


"Hei, kau ini kenapa?" Tanya Clarisa.


"Kau yang kenapa, apakah Mago tidak memberi tahu mu kalau kau bisa bicara dengan binatang?" Tanya kucing itu dengan sedikit menyolot.


"Oh jadi kau yang bicara ya? Jadi apa kau ingin ku panggil Miko?" Tanya Clarisa.


"Hum!" Kucing itu lalu memalingkan wajahnya dari Clarisa.


"Baiklah Miko."


"Jadi aku bisa bicara dengan binatang ya? Ah aku baru tahu." Ucap Clarisa.


"Apa kau lapar Miko?" Tanya Clarisa dengan lembut.


"Tidak!" Namun tiba tiba terdengar suara gemuruh yang sangat menggelegar dari perut kurus Miko.


"Jangan berbohong, kau baru saja diobati jadi kau harus makan yang banyak ya." Clarisa lalu membuka bungkus makanan kucing dan menuangnya ke dalam mangkuk.


"Makan lah." Awalnya Miko malu malu untuk memakannya tapi karena kelaparan maka ia tak bisa menahannya lagi.


"Aku ingin membeli tempat tidur untuk mu, apa kau mau pilih sendiri?" Clarisa lalu memperlihatkan layar handphonenya yang berisi foto foto tempat tidur kucing.


"Terserah kau saja, yang penting nyaman." Kata Miko.


"Atau.. kasur mu juga tampak bagus." Miko lalu melirik kasur Clarisa yang sangat luas untuk ukuran kucing.

__ADS_1


"Tidak, kau tak boleh naik ke kasur ku ya." Ucap Clarisa.


"Baiklah baiklah."


Keesokan harinya saat di sekolah. Jesslyn berjalan di lorong sekolahnya. Disana sudah sangat ramai dengan murid murid yang berjalan menuju kelas masing masing, bahkan masih ada yang mengobrol didepan loker. Tiba tiba seseorang merangkul pundaknya. Jesslyn lalu menoleh ke arah orang itu, dan orang itu hanya tersenyum kepada Jesslyn.


"Ku kira kau belum berangkat." Ucap orang itu. Jesslyn hanya tersenyum dan diam untuk beberapa saat.


"Apa kau ada masalah?" Tanya orang itu lagi.


"Selena,," Jesslyn lalu memanggil nama orang itu.


"Apa kau percaya dengan hantu?" Tanya Jesslyn.


"Kau ini bicara apa? Tidak ada yang namanya hantu di dunia ini." Jawab Selena.


"Umm." Jesslyn lalu mengangguk.


"Kemarin Clarisa menemuiku."


"C- Clarisa?" Ucap Selena gagap.


"Si culun itu?"


"Ayolah dia kan sudah mati bagaimana orang mati bisa hidup kembali?" Seketika Selena ketakutan sekaligus tidak percaya dengan cerita Jesslyn.


"Justru itu, sekarang ini aku benar benar takut kalau dia akan datang padaku." Ucap Jesslyn.

__ADS_1


"Tenang lah ada aku disini." Selena lalu memeluk Jesslyn untuk menenangkannya.


"Itu semua memang bisa terjadi." Seru seseorang dari belakang mereka. Jesslyn dan Selena lalu berhenti dan menoleh ke belakang. Terlihat seseorang yang mereka kenal sebagai Claudia atau si anak baru berdiri sambil menatap mereka.


"Bisa terjadi? Apa maksud mu?" Tanya Selena.


"Orang yang sudah meninggal, jika ia tidak tenang maka arwahnya akan tetap berada di dunia." Jelas Clarisa sebagai Claudia.


"Apa kau percaya hal semacam itu? Hei anak baru, kau jangan menakut-nakuti sahabatku ya." Selena sedikit emosi dengan Claudia.


"Aku bisa bicara seperti itu karena aku sudah mengalaminya." Seru Clarisa.


"Wanita itu,"


"Bukan, lebih tepatnya saudari mu dia terus mengikuti ku dan menghantui ku." Clarisa memakai suara yang terdengar seperti orang depresi agar lebih meyakinkan.


"Apa.. Clarisa benar benar mengikuti mu?" Tanya Jesslyn.


"Tunggu, bagaimana kau tahu kalau yang mengikuti mu adalah Clarisa?" Selena masih tidak percaya dengan Claudia, ia berpikir kalau Claudia hanya menakut nakuti Jesslyn saja.


"Aku tahu karena sebelumnya aku melihat fotonya." Ucap Clarisa seperti orang yang putus asa. Setelah mengingat kembali, Jesslyn teringat saat Claudia memandang foto Clarisa disaat peringatan tujuh hari kematiannya.


"Benar, dia memang pernah melihat foto Clarisa saat datang ke rumah ku." Ucap Jesslyn.


"Benar, setelah pulang dari rumah mu di situlah dia mulai mengikuti ku."


"Aku stress setiap kali melihatnya. Aku benar benar takut." Clarisa lalu menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan menangis dihadapan mereka.

__ADS_1


"Aku tak tahu kenapa dia mengikuti ku, aku bahkan tidak mengenal dia tapi kenapa..?"


__ADS_2