
Bab17
(Kutipan dari surat untuk Gilbert.)
"Hari ini sekolah tutup. Dua bulan penuh aku akan berada di Green
Gables menikmati basahnya embun pagi, pakis setinggi lutut di sepanjang
sungai kecil, bayang-bayang yang mewarnai keindahan Kanopi Kekasih,
arbei liar di padang rumput Mr. Bell serta pepohonan fir gelap nan indah di
Hutan Berhantu! Jiwaku seakan melayang.
"Jen Pringle membawakan seikat bunga lily buatku yang dipetiknya dari
lembah dan mengucapkan selamat berlibur. Dia kadang mampir ke
tempatku dan menginap selama akhir pekan. Benar-benar sebuah
keajaiban, mengingat apa yang terjadi antara aku dan klan di awal
semester!
"Tapi si kecil Elizabeth patah hati. Sebenarnya aku ingin mengajaknya
berkunjung ke Green Gables, tapi Mrs. Campbell tak mengizinkan.
Untunglah, aku belum mengatakan apa-apa pada Elizabeth, jadi dia tak
harus merasa kecewa.
"Aku pasti akan jadi Lizzie selama kau tak ada di sini, Miss Shirley,"
katanya padaku. "Sekarang saja aku MERASA seperti Lizzie."
"Coba bayangkan semua kesenangan yang akan kita rasakan saat kita
ketemu lagi nanti," kataku. "Tentu saja kau bukan Lizzie. Tak ada sosok
Lizzie dalam dirimu. Nanti setiap minggunya kutulis surat buatmu,
Elizabeth kecil."
__ADS_1
"Oh, benarkah Miss Shirley! Aku tak pernah dapat surat seumur
hidupku. Pasti menyenangkan! Dan pasti akan kubalas suratmu kalau
mereka memberikan aku prangko. Tapi kalau mereka tak memberinya,
ingatlah kalau aku selalu memikirkanmu. Aku menamai seekor chipmunk
di halaman belakang dengan namamu " Shirley. Kau tak keberatan, kan?
Awalnya mau kupanggil dia Anne Shirley " tapi kemudian kupikir itu tak
sopan " dan, Anne tak kedengaran seperti seekor chipmunk. Lagi pula,
bisa saja itu dia jantan. Bukankah chipmunk itu hewan yang menawan?
Tapi si Wanita bilang kalau mereka merusak akar bunga mawar."
"Ya, pasti dia akan bilang begitu!" kataku.
"Kutanya Katherine Brooke di mana dia akan menghabiskan musim
panasnya dan dia hanya menjawab singkat, "Di sini. Memangnya di mana
"Aku merasa seharusnya aku mengundangnya ke Green Gables, tapi aku
tak sanggup. Tentu saja, kurasa dia juga akan menolak kalau aku
mengajaknya. Lagi pula, dia itu suka merusak suasana. Dia akan membuat
semuanya menjadi tidak nyaman. Tetapi, ketika aku membayangkan
Katherine tinggal sendirian di kontrakan murah itu sepanjang musim
panas, hati kecilku terasa seperti tertusuk-tusuk.
"Beberapa hari lalu, Dusty Miller membawa masuk seekor ular hidup
dan menjatuhkannya di lantai dapur. Andai saja muka putih Rebecca Dew
bisa lebih pucat, pasti akan seputih kertas. "Sungguh, KALI INI benar?benar KETERLALUAN!" serunya. Tapi belakangan, Rebecca Dew
memang sedikit kesal karena dia harus menghabiskan waktu luangnya
__ADS_1
memunguti kumbang-kumbang besar abu-abu hijau dari rumpun mawar
dan memasukkan mereka ke dalam kaleng minyak tanah. Menurutnya,
terlalu banyak kumbang perusak bunga di dunia ini.
"Lama-lama mereka akan menghabiskan semua bunga," katanya muram.
"Nora Nelson akan menikah dengan Jim Wilcox bulan September.
Diam-diam " tanpa ada pesta, tamu, dan pendamping wanita. Nora
memberi tahu padaku itulah satu-satunya jalan menghindari Bibi Sok Usil
dan ia tak Mau Bibi Sok Usil datang ke pernikahannya. Aku tentu saja
diundang, meskipun tak resmi. Nora bilang, Jim tak akan kembali malam
itu kalau tak kunyalakan lampu di jendela. Jim berencana menjual tokonya
dan pergi ke daerah barat. Yah, kalau memikirkan semua pasangan yang
aku bantu untuk saling berjodoh "
"Sally bilang, Nora dan Jim akan bertengkar setiap saat tapi mereka akan
lebih bahagia bertengkar satu sama lain daripada akur dengan orang lain.
Tapi kurasa mereka tak akan bertengkar " sering bertengkar maksudku.
Kupikir penyebab sebagian besar masalah di dunia ini hanya
kesalahpahaman. Kau dan aku sudah pernah mengalaminya, tapi saat ini
"
"Selamat malam, kekasih. Tidurmu akan nyenyak bila memimpikan,
"GADISMU INI.
"N.B.: Kalimat di atas kukutip langsung dari surat neneknya Bibi
Chatty."
__ADS_1