Anne of Windy Poplars

Anne of Windy Poplars
Episode 18


__ADS_3

Bab18



"Windy Poplars,



"Spook"s Lane,



"14 September.



"Sulit hatiku menerima kenyataan bahwa liburan kita selama dua



bulan yang begitu indah telah berakhir. Liburan kita memang indah, bukan



begitu, Sayang? Dan sekarang tinggal dua tahun lagi sebelum "



(Beberapa paragraf dihilangkan.)



"Tapi menyenangkan sekali bisa kembali ke Windy Poplars" kembali



ke menara pribadiku dan kursi spesialku serta tak ketinggalan juga



ranjangku yang tebal " bahkan kembali ke Dusty Miller yang sedang



berjemur di ambang jendela.



"Janda-janda itu gembira menyambutku, bahkan Rebecca Dew dengan



terus terang berkata, "Senang rasanya kau bisa berada di sini lagi." Si kecil



Elizabeth pun merasakan hal yang sama. Kami bertemu di gerbang bercat



hijau, penuh sukacita.



"Aku takut kalau-kalau kau mendahuluiku pergi ke Hari Esok," kata si



kecil Elizabeth.



"Bukankah ini malam yang sangat indah?" kataku.



"Denganmu, malam hari selalu terasa indah, Miss Shirley," kata



Elizabeth.



"Ah, sungguh pujian yang mengharukan!



"Apa yang kau kerjakan selama musim panas, Sayang?" tanyaku.



"Berpikir," kata Elizabeth pelan, " tentang semua hal indah yang akan



terjadi di Hari Esok."



"Lalu kami pergi ke kamar menara dan membaca cerita tentang gajah.



Belakangan ini si kecil Elizabeth sangat tertarik dengan gajah.



"Bukankah nama gajah itu sendiri sangat memesona?" katanya serius,



sambil bertopang dagu dengan gaya khasnya. "Kuharap aku bisa bertemu



banyak gajah di Hari Esok."



"Kami lalu menempatkan taman gajah di peta negeri dongeng kami.



Jangan bersikap sok dan menertawakan kami, wahai Gilbert-ku, karena



kutahu seperti apa dirimu setelah baca tulisan ini. Sama sekali tak ada



gunanya. Dunia akan terus membutuhkan peri. Dunia tak akan bisa


__ADS_1


berputar tanpa peri. Dan seseorang harus menyuplai persediaan peri di



dunia ini.



"Cukup menyenangkan bisa kembali ke sekolah. Katherine Brooke tak



bersikap lebih baik, tapi murid-murid tampaknya senang bertemu lagi



denganku. Jen Pringle minta bantuanku membuat lingkaran-lingkaran



kecil yang akan dipakai buat kepala malaikat pada konser sekolah hari



Minggu.



"Kupikir mata pelajaran tahun ini lebih menarik daripada tahun lalu.



Sejarah Kanada dimasukkan ke dalam kurikulum. Besok aku harus



memberikan "pelajaran" kecil-kecilan mengenai Perang tahun 1812. Aneh



sekali rasanya membaca kisah-kisah perang masa lalu " hal-hal yang tak



mungkin bisa terjadi lagi. Kurasa ketertarikan pada perang dan



pertempuran di masa kini hanya terbatas pada ketertarikan akademis.



Mustahil rasanya kalau Kanada akan berperang lagi. Aku sangat bersyukur



bahwa fase sejarah itu sudah berlalu.



"Kami juga akan menata kembali Klub Drama dan meminta sumbangan



pada setiap wali murid. Lewis Allen dan aku memutuskan Dawlish Road



sebagai wilayah kami berdua dan akan meminta sumbangan di sana Sabtu




ini dia sedang mengikuti lomba yang diadakan Country Homes untuk foto



rumah peternakan terbaik. Hadiahnya dua puluh lima dolar, yang artinya



Lewis bisa membeli kebutuhan yang amat mendesak, yaitu setelan dan



mantel baru. Dia bekerja di peternakan selama musim panas dan



mengerjakan pekerjaan rumah tangga serta melayani tamu di pondokannya



lagi tahun ini. Dia pasti membenci pekerjaan itu, tapi tak pernah terlontar



satu keluhan pun darinya. Aku benar-benar menyukainya " dia pemuda



yang sungguh berani dan ambisius dengan senyum menawan. Meski



sebenarnya dia tak terlalu kuat. Tahun lalu aku sempat ketakutan, kalau?kalau dia akan ambruk, karena terlalu banyak bekerja. Tapi musim panas



di peternakan kali ini membuat tubuhnya semakin kuat. Ini adalah tahun



terakhirnya di Sekolah Menengah dan dia berharap bisa meneruskan



setahun di Queen. Kedua janda di Windy Poplars itu akan mengundangnya



makan malam sesering mungkin musim dingin ini. Bibi Kate dan aku



sudah berbicara tentang biayanya, dan aku berhasil membujuknya untuk



membantu belanja makan malam saat Lewis datang. Tentu saja kami tak



mencoba membujuk Rebecca Dew. Aku hanya bertanya pada Bibi Kate,

__ADS_1



saat Rebecca Dew ada, apakah mungkin Lewis Allen kuundang makan



malam setidak-tidaknya dua kali dalam sebulan. Bibi Kate menjawab



dingin, bahwa mereka sepertinya tak akan mampu bila menanggung orang



lain selain aku.



"Dan Rebecca Dew langsung berseru pilu. "Ini benar-benar keterlaluan.



Apakah kita sudah begitu miskinnya sampai tak mampu membeli sesuap



makanan. Apalagi untuk seorang anak miskin, pekerja keras, dan hidup



apa adanya demi meraih pendidikan! Kau bahkan menghabiskan lebih



banyak uang untuk makanan Kucing Itu hingga dia kegemukan nyaris



meledak. Potonglah satu dolar dari upahku dan undang dia makan malam."



"Saran Rebecca Dew pun diterima. Lewis Allen akan datang. Tetapi hati



untuk Dusty Miller maupun upah Rebecca Dew tidak akan berkurang.



Rebecca Dew sungguh berhati mulia!



"Bibi Chatty mengendap-endap masuk ke kamarku kemarin malam



untuk mengatakan dia sangat ingin punya mantel bermanik-manik tapi



menurut Bibi Kate dia terlalu tua untuk barang seperti itu dan perasaannya



terluka karenanya.



"Apakah menurutmu aku terlalu tua, Miss Shirley? Aku tak ingin terlihat



tak bermatabat " tapi aku sangat menginginkan mantel bermanik-manik.



Aku selalu berpikir kalau mantel semacam itu terlihat "ceria" " dan



sekarang sedang mode lagi."



"Terlalu tua! Tentu saja kau tidak terlalu tua, Sayang," kataku



meyakinkannya. "Tidak ada seorang pun yang terlalu tua untuk memakai



apa yang dia inginkan. Kau tidak akan punya keinginan memakainya kalau



kau merasa terlalu tua."



"Ya aku akan membelinya dan menentang Kate," kata Bibi Chatty,



meski tak terlalu percaya diri. Tapi kupikir dia akan melakukannya . . . dan



kupikir aku tahu bagaimana menghibur Bibi Kate kalau dia nanti tahu.



"Aku sendirian di kamar menaraku. Di luar masih malam, dan



keheningan terasa menghanyutkan. Bahkan pohon-pohon poplar pun sama



sekali tidak bergerak. Kemudian kutiupkan kecupan keluar dari jendela ke



arah seseorang yang berada tak lebih dari seratus enam puluh kilometer



dari Kingsport.



***

__ADS_1




__ADS_2