Berawal Dari Sebuah Buku

Berawal Dari Sebuah Buku
Lucanne & Anna


__ADS_3

"Anna!!" Katharine memeluk Anna sembari menangis bahagia.


"Selamat atas pernikahan mu Katharine," ujar Anna membalas pelukan Katharine disertai air mata harunya.


"Kau berhasil menjelaskannya pada Anna?" tanya Simon pada Lucanne.


"Ya aku berhasil, tapi sepertinya kau yang akan sulit menjelaskan tentang acara pernikahanmu ini dengan Anna." Jawab Lucanne.


"Ya … memang sulit, tapi aku tak menyangka dengan cara bertaruh, dia menjadi sehebat ini."


"Bertaruh tidaklah salah, tetapi lihat dulu siapa orangnya. Kau tau Simon, sebenarnya kaulah yang kalah dalam pertaruhan ini."


"Ya aku tau. Jadi kapan kau akan kelangsungan acara pernikahan?"


"Secepatnya, kau tau bukan? aku tak pernah suka berbagai. Mendapatkannya sangat sulit, jadi untuk seterusnya selain dirinya nanti, anakku juga pasti akan ku manja."


"Kau memang seperti itu, sulit dimengerti."


Setelah selesai melepas rindu bersama Katharine, Anna memarahi Simon dengan sangat puas. Sedangkan Lucanne dan Katharine hanya melihat Simon yang tersiksa tanpa berniat menolongnya.


****************


Satu bulan berlalu, hari ini adalah hari pernikahan Anna dan Lucanne.

__ADS_1


Acara pernikahan itu dilangsungkan dengan sangat megah dan meriah, banyak saluran berita melangsungkan siaran live dalma acara pernikahan itu dan para Direktur-Direktur yang bekerja sama dengan perusahaan Smith juga di undang.


Di ujung karpet merah terlihat Anna yang sedang berjalan mengenakan pakaian pengantin yang mewah didampingi oleh Ayah dan Ibunya.


Saat ingin sampai di hadapan Lucanne, Lucanne mengulurkan tangannya sambil tersenyum lembut menatap Anna. Anna menyambut tangan Lucanne disertai senyuman bahagianya.


"Kali ini aku yang menuntunmu sampai ke tujuan, aku senang bisa dekat denganmu." Batin Lucanne.


"Aku bahagia bila bersamamu." Batin Anna.


"Kau seperti matahari yang menyinari jalanku."


"Kau berjalan menuju arahku."


"Memotivasi ku untuk berjuang."


"Aku tidak tau …"


"Tapi … kurasa kali ini."


"TAKDIR BERPIHAK PADA KAMI. AKU SENANG MENCINTAIMU SELAMANYA TANPA HENTI." Batin Lucanne dan Anna dengan hati mereka yang saling bertautan.


__ADS_1


...****************...


...Pesan Author...


...Jangan salah dalam memilih, terkadang langkah yang menurut kota benar itu belum tentu benar menurut orang lain. Bisa saja ketika kita melangkah ke jalan yang sudah kita pilih, itu malah menyakiti perasaan orang lain....


...Jadi karena itu kita harus saling berkomunikasi dan bertanya pendapat satu sama lain hingga akhirnya menemukan jalan keluarnya, jika kita memutuskan sendiri takutnya kita akan menyesal nantinya....


...Yang paling Author suka sih Anna dan Lucanne, begitu banyak ujian yang mereka lalui hanya untuk bersama, banyak lika-liku, banyak kesedihan dan banyak juga canda tawa....


...Kalau yang paling kocak sih Katharine, Simon, Feyrin dan Denis karena apa? karena mulut mereka yang pedas kayak mulut tetangga. Kalau Denis sih hebat, cuma dia sedikit bingung dalam memilih....


...Sedangkan Simon, dia telah menetapkan pilihannya kalau dia telah memilih Katharine sebagai pasangan sehidup semati nya. Kalau Brian dan Lean mereka menemukan pasangan mereka di luar negeri....


...Yaa mungkin itu saja pesan dan kesan dari Author, selebihnya mohon maaf jika ada kata-kata yang salah karna Author juga manusia pasti memiliki kesalahan....


...Lebih dan kurang Author minta maaf kalau begitu sampai jumpa dan tunggu karya Author selanjutnya ya Author juga minta maaf jika banyak typo yang berterbangan yak....


Sebelum di tutup author punya karya baru yang akan tayang seminggu lagi loh!!



Cerita nya tentang twins yang pintar dalam menghadapi masalah di keluarganya, dan membuat bibinya menjadi ibu sambung mereka sesuai pesan terakhir dari ibunya. Apakah mereka berdua sanggup?… mari baca seminggu lagi!!

__ADS_1


Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bye bye semuanya.


__ADS_2