Bereinkarnasi Menjadi Putri Ceo Ternama

Bereinkarnasi Menjadi Putri Ceo Ternama
Perubahan Alice (16)


__ADS_3

"Ini Sudah Malam, Tapi Kenapa Pria Itu Masih Belum Pulang Juga?!." Gumamnya Yang Sedang Berbaring.


Tiba Tiba Saja Alice Mendengar Suara Pintu Yang Sedang Terbuka. Sontak Ia Langsung Berdiri Dari Tempat Tidurnya Untuk Menemui Pria Tersebut.


"Akhirnya Dia Pulang Juga!. Rumah Ini Sangat Kecil Sehingga Suara Pintu Pun Bisa Terdengar Dari Sini." Ucapnya Yang Saat Mendengar Suara Pintu Dan Lalu Berdiri.


Saat Menghampiri Pria Tersebut, Alice Melihat Pria Tersebut Pulang Dengan Membawa Seekor Rusa Yang Telah Mati Di Pundaknya.


"Ternyata Kau Pergi Berburu Ya." Ucap Alice.


"Bagaimana Keadaanmu Sekarang?." Tanya Pria Itu Yang Sambil Meletakan Rusanya Di Lantai.


"Aku Sudah Membaik." Jawab Alice.


"Bagus, Kau Besok Pagi Bisa Pergi." Ucap Pria Itu Dengan Datar.


"Dia Sangat Ingin Aku Cepat Cepat Pergi Dari Rumah Ini." Ucap Alice Dalam Hati.


"Tentu." Jawab Alice Dengan Tersenyum.


"Biar Aku Saja Yang Memasak Untuk Makan Malamnya." Ucap Alice Yang Menghampiri Pria Itu.


"Tidak Perlu. kau Sekarang Lebih Baik Beristirahat Lagi. Aku Akan Memanggilmu Jika Makanannya Sudah Siap." Jawab Pria Itu Yang Sambil Mengolah Daging Rusanya.


"Aku Merasa Tidak Enak Jika Hanya Berdiam Diri Dan Tidak Melakukan Apa Apa. Sebagai Rasa Terima Kasihku Biar Aku Saja Yang Memasak Makan Malamnya." Ucap Alice Dengan Tersenyum Tipis.


"Baiklah. Aku Akan Menunggu Disini." Jawab Pria Itu Yang Berdiri Dan Mengawasi Alice Dari Belakang.


Pria Itu Terkejut Saat Melihat Alice Yang Mengolah Daging Rusanya Dengan Sangat Lihai Dan Cepat.


"Aku Tidak Menduganya Dia Akan Melakukannya Dengan Sangat Baik." Ucap Pria Itu Dalam Hati.


"Aku Mengira Dia Hanya Gadis Kota Yang Manja Yang Tidak Bisa Melakukan Apa Apa." Ucapnya Lagi Dalam Hati.

__ADS_1


"Sudah Lama Aku Tidak Melakukan Ini, Rasanya Menjadi Sedikit Kaku." Ucap Alice Dalam Hati Yang Sambil Mengolah Daging Rusanya.


"Melihat Pria Ini Yang Hanya Hidup Sendirian, Aku Jadi Teringat Dengan Diriku Di Kehidupan Sebelumnya." Ucapnya Lagi Dalam Hati.


Setelah Makan..


"Ngomong Ngomong, Saat Ini Sedang Tanggal Berapa?." Tanya Alice.


"Tidak Tahu. Aku Tidak Mempunyai Kalender." Jawab Pria Itu Dengan Datar.


"Sudah Berapa Lama Aku Sudah Tidak Sadarkan Diri Setelah Kau Menemukan Aku Di Hutan?." Tanya Alice Lagi.


"Dua Hari." Jawab Singkat Pria Itu.


"Selama Beberapa Hari Belakangan Ini, Apa Kau Pernah Melihat Di Sekitar Hutan Ini Ada Pihak Kepolisian Yang Sedang Seperti Menyelidiki Sesuatu?. Tanya Alice.


"Ya." Jawab Singkat Pria Itu.


"Apa Mereka Menanyakan Sesuatu Padamu?." Tanya Alice Lagi.


"Baguslah Mereka Tidak Menanyakan Tentangku Pada Pria ini." Ucap Alice Dalam Hati.


"Apa Kau Gadis Yang Sedang Mereka Cari Itu?. Tanya Pria Itu Tiba Tiba.


"Benar. Gadis Yang Saat Ini Sedang Mereka Cari Adalah Aku. Sebenarnya Aku Mengalami Kecelakaan Beberapa Hari Yang Lalu." Jawab Alice.


"Besok Pagi Akan Aku Hantarkan Kau Ke Tempat Kumpulan Polisi Itu." Jawab Pria Itu.


"Ah, Tidak Perlu. Besok Pagi Aku Akan Pergi Sendiri Saja." Ucap Alice Dengan Tersenyum.


"Sudah Larut, Aku Kembali Ke Tempat Tidur Dulu Yaa." Ucapnya Lagi Dan Lalu Pergi.


"Besok Pagi Akan Aku Hantarkan Kau Ke Tempat Kumpulan Polisi Itu." Jawab Pria Itu.

__ADS_1


"Ah, Tidak Perlu. Besok Pagi Aku Akan Pergi Sendiri Saja." Ucap Alice Dengan Tersenyum.


"Sudah Larut, Aku Kembali Ke Tempat Tidur Dulu Yaa." Ucapnya Lagi Dan Lalu Pergi.


Keesokannya..


"Terima Kasih Banyak Telah Menolongku. Aku Pergi Dulu." Ucap Alice Dengan Menundukkan Sedikit Kepalanya.


"Ya." Jawab Singkat Pria Itu, Dan Lalu Alice Pergi.


*Alice Pov*


"Sial, Aku Lupa Meminta Arah Jalannya Pada Pria Itu." Ucapnya Yang Sedang Berjalan Di Tengah Hutan.


"Apa Aku Balik Lagi Saja Kerumahnya?." Ucapnya Lagi Yang Memberhentikan Langkahnya.


"Tidak!. Sejak Kapan Aku Menjadi Bergantung Pada Orang Lain Seperti Ini?!. Ucapnya Lagi.


"Di Kehidupanku Sebelumnya Hal Seperti Ini Bukanlah Hal Yang Perlu Aku Cemaskan. Aku Sudah Terbiasa Melakukan Apapun Dengan Sendirian." Ucapnya Lagi Yang Meneruskan Jalannya.


Saat Sedang Berjalan Alice Melihat Banyak Sekumpulan Para Polisi Yang Sedang Melakukan Penelusuran. Sontak Ia Pun Yang Melihat Hal Itu Langsung Bersembunyi Agar Tidak Ketahuan.


"Ini Sudah Empat Hari Berlalu Semenjak Kecelakaan Itu, Kenapa Kita Harus Bersusah Payah Mencari Gadis Yang Jelas Jelas Sudah Mati." Keluh Salah Satu Petugas.


"Diam Lah, Ini Adalah Tugas. Kita Tidak Boleh Mengeluh." Sahut Polisi Lain.


"Ayo Kita Berpindah Ke Arah Sana!." Ucapnya Lagi Dan Lalu Pergi.


"Aku Tidak Boleh Sampai Ketahuan Oleh Mereka!." Ucap Alice Dalam Hati.


"Aku Harus Mengubah Sedikit Penampilan Ini Agar Tidak Ada Orang Yang Akan Mengenaliku." Ucapnya Lagi Dalam Hati.


Alice Melumuri Seluruh Muka Dan Tubuhnya dengan Tanah, membuka Kuncir Rambutnya Dan Merobek Sedikit Pakaiannya. Dan Lalu Melanjutkan Perjalanannya.

__ADS_1


"Sepertinya Ini Sudah Cukup Untuk Mengelabui Mereka." Ucap Alice Dalam Hati Sambil Melihat Penampilannya.


"Hey, Kau Yang Di Sana Berhenti!." Teriak Salah Petugas Yang Menghentikan Alice.


__ADS_2