
Keesokan Harinya
"Tinggal Dua Hari Lagi Musim Libur Akan Tiba. Saat Waktunya Telah Tiba, Aku Akan Segera Pergi Mencari Tahu Kebenaran Tentang Ibu Pemilik Tubuh Ini!." Ucap Alice Dalam Hati Yang Sedang Di Kamarnya.
"Permisi Nona." Ucap Pelayan Di Balik Pintu Kamar.
"Masuk!." Perintah Alice Kepada Pelayan Tersebut.
"Nona Gracia Datang Ingin Bertemu Dengan Anda. Sekarang Ia Sedang Menunggu Di Bawah." Ucap Hormat Pelayan Tersebut Saat Memasuki Kamar.
"Kenapa Gadis Itu Tiba Tiba Ingin Bertemu Denganku?. Lebih Baik Aku Turun Sekarang, Untuk Menanyakan Langsung Padanya." Ucap Alice Dalam Hati.
"Ah, Alice!. Akhirnya Kau Datang Juga!." Ucap Gracia Yang Saat Melihat Alice Berjalan Ke Arahnya.
"Ada Apa?." Tanya Alice Setelah Duduk.
"Aku Ingin Mentraktir Mu, Sebagai Ucapan Terima Kasih Karena Semalam Kau Telah Menolongku!." Jawab Gracia Dengan Tersenyum.
"Gadis Ini Apa Yang Sedang Ia Rencanakan?!. Sebaiknya Aku Turuti Dia Dulu!." Ucap Alice Dalam Hati.
"Baiklah!." Jawab Alice.
"Ayo Kita Pergi!." Ucap Gracia Yang Langsung Menggandeng Tangan Alice Keluar.
Disaat Perjalanan
"Gracia Tidak Bilang, Jika Darent Ternyata Juga Ikut!." Ucap Alice Dalam Hati Yang Melirik Darent Sedang Menyetir.
__ADS_1
"Kita Sudah Sampai!." Ucap Gracia Yang Akan Turun Dari Mobil.
"Kenapa Kita Kesini?!." Tanya Alice Yang Setelah Turun Dari Mobil.
"Apa Kau Masih Ingat?, Dulu Kecil Kau Pernah Bilang Ingin Sekali Pergi Ke Taman Bermain. Kami Tahu, Ayah Dan Ketiga Kakakmu Itu Tidak Mungkin Mau Membawamu Ke Tempat Ini. Jadi Hari Ini, Aku Dan Kak Darent Yang Akan Memenuhi Permintaan Mu Itu!." Jelas Gracia Dengan Tersenyum.
"Karena Semua Ini Adalah Keinginan Alice Yang Dulu, Maka Baiklah Akan Aku Turuti!. Sebenarnya Aku Tidak Tertarik Sedikitpun Untuk Bermain Ke Tempat Seperti Ini!." Ucap Alice Dalam Hati.
"Ini Ice Cream Rasa Vanilla Kesukaan mu." Ucap Gracia Yang Memberikan Sebuah Ice Cream Kepada Alice.
"Ah, Terima Kasih!." Jawab Alice Dengan Tersenyum Yang Menerima Ice Cream Tersebut.
"Baiklah, Ayo Kita Nikmati Permainannya!." Ucap Gracia Yang Langsung Menarik Tangan Alice Dan Darent.
Saat Sedang Menikmati Salah Satu Permainan, Tiba Tiba Saja Ponsel Gracia Berdering, Ia Permisi Sebentar Untuk Mengangkat Telponnya.
"Ya!." Jawab Alice.
"Lagi Lagi, Darent Terus Menatapku Dengan Tatapannya Yang Aneh Itu!." Ucap Alice Dalam Hati Yang Memalingkan Wajah Dari Darent.
"Ice Cream Mu Mencair." Ucap Darent Yang Tiba Tiba.
Ah, Saking Menikmati Permainannya, Aku Jadi Lupa Memakannya. Kau Tetap Tunggu Disini, Aku Akan Membelinya Lagi!." Ucap Alice Yang Hendak Pergi.
"Biar Aku Saja Yang Membelinya!. Kau Tetap Tunggu Disini." Ucap Darent Yang Langsung Pergi.
Disisi Lain.
__ADS_1
"Boss, Kami Semua Sudah Sampai!. Ucap Seorang Dari Telpon.
"Ingat Perkataan Ku, Jangan Sampai Melukainya!." Ucap Gracia Yang Sedang Berbicara Di Telpon.
"Baik!, Kami Semua Mengerti!." Jawab Orang Di Telpon Tersebut.
"Bagus!." Ucap Gracia Yang Langsung Mematikan Telponnya.
"Mereka Sudah Sampai, Kau Sekarang Ada Dimana?." Ucap Gracia Yang Berbicara Dengan Darent Di Telpon.
"Di Tempat Ice Cream!." Jawab Dateng Singkat.
"Baiklah, Aku Akan Menyusul Mu Sekarang!. Ucap Gracia Yang Dengan Cepat Mematikan Telponnya.
Disisi Lain
"Hey, Gadis Kecil!, Kau Sepertinya Sedang Sendirian. Apa Boleh Paman Temenin?." Ucap Tiba Tiba Salah Satu Preman.
Alice Yang Mendengar Ucapan Preman Tersebut, Tidak Menjawab Dan Hanya Mengabaikannya Saja.
Kedatangan Sekumpulan Preman Tersebut Sontak Membuat Semua Orang Yang Berada Di Tempat Itu Menjadi Ketakutan Dan Langsung Menjauhi Area Itu.
Disisi Lain, Gracia Dan Darent Saat Ini Sedang Bersembunyi Untuk Melihat Alice Dari Kejauhan.
"Kalau Sampai Terjadi Sesuatu Kepada Alice, Aku Tidak Akan Memaafkan Mu!. Ucap Darent Kepada Gracia Dengan Menatap Tajam.
"Aku Tahu!. Tujuanku Hanya Ingin Melihat Batas Mana Kemampuan Beladiri Alice. Semua Preman Itu Sudah Ku Perintahkan Agar Tidak Melukai Alice, Jadi Kakak Tenang Saja!." Jawab Gracia.
__ADS_1