
"Sekarang Apa Yang Ingin Kau Lakukan Terhadap Para Bandit itu?." Tanya Pria Itu.
"Tentu Saja Kita Harus Membawanya Ke Kantor Polisi!. Jangan Sampai Orang Seperti Mereka Berkeliaran Untuk Membahayakan Orang Lain Lagi!!."
"Ya, Hal Itu Aku Serahkan Padamu!."
"Sekarang Aku Pergi Dulu!." Ucap Pria Itu Yang Mulai Berjalan Pergi.
"Tunggu Dulu!!." Teriak Carella Yang Hanya Di Abaikan.
"Pria Macam Apa Kau Ini?,..Tega Meninggalkan Seorang Gadis Sendirian Di Dalam Hutan!..Bagaimana Nanti Jika Para Bandit Nya Melepaskan Diri?!" Ucap Carella Yang Berhasil Menghentikan Langkah Kaki Pria Itu.
"Aku Sudah Mengikat Mereka Dengan Sangat Kuat..Tidak Mungkin Jika Mereka Bisa Melepaskan Diri!." Jawab Pria Itu Yang Tidak Menoleh Ke Arah Carella.
"Tapi Tetap Saja Kan Kau Tidak Boleh Meninggalkan Seorang Gadis Di Saat Sedang Seperti Ini!."
"Baiklah, Baiklah!." Jawab Pria Itu Yang Menoleh.
"Sekarang Apa Yang Ingin Kau Lakukan?." Tanya Pria Itu Yang Berjalan Menghampiri Carella.
"Bisa Pinjamkan Ponselmu Sebentar?."
"Untuk Apa?."
"Cepat Pinjamkan Saja!!."
"Ini!. Ucap Pria Itu Yang Sambil Memberikan Ponselnya.
Dengan Cepat Carella Langsung Mengambil Ponselnya Dan Lalu Menelpon Adiknya.
"Halo...Ini Aku Carella!." Ucap Carella Yang Sedang Berbicara Di Telpon.
".........."
__ADS_1
"Aku Saat Ini Sedang Berada Di Dalam Hutan Dekat Pemakaman!." Ucapnya Lagi.
".........."
"Baiklah..!." Ucapnya Lagi Yang Mengakhiri Telpon.
"Ini..Terima Kasih!." Ucap Carella Yang Mengembalikan Ponsel Pria Itu.
"Kau Tadi Menelpon Dengan Siapa?."
"Dengan Adikku!...Sebentar Lagi Mereka Akan Datang!."
"Oh.." Jawab Datar Pria Itu.
~~
"Kakak!!." Teriak Carera Dari Kejauhan.
"Seharian Ini Kau Pergi Kemana??...Kau Tau Tidak Aku Dan Ayah Sangat Mencemaskan Mu!!. Apa Kau Ada Yang Terluka?!." Tanya Carera Yang Bertubi Setelah Menghampiri Carella.
"Carella, Bisa Kau Jelaskan Kenapa Bisa Kau Sampai Berada Disini?!...Dan Juga Siapa Orang Orang Ini?!." Tanya Albert Yang Melirik Sekelilingnya.
Saat Menoleh, Marco Terkejut Melihat Pria Yang Di Panggil Ayah Tersebut.
"Ceritanya Sedikit Panjang, Tapi Intinya Aku Ditangkap Oleh Para Kumpulan Bandit Itu Dan Orang Inilah Yang Menolongku!." Jelas Carella Yang Menunjuk Pria Itu.
"Saya Ucapakan Terima Kasih Banyak Karena Telah Menolong Putriku!." Ucap Albert Yang Membungkukkan Sedikit Badannya.
"Sebagai Rasa Terima Kasihku, Akan Kuberikan Kompensasi Untukmu Yaitu Berupa Uang 1 Milyar. ." Albert Yang Sudah Akan Menyiapkan Cek Tunainya.
"Tidak Perlu!." Jawab Singkat Pria Itu Yang Langsung Pergi.
"Tunggu!.. Aku Belum Menanyakan Nama Mu!." Ucap Carella Yang Mengejar Pria Itu.
__ADS_1
"Kau Pergi Begitu Saja...Siapa Namamu?." Tanya Carella Yang Berjalan Di Belakang Pria Itu.
"MARCO!." Jawab Pria Itu Yang Tidak Menoleh Dan Terus Berjalan Pergi.
"Akan Aku Ingat Namamu!." Jawab Carella Dan Langsung Balik Ke Dekat Carera.
"Penjaga!...Aku Ingin Kalian Menyiksa Semua Para Bandit Ini Dan Setelah Itu Masukan Mereka Ke Dalam Penjara Bawah Tanah!. Aku Ingin Mereka Semua Merasakan Akibatnya Karena Telah Berani Mengganggu Anaknya Dari Seorang Albert Jalmes!!." Perintah Albert Dengan Menatap Tajam Ke Para Bandit Itu.
"Kami Menyesal!!...Tolong Lepaskan Kami!!." Ringis Semua Bandit Yang Hanya Di Abaikan.
"Ini Sudah Malam, Mari Kita Pulang!." Ucap Albert.
"Baik!." Jawab Serentak Carella Dan Carera.
KEESOKANNYA~
"Carella, Ini Ayah Belikan Banyak Boneka Untukmu!.
"Aku Tidak Suka Dengan Boneka!." Jawab Carella Dengan Datar.
"Kenapa Carella Tidak Menyukai Boneka?....Asistenku Bilang Bahwa Anak Perempuan Seumurannya Pada Sangat Menyukai Boneka!." Ucap Albert Dalam Hati.
"Kau Menginginkan Apa?..Akan Ayah Turuti Semua Keinginan Mu!."
"Kembalikan Semua Buku Komik Ku!."
"Tidak Boleh Yang Itu, Minta Yang Lain Saja!. Jawab Albert Dengan Cepat.
"Aku Ingin Ikut Belajar Beladiri!."
"Tidak Boleh..Minta Yang Lain Saja!." Jawab Albert Lagi Dengan Cepat.
"Heh..Menuruti Keinginanku Apanya?!. Itu Mustahil!." Ucap Carella Yang Langsung Pergi.
__ADS_1
"Carella, Tunggu!!." Ucap Albert Yang Hanya Di Abaikan.