
"Baiklah, Hal Yang Ingin Kutahu Sudah Aku Ketahui. Sekarang Aku Akan Balik Ke Kamar." Ucap Carella Yang Akan Hendak Pergi.
"Terima Kasih Banyak Karena Telah Menolong Adikku. Kau Juga Jangan Lupa Untuk Beristirahat!." Ucapnya Lagi Dan Lalu Pergi.
"Ya!." Jawab Lois Yang Juga Tersenyum Kecil.
Satu Bulan Telah Berlalu Semenjak Kejadian Di Pesta Ulang Tahun Albert Tersebut. Kini Keadaan Pun Kembali Seperti Biasa.
Rizard Telah Di Masukan Ke Penjara Anak Atas Kasus Percobaan Pelecehan, Dan Juga Perusahaan Yang Di Miliki Ayah Rizard Sahamnya Telah Jatuh Dan Kini Telah Di Beli Oleh Albert.
Carera Yang Telah Kembali Bersekolah, Dan Menjadikan Hal Yang Menimpanya Kemarin Sebagai Pelajaran Untuknya, Agar Ia Kedepannya Menjadi Lebih Berhati Hati Lagi.
Dan Carella Yang Melanjutkan Sekolahnya Ke Universitas Di Luar Negeri. Sejujurnya Ia Merasa Khawatir Jika Harus Meninggalkan Ayah Dan Adiknya, Namun Dia Percaya Jika Lois Bersama Ayah Dan Adiknya Maka Semua Akan Baik Baik Saja.
4 Tahun Kemudian, Carella Telah Menyelesaikan Sekolahnya Dan Kini Ia Telah Menjadi Direktur Di Perusahaan H GROUP Milik Ayahnya.
"Sekarang Kakak Telah Menjadi Direktur Di Perusahaan Ayah, Hal Itu Pasti Sangat Membuat Kakak Kelelahan."
"Tidak Perlu Mencemaskan Ku. Aku Senang Jika Bisa Membantu Pekerjaan Ayah." Jawab Carella Dengan Tersenyum Tipis
"Saat Ini Yang Lebih Ku Pikirkan Adalah Ayah. Ayah Sudah Lama Terus Bekerja, Akhir Akhir Ini Kondisinya Kurang Baik Karena Sering Kelelahan." Ucapnya Lagi Yang Sedang Duduk Berdua Dengan Carera.
__ADS_1
"Alasanku Sampai Saat Ini Belum Ingin Melanjutkan Sekolahku Ke Luar Negeri Karena Aku Mengkhawatirkan Kondisi Ayah." Jelas Carera
"Meskipun Aku Tahu Ada Kakak Dan Lois Bersamanya, Tapikan Kalian Berdua Tidak Bisa Setiap Menit Bersamanya." Jelasnya Lagi.
"jadi Sekarang Apa Yang Ingin Kau Lakukan?." Tanya Carella.
"Untuk Saat Ini Aku Belum Ingin Melanjutkan Sekolahku..Entah Kenapa Akhir Akhir Ini Perasaanku Menjadi Gelisah, Hal Itu Membuatku Ingin Terus Bersama Kalian."
"Kau Terlalu Memikirkan Kami, Pikirkanlah Juga Tentang Dirimu Sendiri Dan Juga Masa Depanmu. Kau Tidak Perlu Menanggung Itu Sendirian Untuk Menjaga Kami. Kita Ini Adalah Keluarga Sudah Seharusnya Saling Menjaga Satu Sama Lain." Jelas Carella Sambil Mengelus Kepala Carera.
"Kau Tahu Kan Keinginan Ayah Dari Dulu Adalah Melihat Kedua Anaknya Menempuh Pendidikan Dengan Tinggi. Jadi Sekarang Kau Tak Usah Mencemaskan Hal Lain. Cukup Pikirkan Saja Dirimu Dan Masa Depanmu, Dengan Begitu Maka Ayah Akan Bahagia." Jelas Carella Dengan Tersenyum.
"Ada Apa Dengannya?..Apa Ada Yang Terjadi Disini Saat Aku Sedang Pergi?." Ucap Carella Setelah Carera Pergi.
"Maafkan Aku Kak, Aku Tidak Bermaksud Untuk Mengabaikan Ucapan Mu. Aku Tahu Kau Menginginkan Yang Terbaik Untukku, Tapi Sekarang Aku Tidak Bisa Meninggalkan Rumah Karena Kondisi Ayah." Ucap Carera Dalam Hatinya Sambil Berjalan.
"Ini Sudah Malam, Sebelum Tidur Aku Ingin Mampir Ke Kamar Ayah Dulu Untuk Melihat Keadaannya." Ucapnya Lagi Yang Sedang Berjalan Mengarah Kamar Albert.
"Syukurlah Ayah Sudah Tidur, Sekarang Aku Juga Akan Tidur." Ucap Carera Yang Akan Hendak Pergi.
"Carera Ada Apa?, Kenapa Di Jam Segini Masih Belum Tidur?." Tanya Albert Yang Tiba Tiba.
__ADS_1
"Ah, Ayah Belum Tidur Rupanya!. tidak Ada Apa Apa Kok, Aku Hanya Ingin Melihat Keadaan Ayah Saja." Jawab Carera Yang Langsung Berbalik.
"Ayah Baik Baik Saja. Sekarang Kau Uhuk....Uhuk...Uhuk.." Ucap Albert Yang Terpotong Karena Batuk.
"Ini ayah Minumlah Dulu!." Ucap Carera Yang Dengan Cepat Langsung Memberikan Segelas Air.
"Ini Hanyalah Batuk Biasa. Wajahmu Kenapa Sampai Ingin Menangis Begitu?." Ucap Albert Dengan Tertawa Kecil Yang Setelah Minum.
"Ini Sudah Larut, Kau Balik Lah Ke Kamarmu Untuk Tidur." Ucapnya Lagi Yang Sambil Mengelus Kepala Carera.
Baiklah, Sekarang Aku Akan Tidur." Jawab Carera Yang Sambil Menyelimuti Albert Dan Lalu Pergi.
KEESOKANNYA~
"Ada Apa Carera?, Akhir Akhir Kau Terlihat Gelisah. Apa Ada Yang Kau Katakan?." Tanya Akbert Yang Sedang Duduk Bersama Carera.
"Ayah Berhentilah Untuk Bekerja!, Dan Sekarang Biarkan Kakak Saja Yang Mengurus Perusahaan Milik Ayah!."
"Kenapa Kau Tiba Tiba Berkata Seperti Itu?. Apa Kau Khawatir Dengan Ayah Hanya Karena Batuk Semalam?." Tanya Albert.
"Hanya Batuk?, Apa Ayah Telah Lupa?...Saat Kakak Sedang Berada Di Luar Negeri Ayah Pernah Di Rawat Di Rumah Sakit Akibat Terlalu Kelelahan Bekerja!."
__ADS_1