
"Bagaimana Ini Bos?, Sekarang Kita Sudah Kehilangan Jejak Gadis Itu!." Ucap Salah Satu Anak Buah.
"Stt, Diam Lah!." Sahut Pelan Bos Bandit Yang Perlahan Berjalan Mendekati Sebuah Pohon.
"Disini Rupanya Kau Bersembunyi!!." Teriak Bos Bandit Setelah Menemukan Carella Yang Sedang Bersembunyi.
"Kalian Mau Uang Kan?, Baiklah, Baiklah Akan Aku Serahkan Uangku Pada Kalian. Jadi Tolong Biarkan Aku Pergi."
"Awalnya Memang Itu Yang Kami Inginkan, Tapi Karena Kau Telah Membuat Kami Kelelahan Kami Pun Menjadi Berubah Pikiran!." Jawab Bos Bandit Dengan Wajah Licik.
"HAHA, Setelah Ini Kita Akan Menjadi Kaya Raya!. Cepat Bawa Gadis Ini Ke Markas!."
"Baik Bos!!."
"Lepaskan Aku Dasar Bandit Sialan!!. Kalian Mau Bawa Aku Kemana?!." Teriak Carella Yang Digendong Terbalik Oleh Salah Satu Bandit.
"Rasakan Ini!!." Teriak Carella Yang Memukul Mukul Belakang Tubuh Bandit Tersebut.
"Hahaha, Meski Kau Teriak Seribu Kali Pun Kami Tetap Tidak Akan Melepaskan Mu!."
"Dasar Tidak Tahu Malu Menggunakan Anak Kecil Untuk Mendapatkan Uang!." Ucap Seorang Tiba Tiba.
"Siapa Itu Yang Berbicara?, Berani Sekali Berbicara Seperti Itu Pada Kami!!."
"Kenapa Tidak Berani?, Itukan Memang Faktanya!." Jawab Seorang Pria Yang Sedang Duduk Di Atas Pohon.
"Ternyata Kau Juga Hanya Seorang Bocah, Apa Kau Tahu Kami Siapa Hah?!!." Tanya Bos Bandit
"Tentu Aku Tahu!. Kalian Adalah Sekumpulan Para Orang Bodoh!."
"Cepat Turun Sekarang Juga!!..Akan Ku Sobek Sobek Mulutmu Itu!!." Teriak Bos Bandit Yang Sudah Kesal.
"Kalau Aku Tidak Mau..Kalian Mau Bagaimana?." Jawab Pria Yang Sedang Duduk Di Atas Pohon Dengan Ekspresi Wajah Menantang.
__ADS_1
"Oh..Jadi Tidak Mau Turun Ya...Baiklah, Baiklah Kau Tetaplah Duduk Di Atas Sana Dengan Manis.." Ucap Bos Bandit Itu Dengan Nada Lembut.
"Semuanya, Cepat Lemparkan Pisau Kalian Ke Arah Bocah Tengik Itu!!, Jangan Sampai Meleset!!." Perintah Bos Bandit Itu Pada Anak Buahnya.
"BAIK BOS!!." Jawab Serentak
"HAHA...Rasakan Lah Akibat Kesombongan Mu Itu Bocah!!." Tawa Bos Bandit Itu Dengan Ekspresi Wajah Senang.
"Berhenti!!. Kenapa Kalian Suka Sekali Mengganggu Orang?!. Apa Kalian Tidak Cukup Dengan Menangkap Ku?. Teriak Carella Tiba Tiba Yang Mencoba Untuk Menghentikan.
"Gadis Kecil Kau Membuatku Semakin Bertambah Kesal Saja!..Cepat Pukul Gadis Itu Sampai Pingsan!." Perintah Bos Bandit Pada Bandit Yang Menggendong Carella.
"Baik Bos!."
Dengan Cepat Bandit Yang Menggendong Carella Langsung Menuruti Perintah Bosnya Itu Dengan Memukul Carella Hanya Dengan Satu Pukulan Yang Kuat Sehingga Membuat Carella Langsung Pingsan.
"Eh!...Tunggu Dul...Saki..." Ucap Carella Yang Terputus Karena Sudah Pingsan.
"Cepat Sekarang Lemparkan Pisau Kalian Ke Arah Bocah Sialan Itu!!." Teriak Bos Bandit Itu Yang Sudah Sangat Kesal.
Saat Ketiga Pisau Tersebut Sudah Hampir Mengenai Pria Itu, Dengan Santainya Dia Malah Menendang Ketiga Pisau Itu Dengan Sepatunya Sehingga Berbalik Mengarah Ke Masing Masing Bandit.
Setelah Di Tendang Balik, Ketiga Pisau Itu Menancap Di Tanah Tepat Di Depan Sepatu Masing Masing Ketiga Bandit Tesebut. Sontak Hal Itu Membuat Semua Para Bandit Menjadi Terkejut Dan Bengong Untuk Sejenak. Dan Tanpa Di Sadari Bahwa Kini Bos Mereka Telah Disekap Oleh Pria Itu Dengan Ditodongkan Pisau Di Lehernya.
"K..kau!..Cepat Sekali!. Bagaimana Caranya Kau Melakukan Semua Ini?!." Ucap Kaget Bos Bandit Tersebut Saat Menyadari Pria Itu Sudah Berdiri Di Belakangnya Sambil Menodongkan Pisau Di Lehernya.
Mendengar Ucapan Bos Mereka Sontak Membuat Ketiga Bandit Lainnya Tersadar Dari Lamunannya Dan Terkejut Setelah Menoleh Ke Arah Bosnya.
"BOSS!!!." Teriak Serentak.
"Siapa Bocah Ini Sebenarnya?..Pergerakannya Sangatlah Cepat!. Aku Sama Sekali Tidak Menyadari Kapan Dia Mulai Turun Dari Atas Pohon Itu!." Ucap Bos Bandit Itu Dalam Hati.
"Aku Sarankan Untuk Sekarang Kau Tetap Diam..Atau Pisau Di Lehermu Ini Akan Melukaimu!." Bisik Pria Itu Dengan Menatap Tajam.
__ADS_1
"Dia Bukanlah Bocah Biasa!!. Dari Tatapan Matanya Seolah Ingin Membunuhku!." Ucap Bos Bandit Itu Dalam Hati Dengan Ketakutan.
"A..Apa..Yang K..Kau Inginkan?..Ku..Kumohon Tolong Lepaskan Kami!!." Mohon Bos Bandit Itu Dengan Ketakutan.
~~
"A..Aww..Kepalaku Sakit!." Ucap Carella Saat Sadarkan Diri.
"Akhirnya Kau Sadar Juga!."
"Eh..Kau!!. Teriak Carella Saat Menoleh.
"Aku Ingat Kau Adalah Pria Yang Duduk Di Atas Pohon!!. Tapi...Bagaimana Caranya Kita Berdua Bisa Bebas Dari Para Bandit Itu?!. Tanya Carella.
"Kau Tidak Perlu Tahu Soal Itu!.
"Lihatlah Kebelakang Mu!." Ucap Pria Itu Sambil Menunjuk Ke Arah Belakang Tubuh Carella.
"Eh..Para Bandit Nya!!. Apa Kau Yang Mengikat Mereka Semua?!!." Tanya Carella Yang Kaget.
"Tentu Saja!. Kau Pikir Siapa Lagi?!." Jawab Pria Itu Dengan Ekspresi Wajah Sombong.
"Sepertinya Dia Tidak Berbohong!. Dilihat Dari Bentuk Tubuhnya Orang Ini Mempunyai Keahlian Bela Diri!." Ucap carella Dalam Hati.
"Ada Apa?!!..Kenapa Kau Melihatku Dengan Tatapan Aneh Seperti Itu?." Tanya Pria Itu Dengan Datar.
"Apa Kau Adalah Seorang Beladiri?." Tanya Balik Carella.
"YA!." Jawab Singkat Pria Itu.
"Saat Dia Masih Duduk Di Atas Pohon Aku Mengiranya Dia Hanyalah Anak Yang Seumuran Denganku!..Tapi Saat Ini Aku Telah Menyadarinya Bahwa Orang Ini Jauh Lebih Tua Dariku!!." Ucap Carella Dalam Hati.
"Berhentilah Menatapku Terus!!." Ucap Marah Pria Itu.
__ADS_1
"Sekarang Apa Yang Ingin Kau Lakukan Terhadap Para Bandit Itu?!. Tanya Pria Itu.