Bereinkarnasi Menjadi Putri Ceo Ternama

Bereinkarnasi Menjadi Putri Ceo Ternama
Masa Lalu (23)


__ADS_3

KEESOKANNYA...


"Ini Bukti Bahwa Perusahaan H GROUP Telah Di Jual Pada Saya. Dan Dalam Dokumen Ini Juga Sudah Ada Tanda Tangan Dari Anda, Carella!" Jelas William Yang Sambil Memberikan Sebuah Dokumen Pada Carella.


"Bagaimana Mungkin?!! Saya Tidak Pernah Menjual Perusahaan Ini Pada Siapapun!!" Ucap Panik Carella.


"Perkenalkan Nama Saya Adalah Dante. Ini Dokumen Bahwa Perusahaan R GROUP Telah Resmi Di Jual Dan Menjadi Milik Saya! Dalam Berkasnya Juga Sudah Ada Tanda Tangan Darimu!" Jelas Dante Yang Juga Memberikan Sebuah Dokumen Pada Carella.


"Maaf, Ini Pasti Kesalahpahaman! Saya Sama Sekali Tidak Pernah Menjual Kedua Perusahaan Saya Pada Siapapun!"


"Pria Bernama Marco Yang Menjualnya Padaku!" Jelas Dante Yang Pura Pura Tidak Mengenal Marco.


"Ya, Begitupun Juga Dengan Saya!" Sahut William Yang Juga Pura Pura Tidak Mengenal Marco.


"Marco? Tidak Mungkin!!"


"Semalam Dia Tidak Pulang, Mungkinkah Dia Sudah Melarikan Diri?!" Ucap Carella Dalam Hatinya.


"Silakan Bereskan Semua Barang Anda Dalam Perusahaan Ini." Ucap William.


"Tunggu Dulu!! Ini Hanyalah Kesalahpahaman!! Saya Akan Membeli Lagi Kedua Perusahaannya!"


"Perusahaan H GROUP Telah Resmi Menjadi Milik Saya, Saya Tidak Ingin Menjualnya Pada Siapapun!" Jelas William.


"Begitupun Juga Dengan Saya!" Sahut Dante.


"Sebaiknya Anda Pergi Dari Sini Sebelum Saya Menyuruh Penjaga Untuk Mengusir Paksa Anda!." Ucap William.


"Saya Tidak Ingin Pergi Sebelum Mendapat Kembali Kedua Perusahaan Ini!!" Jelas Carella Yang Menatap Tajam.


"Apa Boleh Buat, Terpaksa Saya Harus Mengusir Paksa Anda!" Ucap William Dengan Tersenyum.


"Penjaga, Bawa Pergi Wanita Ini!!"


"BAIK!!"


Kedua Penjaga Pun Membawa Paksa Carella Untuk Pergi.


"TUNGGU DULU! INI MASIH BISA KITA BICARAKAN BAIK BAIK!" Teriak Carella Yang Hanya Di Abaikan.


"LEPASKAN AKU!! AKU INI ADALAH MAJIKANNYA KALIAN!" Teriaknya Lagi Yang Juga Di Abaikan.


William Dan Dante Yang Melihat Hal Itu Hanya Tersenyum Licik Saja.


.


.


.


.


"Bagaimana Ini? Kabar Tentang Perusahaan Pasti Telah Menyebar Luas. Apa Aku Harus Pulang Ke Kediamannya Ayah?" Ucap Panik Carella Yang Sambil Mengemudi.


"Tidak! Saat Ini Aku Terlalu Malu Untuk Pulang Setelah Kemarin Aku Membela Marco Mati Matian!"


"Sial!! Kenapa Aku Harus Mengalami Amnesia?! Apakah Semua Cerita Yang Di Ceritakan Marco Itu Benar?? Tapi Kenapa Dia Sampai Menjual Kedua Perusahaan Ku??"

__ADS_1


"Bagaimanapun Aku Harus Mencarinya Dan Menanyakan Semuanya!!"


TINGG..... Bunyi Pesan Masuk Ponsel Carella.


MARCO: 'Temui Aku Di Vila Jalan XXX. Aku Akan Menjawab Semuanya.'


Setelah Membaca Pesan Tersebut, Carella Langsung Mengubah Arah Jalannya Untuk Menuju Tempat Yang Sudah Marco Tetapkan.


.


.


.


SETELAH SAMPAI~


"Kenapa Kau Menjual Kedua Perusahaan Ku? Dan Katakan Dengan Jujur, Sebenarnya Kau Itu Suamiku Atau Bukan?!" Tanya Marah Carella Yang Saat Melihat Marco.


"Duduklah Dulu, Aku Akan Menjawab Semua Pertanyaan Yang Ingin Kau Tanyakan." Ucap Marco Dengan Ekspresi Tenang.


"Sekarang Cepat Jawab!!" Ucap Carella Setelah Duduk Berhadapan Dengan Marco.


"Yang Mana Dulu Yang Ingin Kau Tanyakan?"


"Sebenarnya Kau Benar Suami Atau Bukan?!"


"Bukan! Aku Hanya Berpura Pura Menjadi Suamimu. Dan Semua Cerita Tentang Keluargamu Itu Juga Adalah Kebohongan!" Jawab Marco Datar.


"K..Kau!! Siapa Kau Sebenarnya? Dan Kenapa Kau Melakukannya?!"


"Nama Asliku Memang Marco Auberta, Dan Aku Adalah Orang Asli Dari Negeri Ini. Kenapa Aku Melakukannya? Aku Melakukannya Karena Ingin Menghancurkan Keluarga Kalian Dan Membunuh Albert!!"


"18 Tahun Yang Lalu Saat Aku Berumur 10 Tahun, Aku Dan Kedua Temanku Pergi Diam Diam Dari Desa Untuk Melihat Kota. Namun Siapa Sangka Saat Kami Telah Sampai Di Kota Teman Perempuanku Yang Bernama Olivia Meninggal Karena Di Tabrak Oleh Ayahmu!"


"Apa Kau Tahu, Apa Yang Ayahmu Lakukan Setelah Menabrak Temanku? Setelah Menabrak, Ayahmu Pergi Begitu Saja Dan Meminta Bawahannya Yang Akan Datang Untuk Membawa Olivia Ke Rumah Sakit, Dikarenakan Terlambat Di Bawa Ke Rumah Sakit Olivia Jadi Meninggal!!" Jelas Marco Dengan Tatapan Marah Dan Penuh Kebencian.


"Apa Kau Tahu Siapa Temanku Yang Satunya Lagi? Satu Temanku Itu Adalah Bernama Dante, Orang Yang Baru Saja Menjadi Pemilik Perusahaan R GROUP!"


"Apa?! Ternyata Orang Yang Tadi Kutemui Di Kantor Adalah Kenalan Mu!!


"Ya, Benar! Tuan William Juga Adalah Kenalanku. Aku Menyerahkan Perusahaan H GROUP Padanya Karena Dialah Orang Yang Menolongku Setelah Kecelakaan Oliva Tersebut. Dia Merawat Serta Menyekolahkan Ku, Oleh Sebab Itu Aku Memberinya Perusahaan Kalian Secara Cuma Cuma!"


Setelah Mendengar Semua Penjelasan Dari Marco Tersebut Carella Hanya Terdiam. Carella Berpikir Jika Yang Dikatakan Marco Semuanya Adalah Kebenaran, Dia Hanya Tidak Menduga Bahwa Ayahnya Tega Tidak Langsung Membawa Olivia Pergi Ke Rumah Sakit Setelah Menabraknya.


"Aku Tidak Bisa Begitu Saja Mempercayai Ucapan Mu! Bisa Saja Kau Membohongiku Seperti Waktu Di Rumah Sakit!"


"Aku Akan Pulang Untuk Menanyakannya Pada Ayah!" Ucap Carella Yang Berdiri Dari Duduknya.


"Siapa Bilang Kau Boleh Pergi Dari Sini?"


"Maksudmu?" Tanya Carella Yang Tidak Mengerti.


"Maksudku Adalah...Aku Tidak Mengizinkanmu Pergi Dari Sini Karena Aku Ingin Mengurung Mu Dalam Ruangan Ini! Apa Kau Sudah Paham?" Jelas Marco Dengan Tersenyum.


"Kenapa Kau Ingin Mengurungku?!" Tanya Carella Yang Diam Diam Berjalan Mundur Untuk Kabur.


"Karena Aku Tidak Ingin Jika Ada Orang Yang Mengganggu Saat Aku Membunuh Albert! Tapi Kau Tenang Saja, Nanti Mayatnya Akan Aku Perlihatkan Padamu Dan Pada Anggota Keluargamu Yang Lain Juga Kok!" Jelas Marco Dengan Tersenyum Lebar.

__ADS_1


"Tidak! Aku Harus Cepat Memberitahu Hal Ini Pada Ayah!" Gumam Carella Yang Ketakutan Dan Langsung Berlarian Kabur.


Marco Yang Melihat Carella Kabur Tidak Berdiri Dari Kursinya Untuk Mengejar, Melainkan Ia Hanya Terduduk Manis Sambil Tersenyum Licik.


BRUKK........


Carella Menabrak Tubuh Seseorang Dan Terjatuh.


"K..Kau!! Kau Adalah Dante, Pria Yang Kutemui Saat Di Kantor!!" Ucap Kaget Carella Yang Terduduk Di Lantai.


"Yap! aku Adalah Dante, Pemilik Baru Perusahaan R GROUP Dan Juga Sekaligus Temannya Marco!" Ucap Dante Dengan Tersenyum.


"Aku Harus Cepat Pergi, Dan Memberitahu Ayah!!" Gumam Carella Dan Langsung Berdiri Untuk Kabur.


Namun Saat Carella Hendak Berlarian Kabur, Dante Langsung Menarik Tangannya.


"Maaf Ya, Kau Harus Kami Kurung Sama Seperti Adikmu, Carera!"


"Jadi Benar, Ternyata Marco Yang Menyembunyikan Carera! Aku Jadi Merasa Sangat Bersalah Pada Lois Dan Ayah." Ucap Carella Dalam Hatinya.


"Apa Dalam Tempat Ini Juga Kalian Mengurung Carera?"


"Bukan! Melainkan Carera Di Kurung Dalam Rumahku, Dan Saat Ini Dia Sedang Mengandung Anaknya Lois!"


"APA?!!!" Teriak Kaget Carella Yang Sempurna Membulatkan Kedua Bola Matanya.


"Hey, Dante! Kenapa Malah Asyik Mengobrol? Cepat Bawa Carella, Kita Harus Mengurungnya!" Teriak Marco Yang Kesal.


"Haha Maaf!" Sahut Dante Yang Tertawa Kecil.


"Kita Lanjutkan Ngobrolnya Nanti Saja Ya!" Ucapnya Lagi Yang Berjalan Sambil Menarik Paksa Tangannya Carella.


Carella Berusaha Melepaskan Genggamannya Dante Namun Tidak Berhasil, Dikarenakan Tenaganya Yang Tidak Cukup Kuat.


"LEPASKAN AKU! ATAU TIDAK KALIAN BERDUA AKAN AKU LAPORKAN POLISI!" Ancam Carella Yang Sia Sia.


"HAHAHA!! Kau Dengar Itu Dante? Dia Bilang Ingin Melaporkan Kita Pada Polisi!" Ucap Marco Yang Tertawa Terbahak Bahak.


"Kau Pikir Kupingku Ini Bermasalah? Tentu Saja Aku Mendengarnya!" Sahut Dante Yang Kesal.


Dante Telah Sampai Membawa Carella Ke Dalam Ruangan Yang Sebelumnya Dia Duduki Bersama Marco Untuk Bercerita.


"Tadi Kau Bilang Ingin Melapor Pada Polisi? Silakan Lapor Jika Kau Bisa!" Ucap Marco Dengan senyuman Licik.


Carella Berjalan Mundur Ketika Marco Berjalan Mendekatinya, Dan Akhirnya Terpojok Di Dinding.


"A..Apa Yang Ingin Kau Lakukan?!" Tanya Carella Yang Ketakutan Saat Marco Menatapi Tubuhnya.


Marco Tidak Menjawab Pertanyaan Carella Tersebut, Ia Malah Meraba Luar Celananya Carella.


"A..APA YANG KAU LAKU...."


"Yap, Dapat!" Ucap Marco Yang Mengambil Ponselnya Carella.


"Kau..Ternyata Mencari Ponselku!" Ucap Carella Yang Malu.


"Emang Kau Pikir Apa?" Tanya Marco Yang Tanpa Ekspresi.

__ADS_1


"Kembalikan Ponselku!" Teriak Carella Yang Langsung Ingin Mengambil Kembali Ponselnya.


"Tidak Mau!" Jawab Marco Tanpa Ekspresi Yang Langsung Berjalan Ke Arah Dante.


__ADS_2