Bereinkarnasi Menjadi Putri Ceo Ternama

Bereinkarnasi Menjadi Putri Ceo Ternama
Perubahan Alice (18)


__ADS_3

"Kau Belum Memperkenalkan Namamu!." Ucap Leonard Yang Sedang Menyetir.


"Alice, Itu Namaku!."


"Oh, Nama Yang Cantik Seperti Orangnya!." Ucap Leonard Yang Tetap Fokus Menyetir.


"Apa Pria Ini Sedang Menggombal?. Tapi Dia Sama Sekali Tidak Menatapku." Ucap Alice Dalam Hati.


"Sekarang Kau Bekerja Dimana?." Tanya Leonard.


"Aku Saat Ini Belum Bekerja!." Jawab Alice.


"Lalu, Apakah Saat Ini Kau Masih Sekolah?." Tanya Leonard Lagi.


"Tidak. Aku Sudah Putus Sekolah!." Jawab Alice.


"Kenapa?"


"Pria Ini Banyak Tanya Sekali!." Ucap Alice Dalam Hati.


"Aku Kekurangan Biaya Untuk Melanjutkan Sekolahku!." Jawab Alice Berbohong.


"Kalau Kau Mau, Kau Bisa Bekerja Di Perusahaan Ku!."


"Terima Kasih Akan Ku Pikirkan Lagi Nanti."



"Terima Kasih Banyak Telah Mengantarku. Aku Pergi Dulu!." Ucap Alice Yang Saat Ingin Turun Dari Mobil.



"Biar Aku Antar Kau Sampai Ke Dalam Penginapannya!." Ucap Leonard Yang Juga Ingin Turun.



"Tidak Perlu!. Ini Sudah Malam Sebaiknya Kau Pulang Saja!."



"Tidak Perlu Mencemaskan Ku..Aku Akan Pulang Setelah Mengantarmu Sampai Ke Dalam."



"Yasudah..Baiklah!." Jawab Alice Yang Langsung Turun Dari Mobil Dan Di Ikuti Oleh Leonard.


"Penginapan Ini Sangat Kecil Sekali!, Apa Kau Yakin Nyaman Tinggal Di Sini?." Tanya Leonard Yang Sambil Melirik Sekelilingnya.


"Lebih Baik Kau Tinggal Di Rumahku Saja!, Ayo Ikut Aku Balik Ke Rumah!." Ucapnya Lagi Yang Langsung Menggandeng Tangan Alice.


"Jangan Seenaknya!. Ucap Alice Yang Langsung Menyingkirkan Tangan Leonard.


"Bukan Berati Aku Diam, Aku Akan Menuruti Semua Keinginanmu!." Ucapnya Lagi Dengan Tatapan Dingin.


"Aku Orangnya Tidak Suka Dipaksa..Lebih Baik Sekarang Kau Segera Pergi Dari Sini!." Ucapnya Lagi Yang Langsung Menutup Pintu Kamarnya.




"Aku Pulang." Ucap Leonard Yang Saat Memasuki Rumahnya.



"Ada Apa?, Kenapa Wajahmu Terlihat Murung Begitu?." Tanya Neneknya Yang Langsung Menghampiri Leonard.


__ADS_1


"Gadis Itu Memarahiku." Jawab Leonard Dengan Nada Sedih.



"Kenapa?, Apa Kau Telah Berbuat Tidak Sopan Padanya?."



Leonard Menceritakan Semuanya Pada Neneknya.



"Begitu Rupanya...Ternyata Gadis Itu Bernama Alice Yaa."



"Pria Yang Baik Adalah Pria Yang Tidak Menindas Seorang Perempuan. Kau Harus Meminta Maaf Pada Gadis Itu." Ucap Neneknya Lagi Sambil Mengelus Rambut Leonard.



"Aku Hanya Ingin Baik Kepadanya..Apakah Aku Telah Menindasnya?." Tanya Leonard Dengan Wajah Polos.



"Kau Memaksanya Berati Kau Telah Menindasnya!." Jawab Neneknya Yang Terus Mengelus Rambut Leonard.



"Aku Telah Mengerti!. Sekarang Aku Akan Pergi Ke Penginapannya Untuk Meminta Maaf Padanya!." Ucap Leonard Yang Langsung Berjalan Pergi.



"Ini Sudah Malam, Besok Saja Kau Menemuinya." Ucap Neneknya Dengan Tertawa Kecil.




"Nenek, Ini Sudah Malam..Aku Akan Mengantarmu Ke Kamarmu." Ucap Leonard Yang Sambil Menuntun Neneknya.



"Ya!." Jawab Neneknya Dengan Tersenyum.



"Cucuku Ini Sebelumnya Tidak Pernah Dekat Dengan Seorang Perempuan. Maklum Jika Dia Tidak Mengerti Tentang Seorang Wanita." Ucap Neneknya Dalam Hati Dengan Tersenyum.



KEESOKANNYA~~



\*ALICE POV\*



"Sudah Pagi..Ini Sudah Waktunya Aku Untuk Berangkat Pergi Ke Kota Marag!."



"Dengan Uang Sejumlah 2 Juta Kurasa Sudah Cukup Untuk Biaya Perjalananku Pergi Ke Sana!."



"Penerbangannya Akan Dimulai Satu Jam Lagi. Sebaiknya Aku Berangkat Sekarang!."

__ADS_1



SESAMPAINYA DI KOTA MARAG~~



"Sesuai Alamat Yang Di Berikan Cassandra, Ini Adalah Rumahnya Bibi Alice Alice!." Ucap Alice Dalam Hati Yang Sedang Berada Di Depan Pintu Gerbang.



"Ada Yang Bisa Saya Bantu Nona?." Tanya Penjaga yang Menghampiri Alice.



"Apa Benar Pemilik Rumah Ini Bernama Carera Jalmes?" Tanya Alice Pada Penjaga.



"Benar!. Ada Keperluan Apa Anda Dengan Nyonya Kami?!." Tanya Salah Satu Petugas.



"Aku Ingin Bertemu Dengannya Sekarang!."



"Apa Kau Telah Membuat Janji Untuk Bertemu Dengannya?."



"Belum!." Jawab Alice.



"Maaf, Tidak Sembarangan Orang Untuk Bisa Menemuinya!...Jika Ingin Bertemu Dengannya Kau Harus Membuat Janji Terlebih Dahulu!." Jelas Salah Satu Penjaga.



"Ribet Sekali!. Kalau Aku Mau Aku Bisa Menerobos Masuk Dengan Menggunakan Kekerasan!. Tapi Di Kehidupan Kali Ini Aku Tidak Ingin Melakukan Kekerasan Pada Sembarangan Orang!." Ucap Alice Dalam Hati.



"Aku Adalah Anaknya Olivia, Yaitu Kakaknya Nyonya Kalian!. Apakah Kalian Masih Ingin Melarang Ku Untuk Menemuinya?!." Ucap Alice.



"Aku Tidak Pernah Mendengar Bahwa Nyonya Carera Mempunyai Kakak Perempuan Yang Bernama Olivia!." Ucap Salah Satu Penjaga.



"Apa Kalian Juga Pernah Mendengar Bahwa Nyonya Kita Mempunyai Kakak Perempuan Yang Bernama Olivia?." Ucapnya Lagi Yang Menanyakan Kepada Penjaga Lain.



"Tidak!." Kami Juga Tidak Pernah Mendengar Bahwa Nyonya Memiliki Kakak Perempuan Yang Bernama Olivia!." Jawab Penjaga Lain.



"Yang Kami Tahu, Nyonya Hanya Memiliki Satu Kakak Perempuan Yang Namanya Bukan Olivia!." Jelas Salah Satu Penjaga.



"Sudah Sangat Jelas Bahwa Kau Hanya Ingin Menipu Kami!..Sebaiknya Sekarang Kau Segera Pergi Dari Sini Sebelum Kami Mengusir Mu Dengan Kekerasan!." Ucapnya Lagi.



"Aku Harus Menanyai Sendiri Pada Carera, Untuk Itu Aku Terpaksa Harus Menerobos Masuk Dengan Menggunakan Sedikit Kekerasan!." Ucap Alice Dalam Hati.

__ADS_1


__ADS_2