
"Lo itu udah jelek,cupu ngeselin lagi,,,harusnya Lo nyadar Lo tuh jelek ngk mungkin ada yang mau jadi pacar Lo bahkan kalo ngk ada lagi wanita di dunia ini,,,ngk ada yang mau sama lo,,dan satu lagi jangan pernah ganggu hidup gue lagi mulai saat ini,besok dan selamanya"bentak Rizki.
Entahlah sekian banyak orang yang mengejek atau menjelek jelekkan Almira baru kali ini dia merasa sakit hati.
Dia merasa semangat hidup nya hilang begitu saja mendengar perkataan yang di ucapkan Rizki.
Rizki pun menarik lengan cewe itu dan pergi meninggalkan Almira.
Semua orang menyaksikan kejadian tersebut,tidak sedikit orang yang merasa kasihan melihat Almira.
Ada juga beberapa orang yang merekam kejadian itu,salah satunya adalah Ketrin.
Ternyata tadi dia keluar mall dan menyaksikan kejadian tersebut ,dia merasa sangat bahagia atas apa yang menimpa Almira.
Almira masih mematung di tempat itu.
Tak lama kemudian dia pun berlari menuju tempat parkir motor nya.
Dia menyalakan motornya lalu melajukan nya dengan kecepatan tinggi.
"Lo itu udah jelek, cupu, ngeselin lagi"kata kata itu terus terngiang di benak nya.
Dia merasa sangat sakit hati.Orang yang selama ini tidak pernah memandang fisik nya bisa berkata seperti itu.
Sementara itu Ketrin naik taksi dan mengikuti kemana arah motor Syifa.
__ADS_1
Hingga motor nya berhenti di sebuah parkiran rumah yang besar.
Almira pun segera turun dan berlari ke dalam rumah.
"Jadi ini rumah nya si cupu,gede juga"ucap Ketrin.
Ketrin pun segera membayar taksi itu dan turun,dia mengendap ngendap masuk mengikuti Almira.
Pikiran Almira sangat kacau dalam benak nya dia sempat berpikir untuk membalaskan dendam.
Hingga dia sampai di ruang tamu.
Ternyata papah dan mamah nya sudah pulang dan sedang duduk menonton televisi sambil meminum teh.
Tak terasa satu tetes air mata Almira menetes.
Dia pun segera mengusap air mata itu.
"Kamu kenapa?"tanya mamah.
Mamah segera menghampiri Almira dan mempersilahkan Almira untuk duduk.
"Kamu kenapa?coba cerita"ucap mamah.
"Iyah kamu baik baik aja kan?"tanya papah yang ikut ikutan duduk di sebelah mamah dan Almira.
__ADS_1
"Mah,pah Almira mau pindah sekolah"ucap Almira.
Entahlah saat itu pikiran nya sangat kacau dan dia sangat ingin pergi dari sana.
"Kenapa?ko kamu tiba tiba mau pindah sekolah?"tanya mamah.
"Pokonya Almira mau pindah sekolah"ucap Almira.
"Emangnya kamu mau pindah kemana?"tanya papah lembut.
"Almira mau pindah sekolah ke luar negri Almira pengen sekolah di sekolah khusus perempuan di bidang fashion"ucap Almira panjang lebar.
"Kamu ini pasti ada masalah yahhh,,,coba cerita sama mamah"ucap mamah.
"Mah Almira tuh cape di kata katain terus sama orang orang,,,Almira malu di permalukan di depan banyak orang"ucap Almira kesal.
"Tapi apa kamu yakin mau pindah sekolah?apa kamu bakal betah dan bisa adaptasi di sana nantinya?"ucap papah.
"Lagian luar negeri itu jauh"lanjut papah.
"Ngk papa pah pokonya aku mau pindah sekolah"ucap Almira dia terlihat marah,tidak seperti biasanya.
"Apa?si cupu mau pindah sekolah?"ucap Ketrin yang mendengar ucapan Almira.
"Ya sudah kalo itu mau kamu besok papah sama mamah ke sekolah kamu kita urusin ke pindahan kamu,nanti malem papah mau cari dulu sekolah yang kamu mau"ucap mamah.
__ADS_1